Home » peluang usaha

Jangan Pernah Kesampingkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram

Ditulis Oleh pada Sunday, 21 March 201035 Komentar

Sengaja saya ambil headline artikel ini dengan tema diatas karena banyak sekali entrepreneur muda yang jarang  melirik peluang usaha agribisnis. Saya sendiri tidak tahu apa alasannya.

Entah karena nggak keren atau karena kurang gaul, yang jelas, tidak banyak entrepeneur muda yang terjun di bidang agribisnis.

Padahal menurut saya, “kultur dan budaya bisnis di Indonesia” sangat cocok untuk usaha agrobisnis. Tapi baiklah, saya tidak akan mempermasalahkannya terlalu jauh.

Saya akan langsung menuju topik utama DokterBisnis.Net kali ini, “Jangan Pernah Remehkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram”. Saya sangat beruntung karena teman saya yang terjun di usaha ini, ibu Yanti, mau menceritakan kepada saya tentang usaha budidaya jamur tiram ini.

Sebenarnya artikel saya ini pernah di muat di www.infoagrobisnis.com, salah satu situs saya selain DokterBisnis.Net. Akan tetapi daripada anda kesusahan untuk mencarinya, maka saya berinisiatif untuk mempostingnya di sini. Ok, langsung aja ke TKP…

Siapa yang tak kenal dengan jamur tiram. Jamur dengan rasa yang enak seperti daging ini banyak digemari oleh masyarakat. Permintaan pasar yang terus meningkat memberikan angin segar bagi para pembudidaya jamur tiram.

Setahu saya usaha budidaya jamur tiram ini nggak begitu susah. Harga jualnya juga relatif stabil. Pertumbuhannya cukup cepat dengan tingkat kegagalan yang minim, terutama akibat serangan hama.

Kalau saya tidak salah, bibit media tanam (baglog) biasa dibeli dengan harga 2 ribu, bisa anda panen hanya dalam waktu 2 sampai 3 bulan saja. Satu baglog mampu menghasilkan kira-kira sekitar 1 kg jamur tiram putih.

Harga jualnya adalah 10 ribu per kg untuk jamur tiram putih segar dan 40 ribu per kg untuk jamur tiram kering. Pembuatan baglog dan kumbung jamur tiram putih tidak terlalu sulit. Hanya saja ada satu hal yang harus anda perhatikan, yaitu usahakan pembuatan kumbung jamur tiram dibuat di daerah dengan kelembaban yang tinggi dan intensitas matahari yang rendah.

Rak sebagai tempat dimana baglog disusun juga hanya menggunakan bilah-bilah bambu. Anda bisa menggunakan atap yang terbuat dari anyaman bambu (gedek) atau genting untuk kumbung jamur. Yang penting tidak terkena hujan dan matahari langsung. Dan juga, hindari pestisida, kata mbak Oktivia.

Untuk dinding kumbung, sebaiknya anda alasi dengan plastik yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan kumbung jamur. Untuk baglognya, anda bisa beli di pasaran dengan kisaran harga 2-3 ribu rupiah.

Akan tetapi apabila anda ingin membuat baglog sendiri guna menekan biaya, proses pembuatannya adalah sebagai berikut:

Bahan yang dibutuhkan :

  1. Bibit media tanam.
  2. 50 kg serbuk gergaji.
  3. 10 kg bekatul (dedak halus).
  4. Satu kg kapur.
  5. 14 kg air.
  6. Polybag.
  7. Cincin, terbuat dari bambu yang dipotong.
  8. Plastik, kapas dan karet penutup.

Langkah pembuatan :

  1. Campurkan bahan berupa serbuk gergaji, bekatul, kapur dan air lalu aduk hingga merata.
  2. Masukkan bahan sebanyak 500 gram dalam polybag lalu dikancing dan tutup dengan plastik dan ikat dengan karet sehingga membentuk seperti lubang tutup botol (baglog).
  3. Sterilisasi media dengan cara steam baglog dalam autoclave bertekanan 1,5-2,5 bar atau 200 derajad celcius selama 2 jam.
  4. Dinginkan baglog dalam ruangan selama 6-10 jam.
  5. Masukkan bibit media tanam dalam lubang baglog lalu ratakan kemudian sumbat dengan kapas dan ikat kembali dengan plastik dan karet.
  6. Simpan baglog dalam ruangan pemutihan sehingga terjadi penyebaran bibit miselium dari bagian atas baglog ke bagian bawahnya sehingga baglog yang awalnya bewarna cokelat berubah menjadi putih. (dalam waktu 3 minggu miselium telah menyebar lebih dari 3/4 baglog dan baglog siap dipindahkan ke rak pertumbuhan).
  7. Simpan baglog dalam rak dengan cara terlentang dan ditumpuk hingga 10 tumpukan.
  8. Seminggu kemudian jamur telah ditumbuhi dengan miselium dan jamur siap tumbuh.
  9. Buka ikatan dan kapas pada cincin sehingga batang jamur dapat tumbuh keluar.
  10. Dalam 1-2 minggu berikutnya jamur sudah matang dan siap dipanen.

Kalau pemasarannya usaha budidaya jamur tiram putih ini gimana? Pertanyaan yang bagus. Yang paling sederhana untuk anda lakukan adalah, beriklan. Supaya anda tidak salah pasang iklan, silahkan baca artikel saya tentang cara pasang iklan yang benar.

Dan kalau anda ingin pasang iklan online, silahkan baca yang satu ini. Sedangkan kalau anda ingin promosi, sebaiknya anda baca dulu tujuan promosi bagian 1 dan tujuan promosi bagian 2. Disitu ada contoh-contoh promosi berikut tujuannya.

Tapi yang perlu pertama kali harus anda perhatikan adalah, sebaiknya anda mencari informasi detail peluang usaha budidaya jamur tiram terlebih dahulu. Setelah itu, anda bisa melakukan riset pemasaran untuk mengetahui potensi bisnis jamur tiram putih ini.

Nah, untuk simulasi analisa biaya dan keuntungannya peluang usaha agribisnis jamur tiram putih, bisa anda lihat di bawah ini :

Investasi awal :
Pembuatan kumbung dan rak bambu : Rp 2.000.000,00
Autoclave : Rp 7.500.000,00
Sewa lahan 3 tahun : Rp 6.000.000,00
Perlengkapan Budidaya : Rp. 6.000.000,00

Total investasi awal : Rp 21.500.000,00

Bahan baku :
Bibit : Rp. 700 .000,00
Serbuk gegaji, bekatul, kapur : Rp 800.000,00
Polybag, plastik, karet, kapas : Rp 2.500.000,00
Total biaya bahan baku : Rp 4.000.000,00

Biaya operasional :
Gaji karyawan 6 orang : Rp 4.500.000,00
Honor karyawan borongan 15 orang @Rp. 20.000,00 : Rp. 3.000.000,00
Listrik, air, telepon : Rp. 500.000,00
Transportasi : Rp. 300.000,00
Total biaya operasional : Rp 8.300.000,00

Biaya pemasaran :
Iklan : Rp. 400.000,00
Komisi sales (5% dari omset) : Rp. 1.000.000,00
Total biaya pemasaran : Rp. 1.400.000,00

Omset :
Penjualan jamur tiram segar : Rp. 20.000.000,00

Keuntungan bersih :
Rp. 20.000.000,00 – (Rp. 4.000.000,00 + Rp. 8.300.000,00 + Rp. 1.400.000,00) = Rp. 6.300.000,00

Mantab kan? Kalau anda tertarik terjun di usaha agrobisnis budidaya jamur tiram putih ini, nggak usah malu-malu. Biar saja anda dibilang tangan petani atau tangan kera karena tangan anda besar-besar dan kotor habis panen jamur tiram.

Yang penting anda bisa beli susu buat anak anda, syukur-syukur bisa beli mobil kijang kapsul seri terbaru untuk istri anda, insya Allah…

(sumber gambar : bisnisjamurtiram.blogspot.com)

Incoming search terms for the article:

usaha jamur, usaha jamur tiram, agrobisnis jamur, peluang usaha agribisnis, peluang usaha agrobisnis, usaha agrobisnis, peluang usaha jamur, peluang bisnis jamur tiram, peluang usaha jamur tiram, jamur tiram

Related posts:

  1. Jangan Phobia dengan Biaya Tetap dan Biaya Variabel!
  2. Terus Hidupkan Semangat Anda, Jangan Pernah Menyerah!
  3. Maukah Anda Melirik Peluang Usaha Sampingan Juice Buah?
  4. Peluang Bisnis Menguntungkan, Usaha Bandeng Presto
  5. Fenomena Peluang Usaha Jasa Rental Mobil

Incoming search terms for the article:

usaha jamur, usaha jamur tiram, agrobisnis jamur, peluang usaha agribisnis, peluang usaha agrobisnis, usaha agrobisnis, peluang usaha jamur, peluang bisnis jamur tiram, peluang usaha jamur tiram, jamur tiram

35 Komentar »

  • clenoro said:

    Blog anda sangat menarik dan memiliki karakter yang meyakinkan. Oleh sebab itu, saya menuliskan review tentang blog anda pada alamat Blog http://bagisahabat.blogspot.com/2010/03/blog-yang-sangat-kaya-dengan-konten.html.

    That’s all

    Thanks

    Clenoro, SE

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Clenoro : makasih mas Clenoro…

  • Zaiful Anwar said:

    Wah sayangnya saya kurang tertarik dengan agrobisnis mas.

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Zaiful : ndak papa mas…kan masih banyak peluang yang lain… :)

  • emma said:

    Terima kasih, informasi blog ini sangat bermanfaat untuk memulai usaha, namun terus terang yang paling sulit adalah pemasaran, tidak semua pekerja keras di bidang produksi juga bisa di pemasarannya, bisakah kami mendapatkan informasi kelompok agro bisnis yang menampung hasil produksi anggotanya untuk dipasarkan? (tidak hanya untuk tiram, bagaimana dengan jenis produksi sayur lainnya yang dapat diusahakan di lahan kecil (5mx4m)?

    Salam,

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Emma : Anda bisa mendapatkan segala informasi mengenai kelompok agrobisnis baik pembeli, penjual maupun info lainnya di milis yahoo agromania.

  • suarakelana said:

    saya gak malu kotor kok mas… kebetulan saya punya JV usaha jamur tiram, sementara ini lebih fokus di produksi baglognya. Tapi belum terlalu besar sih mas, sementara ini kapasitas harian baru 2000 baglog, belum bisa memenuhi total permintaan.
    Utk menarik minat, uraian mas bagus sekali. Hanya saja bagi pembudidaya jamur tiram yg berniat membuat baglog sendiri mesti memperhitungkan tingkat kegagalannya. Karena banyak usaha gagal disana. Bagi pemula lebih saya sarankan untuk membeli baglog yg sudah siap karena ada jaminan diganti bila gagal.

    Bagus sekali mas, saya senang ada blog yg menulis ttg bisnis offline demikian lengkap seperti blog ini.

  • SAUNG TANI said:

    Jamur tiram usaha yang prospektif..kedepan komodity ini makin banyak dicari apalagi harganya relatif tinggi. Cocok sebagai peluang usaha yang layak dikembangkan.
    Salam Petani

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Suara : betul pak Kelana…untung bapak ingatin…memang kalau pemula mending beli aja baglognya…kamsiah atas masukannya…

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Saung Tani : salam petani juga… :)

  • pengen_bisnis said:

    aloo mas Nip2,

    Salam kenal mas, saya pengen tanya tentang usaha jamur tiram ini, kira2 untuk mendapatkan informasi tentang pengepul jamur di suatu daerah gmana yah ?
    baru rencana mau merintis neh mas di daerah bogor tapi takut nanti ga bisa masarin nya …

    thanks be4 and really nice article :)

    regards,

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Pengen Bisnis : kalo untuk pengepul mungkin om nggak tahu secara detail…tapi di coba searching di internet atau tanyakan ke dinas terkait. Biasanya kalau untuk masalah komoditas, mereka dinas pemerintah punya data pengepulnya. Yang terakhir, coba gabung dengan milis agromania di yahoo groups. Banyak sekali info jual beli agrobisnis di sana. Termasuk jika ente tanya tentang pengepul jamur tiram. tentang. Semoga membantu…

  • tomi said:

    di jogja bisnis ini mulai berkembang dan peminatnya sangat luarrr biasa :D

  • Free Blog said:

    kunjungan perdana nihh…
    sudah seharusnya semua hal jangan pernah diremehkan dok :D
    ketela aja bisa jadi laris manis dan sukses besar :D

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Tomi : betul mas Tomi….

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Free Blog : setuju om…sangat setuju…

  • Eman said:

    Saya tertarik mas peluang usaha jamur tiramnya, tp boleh dong dpt info detailnya serta cara pengelolaan dan bibitnya dari mana didapat ya. Ag setuju pendapat teman2 bhw usaha kecilan jgn diremehkan, trimakasih mas.

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Eman : silahkan anda klik link berikut ini : http://usahajamur.co.cc/category/budidaya-jamur/ … salah satu blog yang lengkap mengulas jamur tiram…terima kasih…

  • heri setiawan said:

    saya ada persediaan baglog jamur yang sudah teruji jadi/tumbuh.SIAP MEMASOK BAGLOG JAMUR UNTUK DAERAH JAWA. tapi untuk ongkos kirim ditanggung pembeli.
    saya hargai Rp 1.300/baglog.

  • Norita said:

    Jamur tiram memang usaha yang marak sekarang ini. Saya juga ingin membudidayakan sebagai bisnis…

  • ahmad yani said:

    untuk daerah banyuwangi dan sekitarnya, dimana ya saya bisa mendapatkan bibitnya? juga untuk masalah pemasarannya gimana ? thanks

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Ahmad : coba anda masuk ke milis agromania untuk mendapatkan info tentang bibit dan pemasaran di daerah banyuwangi.

  • nun said:

    Saya tertarik niy sepertinya,, insya allah akan saya coba. Untuk Autoclave bisa pake cara yg manual ngga? tanpa harus beli alatnya demi menekan modal :-)

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Nun : kalau alatnya diakali biar murah biaya pembuatannya kemungkinan bisa, tapi kalau tanpa alat saya kurang tahu mas…

  • Anto said:

    Selama ini kebanyakan di blog dan web jamur yang dibahas tentang bagaimana berbudidaya jamur? Tapi jarang tentang pemasaran jamur?kalo dikatakan pasokan jamur sampe kurang2,kenapa tidak dibahas tentang pemasarannya sekalian?mungkin dengan memodali petani binaan dg cara ‘free sample’ baglog,dan menampung hasilnya kan jg merupakan bentuk pemasaran juga? ‘Just curious’ aja lho om..

  • ronny said:

    saya ne mw coba menanam jamur tiram putih, tp tdk tau pemasarannya dimana untuk daerah pasuruan dan sekitarnya

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Ronny : masuk aja ke milis yahoo agromania mas…ntar ada infonya pasarnya…

  • me said:

    artikelny bgs bngt mas, jadi kepengen usaha juga. oh y, kira2 untuk wilyah bangka belitung memungkinkan gk dilakukkn budidaya jamur. ad gk kriteria daerah tumbuh jamur? kira2 untuk pemula seperti saya, bagusnya mulai dari mana y usahany. thanks y mas…

  • Jamur Tiram said:

    Memang tidak sepatutnya meremehkan sebuah usaha, apapun juga karena setiap usaha yang menguntungkan memberikan arti tersendiri bagi hidup seseorang

  • Yanuar said:

    Selamat mas,
    tulisan anda sangat bagus, cuma untuk pemula masih harus melihat langsung cara” budidaya Jamur Tiram ini. Apakah bisa mekomendasikan saya alamat” pembudidaya Jamur sekitar Jabodetabek ?.

    Terus terang saya ingin mencoba menjalani suatu usaha dan sekarang sedang mencari usaha yang baik utk saya dari segi :
    - Lokasi
    - Prospek kedepan
    - Margin

    Saya mohon bantuan dari temen” masukannya, berupa :
    1. Cara pengembang biakan jamur
    2. pembelian Baglog
    3. dan lain”nya

    Terima kasih sya ucapkan sebelumnya dan salam Sukses selalu…..

    Yanuar
    08161856744
    Y_emilius@yahoo.com

  • budidaya jamur tiram said:

    Benar sekali pak, usaha agribisnis memang beresiko tinggi, tapi jangan pernah remehkan peluang kesuksesannya… (salam kenal saya rahmat pembudidaya jamur tiram di bogor)

    my recent post:
    presto sebagai alternatif autoklaf

  • oong madiun said:

    aminnnn semangat aku bos,, istri saya minta honda jazz,, saya ambilkan dari penghasilan budidya jamur

  • Om Nip-Nip (author) said:

    @Oong : mantaaabbbbbbbbsssssssssssssssss….!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • arifin said:

    tertarik juga sebenarnya.. mumpung ada lahan kosong di desa..mantabbb om

  • villa kharista said:

    betul..jamur bisa mnghasilkan keuntungan yang besar..jangan diremehkan..banyak yang telah brhasil mnjalankan bisnis jamur ini bahkan ada yang mengekspor juga..

Leave Your Response!


Jangan Pernah Kesampingkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Jangan Pernah Kesampingkan Peluang Usaha Agrobisnis Jamur Tiram