3 Konsep Inti Pemasaran yang Harus Anda Perhatikan

By on September 23, 2009

3 konsep inti pemasaran yang harus anda perhatikan

3 Konsep Inti Pemasaran yang Harus Anda Perhatikan

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah buku tentang konsep inti pemasaran berjudul cerdas beriklan. Ada hal yang menarik yang saya dapatkan disini, yaitu tentang konsep inti pemasaran produk. Kata pengarangnya, seorang entrepreneur yang arif selalu memperhatikan strategi pemasaran.

Nah, konsep inti pemasaran atau sistem pemasaran yang bijak selalu melihat produk dalam tiga tingkatan. Tiga tingkatan tersebut adalah : (1) Tingkat Dasar yang memberi manfaat inti; sekarang lebih diperkenalkan sebagai solusi inti; (2) Tingkat Nyata (tangible); seperti fitur produk; dan (3) Tingkat Ekstra (intangible); seperti layanan pelanggan, servis antar atau garansi. Tiga hal tentang konsep inti pemaran tersebut akan mempengaruhi bisnis Anda.

Contoh kasus konsep inti pemasaran di atas kira-kira seperti ini. Sebuah warung makan mie ayam yang hidangannya dikenal mampu memanjakan lidah (masalah pemasaran : SOLUSI INTI), disajikan dalam ruangan dengan lantai kotor serta meja penuh dengan bercak-bercak minyak (masalah pemasaran : TANGIBLE). Mungkin pelanggannya masih punya toleransi karena ingin makan enak.

Tapi ketika pesanan lama datangnya, mulailah si pelanggan protes. Disini masalah pemasaran mulai terlihat. “Tadi kan pesennya ndak pake lama…!” Kejengkelan makin bertambah, ketika mau minum, ia mendapati gelasnya kosong, dan memanggil karyawan untuk memesan tambahan minuman, tidak ada pelayan yang segera datang (masalah pemasaran : INTANGIBLE).

Si pemilik warung yang kebetulan juru masak hAndal dan memperoleh resep rahasia dari kakek buyutnya, tahu benar bahwa masakannya digemari orang. Dia berpikir bahwa yang penting produknya disukai banyak orang (inilah awal dari masalah pemasaran).

Dia tak habis pikir, kenapa restonya makin lama makin sepi? Dia tak mampu memahami masalah pemasaran (karena terlalu produk oriented) bahwa lantai kotor, meja berbekas minyak penuh sisa makanan orang, layanan lama, termasuk harga yang dibayar oleh konsumen.

Dia hanya berpikir bahwa konsumen CUMA MEMBAYAR sejumlah makanan yang dipesan…lupa dengan hal-hal penting lainnya dalam membangun usaha warung makan.

Jadi, pada saat Anda membangun sebuah bisnis, ingatlah selalu 3 hal tentang konsep inti pemasaran atau strategi pemasaran di atas : solusi inti, tangible dan intangible. Jangan sampai Anda mengalami masalah pemasaran seperti contoh kasus pemasaran diatas.  Setuju?

(sumber berita : seperti yang pernah saya tulis di bisnisukm.com)
(sumber gambar : espreshow.com
)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

5 Comments

  1. oele

    January 10, 2010 at 12:53

    hmmmm…
    yes i’m agree

  2. Reza Tjahjono

    March 30, 2010 at 14:29

    thanks

  3. Pingback: Alasan Mengapa Desain Kemasan Sebuah Produk Harus Menjual « alhijaz

  4. muim

    May 16, 2013 at 02:34

    Ok

  5. jual villa bali

    July 9, 2013 at 13:28

    Ulasan yang dasyat :)
    Thanks boss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>