bedah bisnis

Mengulas dan Mengupas Tuntas Denyut Nadi Sebuah Bisnis

franchise

Klik Disini Untuk Lihat Informasi Seputar Franchise

motivasi

Anda Baru Down atau Patah Semangat? Baca Artikel Motivasi!

pemasaran

Diulas Dengan Bahasa yang Mudah Anda Pahami

tips bisnis

Tips dan Trik Bisnis Ampuh Untuk Anda

Home » penjualan, tips bisnis

Jangan Remehkan Keuntungan Usaha Kecil dari Hasil Penjualan Anda

Submitted by Om Nip-Nip on Wednesday, 10 March 20104 Comments
Jangan Remehkan Keuntungan Usaha Kecil dari Hasil Penjualan Anda

Sabtu siang minggu lalu saya didatangi oleh beberapa kawan “seperjuangan”. Kebetulan salah satunya sedang memulai usaha baru. Kami terlibat sebuah pembicaraan yang cukup menarik.

Sampai akhirnya saya bertanya kepada salah satu dari kawan saya tersebut tentang berapa keuntungan usaha yang dia dapat dari hasil penjualan salah satu produknya.

Dia menjawab, “Wah, kalau untuk produk yang itu kecil mas. Keuntungan usahanya cuman 10 ribu per item. Kompetitor saya yang sudah lama berjalan saja cuman dapet 20 ribu. Kejarnya harus kuantiti dari hasil penjualan mas.”

“Diambil nggak orderannya?”, tanya saya. Dia jawab, “Banyak sih yang telpon mas. Tapi nggak saya ambil.” Waduh, ini bisa jadi masalah, pikir saya. Kenapa bisa jadi masalah?  Pertama, jangan selalu memandang bisnis itu identik dengan uang atau keuntungan usaha yang besar.

Jika itu satu-satunya alasan anda menjalankan sebuah bisnis, kemungkinan besar anda tidak akan behasil. Mengapa? Karena hampir bisa dipastikan, bulan-bulan atau tahun-tahun pertama anda memulai usaha, anda akan lebih banyak mengeluarkan uang.

Kedua, dengan kondisi teman saya yang masih “terlalu dini” dalam bisnis barunya, order dengan jumlah keuntungan usaha yang kecil tadi bisa ia jadikan buat pengalaman atau curiculum vitae.

Saya selalu menyarankan bahwa suatu perjalanan dimulai dengan sebuah langkah, dan mulailah dengan langkah yang kecil. Keuntungan usaha itu tidak hanya berupa materi, tapi bisa juga non materi seperti pengalaman, pengetahuan bahkan kepuasan pribadi.

Ketiga, anda harus tahu bahwa salah satu kebiasaan dari smart konsumen adalah “tidak membeli dalam jumlah besar” di awal pembelian. Mereka cenderung melakukan pembelian coba-coba. Justru dengan menolak konsumen yang kecil tadi, ia telah kehilangan “database” konsumen. Jangan pernah remehkan setiap hasil penjualan anda, walaupun kecil.

Nah, database pelanggan inilah yang anda butuhkan. Memang pada awalnya, keuntungan usaha anda sedikit, seperti contoh kasus diatas. Tapi setelah itu, anda bisa menggunakan 2 cara untuk meningkatkan keuntungan usaha anda. Caranya dengan :

1. Up Sell

Anda menawarkan versi produk atau jasa anda yang lebih. Contohnya, misalkan anda menjual mesin penetas telur kapasitas kecil. Anggap keuntungan usahanya hanya 10 ribu rupiah lah, persis seperti kasus teman saya diatas. Setelah si konsumen tadi membeli mesin anda, dia pasti merasakan manfaat produk anda kan?

Beberapa bulan kemudian, berikan penawaran menarik kembali dengan versi yang lebih tinggi. Anda bisa bilang, “Pak, ini ada mesin penetas telur yang kapasitasnya lebih banyak lho. Lebih ngirit listriknya. Kapasitasnya juga lebih banyak. Kalau dihitung-hitung, jatuhnya harga lebih murah pak.” Coba kalau anda tidak menerima order yang kecil tadi. Bisa berabe kan?

2. Cross Sell

Anda menawarkan lebih dari yang konsumen cari. Siapa dari anda yang pernah makan di restoran cepat saji seperti McDonald’s, KFC atau Texas Chicken? Ketiga usaha waralaba tersebut punya jurus andalan, yaitu cross sell, menawarkan produk lain setelah konsumen membeli produk tertentu.

Anda ingin tahu seperti apa contoh cross sell mereka? Begini, jika anda hanya membeli ayam goreng saja, dengan sigap pelayannya akan menawari anda “Kentangnya pak?”. Kemudian dia menawarkan lagi “Es krimnya nggak sekalian pak?” Kemudian anda ditawari lagi “Supnya pak? Hangat lho…”.

Dan hebatnya, menurut hasil survei pasar dari pak Tung Desem Waringin, presentase keberhasilan teknik penawaran seperti ini mencapai 70 hingga 80%. Dan biaya yang harus anda keluarkan, GRATIS! Lha kalau anda ikut-ikutan menolak hasil penjualan yang kecil tadi, berapa lagi omset tambahan yang harus anda lepas karena anda tidak mengambil order yang kecil tadi?

Poinnya adalah, jangan pernah anda meremehkan konsumen yang membeli sedikit atau keuntungan usaha yang anda dapat kecil. Yang penting anda sudah tahu caranya memperbesar pembelian konsumen dari hasi penjualan anda.

Sekarang, masihkah anda mau menyepelekan pembelian yang sedikit atau order dengan keuntungan usaha yang sekilas terlihat mepet?

(sumber gambar : msco.com)

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • PDF
  • Technorati

Related posts:

  1. Tim Penjualan, Penghubung Paling Penting Antara Anda dengan Konsumen Anda
  2. 9 Teknik yang Harus Dikuasai Agar Penjualan Anda Berhasil
  3. Cari Peluang Usaha Modal Kecil? Ini Solusinya! (Bagian 2)
  4. Cara Membuat Kartu Nama Bisnis yang Bisa Mendongkrak Penjualan Anda
  5. Cari Peluang Usaha Modal Kecil? Ini Solusinya! (Bagian 1)

4 Comments »

  • Zaiful Anwar said:

    Wah infonya menarik ne dok. Kayaknya saya harus banyak belajar dari sini ne. tentang cara bisnis online.

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Zaiful : wah…tukeran juga lah..ane juga harus belajar dari mas Anwar dong…hehehehehe

  • Firmansyah Ayatullah said:

    Nice artikel :-) Alhamdulillah ni baru tempet yg asyik buat blajar bisnis,sdkt crita dl saya ragu2 untuk memulai bisnis yg memiliki omset kecil,pengennya langsung gede..He3
    Klo dhitung2 sih omset yg didapat memang sedikit tp sbenarnya da hal yg lbh brharga dr tu yaitu PENGALAMAN ini guru yg tdk da tndngannya(menurut saya),dngn pngalaman kita dpt membuka wawasan dan mengerti tentang smua hal.Jd jangan prnah takut deh untuk memulai usaha meskipun omsetnya kecil karena untuk mendptkan yg besar kita harus memulai dari yang kecil..Selamat Berjuang!!
    Matursuwun artikelnya Om maaf klo komennya terlalu panjang+g jelas..

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Firman : nggak papa mas…yang panjang aja komennya, ane malah seneng…kamsiah atas komennya…

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.