8 Tips Bagaimana Menilai Franchisor Waralaba di Indonesia


By on September 23, 2009
8 Tips Bagaimana Menilai Franchisor Waralaba di Indonesia

Untuk memilih bisnis waralaba di Indonesia banyak sekali faktor yang harus Anda pertimbangkan. Mulai dari memahami waralaba itu sendiri, tata kelola franchise-nya serta pokok-pokok perjanjiannya.

Selain itu juga pola kontrak kerjasama franchise baik waralaba Indonesia maupun internasional, aspek keuangannya sampai ke masalah si empunya pemilik franchise tersebut alias franchisor harus Anda pelajari.  

Mungkin saya tidak bisa membedah semua tips memilih bisnis waralaba diatas secara detail. Jelas, saya punya keterbatasan ilmu terkait bisnis waralaba. 

Tapi yang jelas, perlu kehati-hatian dalam memilih waralaba di Indonesia, layaknya memilih pasangan hidup. Salah satu tips memilih waralaba di Indonesia adalah dengan melihat franchisor-nya.

Berikut ini akan saya ulas sedikit bagaimana menilai franchisor, sesuai dengan ilmu yang saya dapatkan secara tidak langsung dari Pak Bambang Rachmadi, seorang pakar franchise sekaligus pendiri dan pemilik Franchise McDonald’s Indonesia.

1. Berapa lama franchisor menekuni bisnisnya.
Franchisor yang kita pilih haruslah yang sudahBERPENGALAMAN dalam bisnis yang ia tekuni. Pilihlah franchisor yang sudah menekuni bisnisnya paling tidak selama 2-3 TAHUN. Apabila bukan pebisnis, sekurang-kurangnya ia pernah bekerja sebagai karyawan di bidang yang sama lebih dari  2 tahun dan mengenal manajemen tempat ia bekerja.

2. Ada bukti sukses.
Selain pengalamannya, yang perlu kita ketahui adalah BUKTI SUKSES dari bisnis yang dijalankannya. Setidak-tidaknya kita harus mengetahui laporan keuangannya selama minimal 2 tahun. Franchisor bisa saja menunjukkan kesuksesannya. Namun perlu diingat, kita juga harus mengetahui BAGAIMANA PENGALAMAN ORANG YANG MENJADI FRANCHISES sebelumnya. Bagaimana kondisi cabangnya? Ada sebuah rumah makan yang jumlah cabangnya meledak dengan cepat, tapi kemudian rontok satu persatu.

3. Produknya bagus dan unik.
Pilihlah perusahaan yang menjual produk berkualitas dan disukai oleh banyak orang. Produk yang kita pilih juga produk yang MENGALAMI PERTUMBUHAN, bukan produk yang sudah jenuh pasar atau industrinya, walaupun pasar yang jenuh sebenarnya hanya mitos.

4. Sistemnya sudah teruji sukses.
Farchisor yang baik menurut Robert T. Kiyosaki, menawarkan SISTEM BISNIS. Membeli franchise berarti membeli sistem. Merek hanyalah salah satu kunci sukses. Kunci terpenting lainnya adalah sistem. Sistem disini mencakup manajemen produksi, keuangan, pemasaran, alur pasokan dan logistik serta sumber daya manusia.

5. Mempunyai pengetahuan yang dapat ditularkan.
Franchisor harus memiliki sumber daya yang berbasis pada PENGETAHUAN.

6. Franchisor harus mempunyai jiwa dan orientasi kewirausahaan.
Calon franchisee perlu memperhatikan apakah franchisor mempunyai sikap PROAKTIF, KEMAMPUAN BERINOVASI, dan KEMAUAN UNTUK MENGAMBIL RISIKO.

7. Track record dan gaya hidup wirausaha pemegang merek.
Sering dengar berita penipuan berkedok investasi? Pelajaran yang paling penting disini adalah teliti track record franchisor-nya. Apakah ia seorang yang culas? Pernah terlibat tindak kejahatan dan penipuan? SkAndal korupsi mungkin? Walaupun ia sudah tobat, tapi kita harus tetap BERHATI-HATI…!!! Selain track recordnya, lihat gaya hidupnya. Apakah ia suka berfoya-foya? Bisa-bisa uang investasi dipakai buat memenuhi nafsunya ntar. Pilih franchisor yang memliki moral baik.

8. Terbuka dalam hal keuangan.
Intinya, kita harus mengetahui kinerja perusahaan dan kritis terhadap SKEMA KEUANGAN yang ditawarkan. Lihat apakah asumsi yang ditawarkan masuk akal atau tidak. Perhatikan baik-baik Return on Investment-nya.

Sudahkah franchisor si pemilik usaha franchise yang Anda pilih sesuai dengan kriteria diatas?

(sumber gambar : en.wikipedia.org)

Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

3 Comments

  1. haris

    January 3, 2011 at 12:54

    makasih informasinya. ini sangat saya butuhkan untuk memulai bisnis saya

  2. Firmansyah

    January 31, 2011 at 13:22

    Terimakasih banyak..It’s new inspiration.

  3. Mike

    March 2, 2011 at 21:26

    waralaba memang banyak berkembang saat ini, hampir semua bisnis yg maju diwaralabakan, info bagus nih, thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *