Jika Anda Sering Berbisnis Melalui Internet, Berhati-hatilah Terhadap Phising (Bagian 2)


By on November 19, 2009

Meneruskan artikel yang telah lalu mengenai bahaya phising, baik mengenai phising yahoo, phising email atau phising fb (phising facebook), teknik umum yang sering digunakan oleh para penipu tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan pengguna internet sehingga pengguna internet terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites.

Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi seperti; bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit.

2. Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi, atau pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.

3. Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim.

TIPS MENGHINDARI PHISING

Untuk menghindari penipuan terhadap e-mail phising ini, anda harus mengerti beberapa tips agar tidak tertipu. 

1. Jangan langsung membalas e-mail yang berasal dari instusi keuangan, sebelum itu coba hubungi dulu pihak bank anda untuk memastikan kebenaran e-mail tersebut.

2. Perhatikan kesalahan ketik atau tata bahasa yang kurang tepat pada pesan e-mail yang telah dikirimkan.

3. Cermati simbol @ pada alamat website yang tertera pada pesan e-mail. Bisa jadi alamat website tersebut bertuliskan: www.citibank.com@www.hackersite.com.

Browser tidak akan memproses semua tulisan sebelum simbol “@”. Jadi, pencuri bisa saja meletakkan alamat website pribadinya setelah simbol “@”. Website tersebutlah yang akan anda kunjungi, untuk itu sebaiknya anda selalu perhatikan alamat website yang tertera pada link.

4. Biasanya beberapa karakter dalam alamat website bank bisa diganti dengan karakter yang hampir sama. Sebagai contoh, huruf L diganti dengan angka “1″. Kedua karakter ini sekilas terlihat sama.

Website www.paypal.com mungkin bisa diubah menjadi paypa1.com dan anda mungkin tidak menyadari perbedaan ini.

5. Saat website bank ditampilkan, perhatikan icon gembok yang berda di bagian bawah browser website. Jika ada, berarti website tersebut aman. Jika icon gembok tidak ada, segera tutup browser tersebut.

Jadi ingat…anda harus selalu waspada dengan para phiser ini. Selalu aktifkan phising filter anda, karena phising adalah tindakan yang bisa sangat merugikan anda. Ok, selamat mencoba tips menangkal phising diatas…

(sumber berita : seperti yang pernah saya tulis di www.bisnisukm.com
dan telah menjadi hak milik www.bisnisukm.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

4 Comments

  1. Alfred

    January 5, 2010 at 05:11

    halo salam kenal dok…wah masalah phising ini juga amat berbahaya…Tantangan besar besar nih bagi para marketer…kudu waspada dan hati-hati
    salam hangat dok^_^

    • Om Nip-Nip

      January 5, 2010 at 06:21

      salam kenal juga mas alfred…senang bertemu dengan anda 🙂

  2. ping

    January 23, 2010 at 11:22

    btul brott, tp phishing fb susah2 gampang jg

    • Om Nip-Nip

      January 24, 2010 at 02:14

      @ping : yup…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *