Don't Miss

Kelebihan dan Kelemahan Perusahaan Perseorangan

By on September 23, 2009

kelebihan dan kelemahan perusahaan perseorangan

Kelebihan dan Kelemahan Perusahaan Perseorangan

Bagi Anda yang sudah terjun di dunia bisnis, pasti tidak asing dengan berbagai macam bentuk atau jenis usaha. Ada perusahaan perseorangan, persekutuan komanditer (CV), firma, perseroan terbatas (PT) dan beberapa yang lain.

Akan tetapi, banyak dari para pengusaha tersebut belum mengetahui dengan pasti apa kelebihan dan kelemahan badan usaha tersebut. Salah satu yang akan saya bahas kali ini adalah perusahaan perseorangan. 

Perusahaan perseorangan ini adalah usaha yang dimiliki oleh seseorang, dan ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap risiko dan kegiatan perusahaan.

Kelebihan perusahaan perseorangan adalah :

  1. Seluruh laba menjadi miliknya. Bentuk perusahaan perseorangan memungkinkan pemilik menerima 100% laba yang dihasilkan perusahaan.
  2. Kepuasan Pribadi. Prinsip satu pimpinan merupakan alasan yang baik untuk mengambil keputusan.
  3. Kebebasan dan Fleksibilitas. Pemilik perusahaan perseorangan tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil keputusan.
  4. Sifat Kerahasiaan. Tidak perlu dibuat laporan keuangan atau informasi yang berhubungan dengan masalah keuangan perusahaan. Dengan demikian masalah tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh pesaing.

Sedangkan kelemahan perusahaan perseorangan adalah :

  1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas. Artinya seluruh kekayaan pribadinya termasuk sebagai jaminan terhadap seluruh utang perusahaan.
  2. Sumber keuangan terbatas. Karena pemiliknya hanya satu orang, maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuannya.
  3. Kesulitan dalam manajemen. Semua kegiatan seperti pembelian, penjualan, pembelanjaan, pengaturan karyawan dan sebagainya dipegang oleh seorang pimpinan. Ini lebih sulit apabila manajemen dipegang oleh beberapa orang.
  4. Kelangsungan usaha kurang terjamin. Kematian pimpinan atau pemilik, bangkrut, atau sebab-sebab lain dapat menyebabkan usaha ini berhenti kegiatannya.

Apakah usaha Anda termasuk perusahaan perseorangan?

(sumber gambar : blog.sedapur.com)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

17 Comments

  1. Stefanus

    March 22, 2014 at 00:20

    Om, saya mau nanya, kalo saya membangun usaha rental alat berat, namun modalnya dari anggota keluarga saya, jadi ada patungan dari ayah, kakak, adik saya, dan saya sendiri. Lebih baik mendirikan CV ato PT? dan apa bisa kita ber-4 jadi direktur? Karena tidak ada sekutu pasif, jadi semua sebagai pelaksana dan pengurus perusahaan (sekutu aktif). Kemudian sis pembagian hasilnya gimana? bisa minta tolong penjelasannya ya om.Thank you..

    Regards, Stefanus

    • Om Nip-Nip

      March 22, 2014 at 10:17

      @stevanus : intinya tetep usahakan buat ke PT mas… karena aset pribadi dipisahkan dengan aset perusahaan Anda. Jadi, dicarikan aja sekutunya mas, he..he..he..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>