Kunci Utama Jika Anda Mencari Investor

By on January 18, 2010

Kalau anda bertanya bagaimana cara mencari investor, anda harus tahu bahwa salah satu faktor terpenting yang dipertimbangkan oleh investor adalah ROI atau Return on Investment.

Apa itu ROI? Pengertian Return on Investment adalah sejumlah uang yang diperoleh investor sebagai keuntungan dalam investasi. ROI biasanya ditunjukkan sebagai presentase investasi total tahunan.

Angka dalam ROI ini bisa membantu membuat perbandingan keuntungan yang bisa diperoleh bagi investor secara cepat. Misalkan ada dua peluang usaha, yang satu berinvestasi pada perusahaan “X” dan yang satunya berinvestasi pada saham.

Dengan ROI, si investor ini bisa memilih mana yang menghasilkan keuntungan terbesar dari uang mereka. Apakah berinvestasi di perusahaan “X” tersebut, atau mereka memilih berinvestasi pada saham. Semakin tinggi ROI-nya, semakin baik. Jadi apabila anda membutuhkan seorang investor, angka ROI inilah yang mereka lihat.

Ada beberapa faktor dasar yang menentukan ROI dari sebuah investasi. Faktor dasar tersebut adalah :

  1. Semua biaya finansial, termasuk investasi awal dan investasi berikutnya.
  2. Semua perolehan finansial, termasuk peningkatan dana (jika ada) dari investasi dan kembalinya uang investor.
  3. Periode waktu, yaitu seberapa lama waktu yang diperlukan untuk memperoleh keuntungan.
  4. Keuntungan non finansial dalam investasi, seperti kepuasan yang diperoleh dengan berpartisipasi dalam perkembangan perusahaan baru.

Saya akan beri contoh agar anda bisa mudah memahaminya. Misalkan anda adalah seorang investor yang sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi di satu dari dua perusahaan, sebut saja perusahaan A dan perusahaan B.

  1. Perusahaan A : Investasi 50 juta, diperkirakan kembali sejumlah 100 juta dalam waktu 2 tahun.
  2. Perusahaan B : Investasi 150 juta, diperkirakan kembali sejumlah 300 juta dalam waktu 4 tahun.

Pada contoh di atas, manakah investasi yang lebih baik?

Kita bahas pelan-pelan. Pertama, perusahaan A akan menghasilkan keuntungan 50 juta. Ingat, modal anda 50 juta. Sedangkan perusahaan B akan menghasilkan keuntungan 150 juta, karena anda telah menanam modal 150 juta.

Dilihat sekilas, investasi di perusahaan B akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar bagi anda, yaitu 150 juta rupiah. Tetapi dikarenakan panjang waktu yang diperlukan sebelum investasi di perusahaan B terbayar, ROI sederhana di perusahaan A sebenarnya lebih tinggi :

  1. Perusahaan A : kembali 200% dalam 2 tahun atau 100% ROI per tahun.
  2. Perusahaan B : kembali 200% dalam 4 tahun atau 50% ROI per tahun.

Ingat, tadi di atas kita sudah bahas bahwa semakin tinggi prosentase ROI semakin baik. Jadi, ROI perusahaan A lebih baik karena lebih tinggi dari ROI perusahaan B, walaupun keuntungannya lebih sedikit.

Maka dari itu, ROI anda harus tinggi. Siapapun investor anda, ROI inilah yang harus anda kedepankan. Meskipun si investor itu teman atau saudara anda. Jangan mentang-mentang karena saudara atau teman anda, anda meremehkan ROI anda.

Hanya saja, anda harus berhati-hati jika memilih teman, keluarga atau kerabat sebagai investor anda. Silahkan anda membaca artikel saya tentang jika teman atau saudara menjadi investor. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan.

Satu lagi, selain ROI yang harus anda perhatikan, anda juga harus sabar dalam mencari investor. Kesabaran juga merupakan kunci sukses dalam mencari investor.

Yang penting, dalam diri anda selalu tertanam sikap positif apabila ternyata investor yang anda harapkan belum bersedia mendanai bisnis anda. Sikap positif inilah yang membuat anda bisa termasuk dalam karakteristik pengusaha sukses.

Bagaimana? Anda siap mencari investor? Saya juga lagi mencari tambahan investor nih. Atau anda yang mau jadi investor saya? ha..ha..ha..

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

33 Comments

  1. hendri

    August 1, 2011 at 02:11

    salam sukses untuk kita semua…

    sekiranya saya setuju dengan saran para pendahulu,,,
    bahwa usaha selain yang dicari adalah untung dalam arti materi,
    tapi kita harus juga mempertimbangkan segi-segi yg lain.
    * segi kemanusiaan
    * segi sosial
    * segi Agama
    tidak hanya uang yg selalu jadi patokan..
    saya hanya menambahkan,, dalam bisnis yang dicari adalah..
    barokah bagi pelaku bisnis dan para investor tak ketinggalan barokah pada karyawan (mensejahterakan karyawan).
    saya yakin bila beberapa unsur tadi terlaksana dgn baik, uang akan mengalir dengan sangat bagus,, halal dan barokah.. amin.

    saya juga lagi mencari investor untuk usaha fotocopy centre yg sudah berjalan 3,5 thn.
    sekarang sudah bisa beli ruko 2 lantai lokasi dekat kampus negeri terbesar di semarang.
    sekarang di ruko baru sudah berjalan usaha fotocopy dan rental/print,
    tapi saya punya rencana untuk menjadikan usaha ini yg terlengkap dan terbesar di kampus UNNES, sehingga bisa menyedot banyak pengangguran di Indonesia ini.
    saya membutuhkan tambahan modal 250jt saja..
    untuk perjanjian bisnis bisa langsung ke notaris untuk perjajian kontraknya.
    saya yakin bisa mengembangkan uang anda dengan halal dan barokah..

    terima kasih bagi Om Hip-Hip & rekan-rekan semua.

  2. Nisa

    March 11, 2012 at 10:11

    Info yang sangat membantu. Terima kasih

  3. vika

    March 28, 2012 at 15:47

    menurut saya ROI itu cuma sebagai rencana saja, tidak fix dan dapat berubah-ubah. Karena pada kenyataan di lapangan (terlebih usaha yg baru lahir) income nya tidak pasti, bisa lebih atau kurang dari harapan yg diajukan di proposal. Untuk itu pada saat pengajuan proposal dlm mencari investor jangan terlalu muluk dengan “angka” harus dijelaskan juga dari sisi manajemen resiko usaha tsb.

  4. DHARMA

    February 6, 2013 at 12:20

    Saya juga bisa membuat proposal dengan ROL tinggi dan logis kok. Asumsi-asumsi juga bisa dibuat logis juga, bahkan bisa disertai dengan hasil peneitian.
    Bagi investor, Ada hal lain yang lebih penting dari isi proposal itu lho.. ROL bahkan hanya sebagian kecil dari pertimbangannya.

  5. wahyu

    June 11, 2013 at 10:54

    Terima kasih atas artikel ini,
    sangat bagus, kalimatnya tertata dengan baik dan mudah dimengerti bagi siapapun.
    Setelah mencari kemana-mana akhirnya saya temukan disini. Saya kebetulan lagi cari investor untuk budidaya Porang.
    Terima kasih banyak, artikel ini memberi pencerahan bagi saya guna mencari investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>