Rahasia Cara Menjadi Orang Kaya dan Bebas Finansial (Bagian 2)

By on May 31, 2010

Melanjutkan pembahasan tentang cara menjadi orang kaya bagian 1, sekarang kita bahas bagian keduanya. Kemarin anda sudah paham kan mengenai pola cash flow kelompok miskin dan kelompok menengah?

Kalau anda ingin kaya dan sukses finansial, anda harus mengikuti cara “memainkan uang” seperti cash flow kelompok kaya. Bagaimana cara memainkan uangnya? Baiklah, kita bahas pola cash flow kelompok kaya.

Cash flow kelompok kaya ini selalu membelanjakan uangnya untuk membeli sebuah aset. Jadi tirulah mereka, yaitu anda mulai membangun untuk mempunyai aset. Ingat, mempunyai aset, bukan liabilitas. Perhatikan gambar berikut ini :

cash flow kaya

Anda lihat panah hitamnya? Mereka, cash flow kelompok kaya ini mendapatkan pemasukan dari aset yang dibangunnya. Jadi gampangnya seperti ini, begitu anda mendapatkan pemasukan, gunakanlah sebagian pemasukan anda untuk mulai membangun aset.

Banyak hal dan langkah yang dapat anda lakukan dalam membangun sebuah aset. Anda bisa membeli properti, membangun bisnis, membeli saham atau investasi menguntungkan yang lainnya.

Termasuk ke dalam proses membangun aset adalah anda mengeluarkan uang untuk membeli buku-buku bisnis untuk anda pelajari, mengikuti seminar-seminar entrepreneurship, mencari mentor bisnis yang dapat mengajari anda atau membayar koneksi internet buat mengikuti dan membaca artikel-artikel di blog dokterbisnis.net ini, he..he..he..

Setelah aset anda tadi jadi dan menghasilkan, maka di saat anda sudah tidak mampu atau tidak mau untuk bekerja, aset anda tadi insya Allah tetap menghasilkan uang bagi anda.

Tidak peduli anda mau tidur, mau pacaran lagi sama istri anda bahkan anda mau bekerja lagi karena anda ingin, bukan karena anda butuh, aset tersebut tetap bekerja kepada anda.

Ini yang tidak dilakukan olek kelompok cash flow miskin dan menengah, membangun sebuah aset. Bagi kelompok cash flow menengah, mereka lebih suka membelanjakan pemasukan mereka ke barang-barang yang mereka sukai daripada membangun aset.

Mereka takut gagal, mereka juga takut untuk mulai membangun bisnis mereka dengan alasan tidak berbakat. Alih-alih mereka belajar bisnis dan investasi, mereka lebih suka untuk menabung untuk persiapan hari tua.

Padahal menabung dengan tujuan untuk hari tua adalah investasi yang kurang cerdas dan tidak bisa membuat anda bebas finansial. Anda bisa lihat ulasan saya tentang menabung, bagus sebagai kebiasaan, tidak untuk investasi untuk memahami mengapa menabung tidak begitu baik buat investasi masa depan.

By the way, khusus untuk masalah apakah jadi pengusaha perlu bakat, saya punya jawabannya. Anda bisa baca artikel saya tentang jangan takut untuk  memulai usaha.

Kemudian pada postingan yang lalu saya berjanji untuk menerangkan mengapa cash flow kelompok menengah tidak bisa sukses secara finansial. Jawabannya adalah mereka “tidak bisa menggandakan dirinya” untuk mendapatkan uang lebih banyak.

Saat mereka menginginkan tambahan penghasilan, mereka harus menambah jam kerjanya agar mendapatkan tambahan income tersebut. Padahal waktu hanya bisa 24 jam, tidak bisa lebih! Semakin mereka bekerja keras, semakin habis waktunya. Anda paham kan maksud saya kalimat “tidak bisa menggandakan dirinya”?

Mereka terjebak dengan rutinitas yang membuat mereka tidak bisa keluar dari pekerjaannya karena khawatir pendapatannya akan berkurang atau bahkan hilang sama sekali.

Sedangkan jika anda mengikuti cash flow kelompok kaya yaitu anda mempunyai aset, aset itulah yang bekerja buat anda. Aset itulah yang dapat anda gandakan sehingga pendapatan anda bertambah tanpa perlu terjebak dalam kerja keras yang tidak ada habis-habisnya.

Anda bisa mulai membangun usaha sampingan jus buah misalnya. Kemudian anda bisa menggandakan aset anda dengan membangun usaha kedai makan. Kemudian meningkat, anda mulai berinvestasi properti misalnya. Kemudian seterusnya, seterusnya dan bla..bla..bla..

Itulah yang dilakukan orang-orang yang sukses secara finansial. Dan semuanya bisa berjalan tanpa perlu kehadiran anda disana. Hal itu bukan mimpi di siang bolong. Benar-benar semuanya bisa berjalan tanpa harus ada anda di situ. Anda tidak percaya? Coba anda lihat franchise bakso Malang Cak Eko.

Menurut anda, apakah pemiliknya, cak Eko ada di masing-masing cabang bakso yang dia buat? Tentu tidak kan? Anda juga tidak berpikir bahwa cak Eko bisa menggandakan dirinya sendiri sejumlah cabang usaha yang dia buat agar dia bisa berada di semua lokasi usahanya kan? :)

Lalu jika memang rahasia menjadi kaya sangat sederhana seperti cara di atas,  mengapa banyak orang yang tetap miskin dan tidak sukses secara finansial? Sekali lagi, jawabannya ada pada postingan saya selanjutnya, rahasia cara menjadi orang kaya dan sukses secara finansial bagian 3. Jangan lewatkan…

(sumber gambar : nyurian.wordpress.com)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

8 Comments

  1. yaya

    October 13, 2013 at 02:56

    Terimakasih artikelnya sangat menarik, ternyata untuk menjadi orang yang kaya cukup sederhana juga ya? Intinya segala pemasukan yang kita dapatkan maka langsung sebagian besar kita investasikan ya kalau gak salah :)
    Blognya sangat menarik :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>