bedah bisnis

Mengulas dan Mengupas Tuntas Denyut Nadi Sebuah Bisnis

franchise

Klik Disini Untuk Lihat Informasi Seputar Franchise

motivasi

Anda Baru Down atau Patah Semangat? Baca Artikel Motivasi!

pemasaran

Diulas Dengan Bahasa yang Mudah Anda Pahami

tips bisnis

Tips dan Trik Bisnis Ampuh Untuk Anda

Home » pemasaran

Jawaban dari Pertanyaan Mengapa Pemasaran Saat Ini Semakin Sulit

Submitted by Om Nip-Nip on Saturday, 21 November 200910 Comments
Jawaban dari Pertanyaan Mengapa Pemasaran Saat Ini Semakin Sulit

Dulu saya tidak pernah habis berpikir, mengapa semakin bertambah tahun semakin susah untuk memasarkan produk. Apalagi memasarkan produk baru. Kemudian saya putuskan untuk mencari tahu penyebabnya.

Akhirnya dengan berbagai input yang saya dapat, saya dapat menyimpulkan apa sebenarnya yang menjadi penyebab utama para entrepreneur masa kini semakin sulit untuk memasarkan produk.

Begini, pada tahun 1950-an dan 1960-an, pemasaran sebagian besar berkaitan dengan taktik pemasaran. Apakah taktik itu? Yang termasuk taktik pemasaran adalah menentukan harga, memilih tempat, merancang promosi, pelayanan customer atau menentukan iklan.

Ada tahu kan 4-P? 4-P adalah product, place, promotion dan price. Tiga dari 4-P itu termasuk taktik pemasaran, yaitu place, product dan promotion. Buku-buku panduan bidang pemasaran di era itu, sebagian besar bab-nya didedikasikan untuk taktik pemasaran. Anda pasti bertanya mengapa bisa demikian.

Jawabannya sangat sederhana. Karena persaingan pada tahun tersebut adalah “masa sepi”, disaat (setidaknya apabila dibandingkan dengan sekarang) kompetisi dan teknologi tampaknya bergerak lebih lambat. Maka dari itu buku-bukunya hanya membahas seputar masalah yang saya sebutkan tadi di atas.

Sehingga jika taktik pemasaran seperti price, place, promotion dan sebagainya apabila dijalankan dengan baik maka akan dapat menggiring ke arah kesuksesan. Karena mau tidak mau konsumen akan membeli produk tersebut. Mereka dituntut untuk tidak memiliki banyak pilihan.

Sedangkan sekarang, tingkat persaingannya sudah berbeda. Saat ini adalah “masa ramai” dimana kompetisi berlangsung sangat sengit dan meluas, teknologi berubah dengan cepat dan bla..bla..bla..

Pendek kata, dahulu jenis produk masih sedikit, tapi orang yang membutuhkan relatif lebih banyak. Sedangkan sekarang konsumen akan memilih mana yang lebih baik, karena pilihan produk sangat banyak dan bervariasi.

Banyak dari mereka, para konsumen masa kini, termasuk dalam kategori smart customers, atau kelompok pelanggan yang memperhatikan secara seimbang pentingnya kualitas dan harga dari suatu produk.

Jadi agar anda dapat memenangkan pertarungan, anda membutuhkan tidak hanya taktik yang baik, tapi juga strategi yang tepat.

Perlu anda ketahui, beberapa tindakan yang termasuk strategi pemasaran adalah memahami pesaing anda, mengidentifikasi segmen pasar, menentukan target konsumen yang akan anda bidik serta merancang produk atau jasa sesuai dengan keinginan konsumen yang anda bidik tadi.

Satu P yang tersisa dari 4-P diatas tadi, product, letaknya di strategi pemasaran, bukan pada taktik pemasaran.

Disinilah anda dituntut untuk pandai-pandai merancang strategi pemasaran. Jangan sampai anda salah dalam menentukan strategi pemasaran. Begitu anda keliru, semua taktik yang anda buat akan berantakan. Anda perlu contoh? Akan saya jelaskan secara ringkas.

Merancang produk termasuk bagian dari strategi pemasaran. Anggap anda tidak begitu memperhatikan bagaimana produk anda. Apakah memuaskan konsumen atau tidak, itu urusan nanti. Yang penting kemasannya baguslah. Kemudian anda merancang taktik pemasaran. Anda buat harga yang murah, iklan yang dahsyat serta promosi yang menggiurkan.

Semakin hebat taktik anda (harga murah, iklan yang gencar, promosi yang menggiurkan dan kemasan yang menarik), semakin cepat jatuhnya produk anda.

Mengapa? Karena semakin banyak orang yang tertarik untuk mencoba produk anda dan semakin banyak yang tidak puas. Akhirnya timbul persepsi yang beredar di masyarakat bahwa produk anda jelek.

Maka dari itu, anda harus bisa menggabungan antara taktik dan strategi pemasaran yang baik. Dengan penggabungan ini, anda akan dapat menggiring konsumen untuk membeli produk anda dan mampu memenangkan persaingan yang makin hari makin sengit.

Kata lainnya adalah anda akan lebih mudah untuk memasarkan barang anda. Bagaimana, anda setuju dengan pendapat saya?

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • PDF
  • Technorati

Related posts:

  1. 5 Penyebab Mengapa Sebagian Besar Pengusaha Tidak Sukses di Bidang Pemasaran
  2. Obrolan Pemasaran dari Om Jack : Anda Sudah Riset Perilaku Konsumen?

10 Comments »

  • Hipnotis said:

    TOP!!!

  • ayomaju.com said:

    heuuuh.. pemasaran dari dulu selalu susah bagi saya, padahal disini uang paling besar bisa didapatkan…

  • Om Nip-Nip (author) said:

    betul, betul…saya juga sampe sekarang masih aja kerasa susah kok mas…namanya aja pemasaran… :)

  • gt-one said:

    iya seolah2 saya hidup di tahun 50-an mau jualan barang, produk belum ada, udah pusing mikir cara menjualnya, takut memulai dan modal belum ada dan terus berputar2 pada masalah itu2 saja, kalau ingat saya jadi malu sendiri

  • Fransnico said:

    Setuju pak dengan tulisannya.. tapi ada sedikit tambahan nih.. Marketing Mix akan lebih mantab jika ditambah 3P lagi sehingga menjadi 7P, yaitu People, Process, Physical Evidence.

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @gt-one : he..he..he..

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Fransnico : makasih atas tambahan inputnya…

  • Bubur ketan said:

    aq setuju2 ajah apa yg diatas, menurut aq ga perlu pake taktik taktik segala.. bikin botak..

    sebenarnya sih gampang2 ajah ga usah pake sekolah2 juga bisa

    bidiklah pasar yg kecil2 dulu mas, kalau sudah bisa jalan dengan baik baru bidik lagi pasar yg lebih besar, nah itu yg namanya pemasaran, langkah pertama kalau anda belum jalankan mana mungkin anda bs melangkah ke langkah berikutnya…

    thx.

    salam,

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Bubur Ketan : Yoi om Bubur Ketan…ane setuju…btw, jadi pengen ngrasain bubur ketannya…mana neehhh… :)

  • Jangan Remehkan Keuntungan Usaha Kecil dari Hasil Penjualan Anda : Blog IT said:

    [...] anda harus tahu bahwa salah satu kebiasaan dari smart konsumen adalah “tidak membeli dalam jumlah besar” di awal pembelian. Mereka cenderung melakukan [...]

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.