Home » featured, investasi, tips bisnis

Bagaimana Jika Keluarga atau Teman Menjadi Investor Bisnis Anda?

Ditulis Oleh pada Saturday, 3 October 20094 Komentar

Tidak ada orang yang bisa hidup sendiri, begitu pula dalam bisnis. Keluarga langsung, paman yang dulunya tidak anda sukai, sepupu yang telah lama hilang adalah calon investor bisnis anda.

Begitu juga dengan teman sekolah anda, teman permainan, teman satu profesi atau kenalan baru anda yang selalu menghibur anda dalam kesusahan. Semuanya adalah pilihan yang cukup baik ketika anda cari investor bisnis untuk perusahaan baru anda.

Hal yang paling menyenangkan jika teman atau keluarga anda menjadi investor bisnis anda adalah bahwa mereka memberi anda banyak kemudahan kepada anda seperti pinjaman tidak berbunga, jadwal pembayaran yang longgar atau syarat-syarat lain yang ramah.

Sebagai seorang investor bisnis, mereka juga seringkali meminta opsi saham tanpa persyaratan yang ketat. Beberapa bahkan tidak meminta sebagian kepemilikan atau saham usaha anda. Namun, hal yang buruk dan nyata adalah anda berisiko kehilangan hubungan tersebut jika terjadi apa-apa, atau jika ada kesalahpahaman saat teman atau keluarga anda menjadi investor bisnis anda.

Anda harus menjaga hubungan anda dengan keluarga atau teman anda seerat (bahkan lebih) seperti anda menjaga uang anda.

Jadi, buatlah perencanaan bisnis yang matang dan tunjukkan kepada teman atau keluarga anda seperti anda menunjukan kepada calon investor bisnis profesional. Buatlah selalu perjanjian secara tertulis. Jelaskan resiko bagi mereka apabila mereka menanamkan uangnya kepada anda, menjadi seorang investor bisnis. Jangan tutup-tupi!

Ingat…jangan pernah sekalipun anda membuat asumsi keuntungan yang dibesar-besarkan dengan kebutuhan modal yang dikecil-kecilkan! Tunjukkan faktanya. Sekalipun posisi anda sangat sulit mencari investor.

Dan yang lebih penting dari itu semua adalah, jangan pernah anda tunjukkan peluang tersebut kepada teman atau keluarga anda yang “tidak mampu” atau “tidak seharusnya berinvestasi”.

Banyak dari mereka tidak siap secara mental atas resiko yang harus mereka tanggung jika terjun di dunia bisnis dan investasi sebagai investor bisnis. Apalagi jika uang yang mereka tanamkan adalah uang tabungan “persiapan pernikahan mereka” atau “uang pesangon mereka setelah mereka di-PHK”. Kesedihan anda akan berlipat jika anda kehilangan uang mereka.

Sukses selalu dan selamat mencari investor bisnis anda…

Incoming search terms for the article:

budidaya porang blog, cari rekan usaha, menjadi investor, syarat-syarat menjadi investor, mencari teman investor, mencari investor kerjasama usaha spa, konsep usaha spa, strategi pemasaran untuk spa, investasi dari keluarga dan teman, tips berbisnis teman keluarga

Related posts:

  1. Kunci Utama Jika Anda Mencari Investor
  2. Cari Atau Tidak Cari Modal, Anda Harus Punya Proposal Usaha
  3. Plus Minusnya Jika Anda Menjadi Produsen yang Inovatif
  4. Inilah Akibatnya Jika Meremehkan Perencanaan Bisnis!
  5. Rahasia Cara Bagaimana Menjadi Kaya dan Sukses Secara Finansial (Bagian 1)

Incoming search terms for the article:

budidaya porang blog, cari rekan usaha, menjadi investor, syarat-syarat menjadi investor, mencari teman investor, mencari investor kerjasama usaha spa, konsep usaha spa, strategi pemasaran untuk spa, investasi dari keluarga dan teman, tips berbisnis teman keluarga

4 Komentar »

  • fadly muin said:

    keluarga jadi investor? why not?
    banyak kok yang melakukan itu..

    dalam skala kecil dan perorangan, hal ini sangat bagus. sebab bisa meminimalisir resiko bunga. hanya yang terpenting perlunya menjaga komitment dan kepercayaan keluarga. ini yang lebih sulit dan berat.

  • Om Nip-Nip (author) said:

    betul mas fadly…keluarga bisa menjadi solusi…eniwei…kamsiah atas kunjungannya…

  • wari said:

    Terima kasih atas artikel ini,
    sangat bagus, kalimatnya tertata dengan baik dan mudah dimengerti bagi siapapun.

    Setelah mencari kemana-mana akhirnya saya temukan disini. Saya kebetulan lagi cari investor untuk budidaya Porang.

    Terima kasih banyak, artikel ini memberi pencerahan bagi saya guna mencari investor.

  • enterpreneur street said:

    artikel yg menarik…
    menurut saya jangan hanya dengan keluarga saja namun dengan investor yang bukan keluarga pun kita harus menjunjung tinggi profesionalisme kita. jangan sampai mentang-mentang bukan saudara atau keluarga, atau teman dekat kita kita biarkan jika terjadi apa2 nantinya.

Leave Your Response!


Bagaimana Jika Keluarga atau Teman Menjadi Investor Bisnis Anda?

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Bagaimana Jika Keluarga atau Teman Menjadi Investor Bisnis Anda?