5 Hal Penting yang Harus Anda Lakukan Jika Membangun Sebuah Usaha


By on July 5, 2010
5 Hal Penting yang Harus Anda Lakukan Jika Membangun Sebuah Usaha

Beberapa waktu yang lalu saya memberikan pelatihan kewirausahaan di Cikotok bersama Eko Yulianto dan Fath Aulia Muhammad, pendiri dan owner Tela-Tela.

Sewaktu saya memberikan beberapa “wejangan”, pada saat sesi tanya jawab, saya diberondong dengan pertanyaan yang intinya, “Saya butuh modal pak!”.

Ada yang lebih ekstrim lagi sampai berkata, “Saya sudah tahu gimana caranya bisnis pak. Yang penting sekarang adalah modal!”. Bahkan mungkin beberapa dari mereka beranggapan saya hanya berteori belaka.

Begitu saya jelaskan masalah internet marketing, pada ndomblong semua. Rupanya mereka tidak tahu apa-apa. “Sudah siap bisnis bagaimana”, pikir saya.

Nah, kalau menurut Anda kira-kira tahu tidak apa yang harus dikerjakan kalau Anda ingin membuka atau membangun sebuah usaha yang besar dan sukses? Apakah hal terpenting yang diperlukan membuka usaha baru hanyalah modal seperti yang dikatakan para peserta pelatihan saya tadi?

Atau hanya mengerjakan atau membuat produk saja? Atau yang terpenting hanya membuat memfokuskan bidang pemasaran dan penjualan saja?

Sebenarnya, pada saat Anda membuka atau membangun sebuah usaha, Anda harus berfokus pada segitiga B-I, yaitu 5 komponen utama dalam membangun sebuah usaha atau bisnis. Saya mengetahuinya dari salah satu serial “the advisor series”-nya Kiyosaki, Before You Quit Your Job. Lima komponen itu adalah :

  1. Arus Kas
    Bisa juga disebut keuangan. Beberapa hal yang termasuk arus kas diantaranya adalah laporan laba rugi, laporan arus kas, neraca dan sebagainya. Anda harus bisa membaca dan memahami laporan keuangan tersebut. Alasan mengapa arus kas diletakan di tingkat dasar adalah karena sebagian besar wilayah pekerjaan pengusaha akan berada disitu.  Saat arus kas pengusaha hancur, maka hancurlah bisnisnya.
  2. Komunikasi
    Biasa disebut pemasaran. Komunikasi adalah elemen utama dalam perencanaan bisnis manapun. Pemasaran mencakup segmentasi pasar, targeting, konsumen, pesaing, distribusi, hubungan, periklanan, penetapan harga, industri dan tren pasar, strategi pemasaran, dan sebagainya.
  3. Sistem
    Dalam sebuah usaha atau bisnis, pengendalian sistem sangat diperlukan mengingat kebanyakan pengusaha bekerja berdasarkan kebiasaan. Jadi apabila pengusaha tersebut sedang tidak berada disitu, maka usaha tersebut tidak bisa berjalan dengan semestinya. Bahkan kebanyakan bisa berantakan. Dengan pengendalian sistem yang kuat, Anda bisa bebas tanpa harus terlibat di bisnis Anda terlalu banyak, seperti bakso Malang Cak Eko yang pernah saya ulas.
  4. Hukum
    Murphy’s Law (hukum Murphy, segalanya dapat berjalan salah) pasti akan berlaku dalam bidang  bisnis. Justru disaat Anda berpikir bahwa Anda tidak perlu bantuan hukum, Anda memerlukannya. Hukum bisnis sangat beragam. Mulai dari pengurusan ijin gangguan sampai hak paten termasuk didalamnya. So, uruslah hukum bisnis Anda sebelum sesuatu hal yang merugikan menimpa Anda di kemudian hari.
  5. Produk
    Inilah tingkat tertinggi pada Segitiga B-I, produk atau jasa. Maksud dari kata tingkat tertinggi adalah teratas atau terujung. Tertinggi disini tidak saya maksudkan sebagai terpenting. Hanya saja kalau pada gambar segitiga B-I nya Kiyosaki, posisi produk atau jasa ini paling atas. Disinilah pengusaha harus membuat sebuah produk atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, tetapi mempunyai diferensiasi yang kuat.

Sebagai seorang pengusaha yang sedang membuka usaha, Anda dituntut untuk menguasai kelima hal tersebut diatas.  Tidak perlu sampai mendetail. Anda cukup ahli di satu bidang, kemudian bidang yang lain diserahkan ke orang lain dengan cara :

  1. Merekrut teman atau kolega Anda yang ahli di salah satu bidang tersebut untuk masuk ke dalam tim bisnis Anda.
  2. Atau mempekerjakan seorang karyawan atau pegawai yang ahli dari salah satu bidang tersebut untuk bekerja di perusahaan Anda.
  3. Atau menggunakan konsultan yang ahli di salah satu bidang tersebut untuk membantu Anda membangun sebuah usaha yang Anda idam-idamkan.

Kemudian, mengapa Anda harus ahli atau expert di salah satu bidang? Supaya pada waktu membangun usaha, tim bisnis Anda berisi orang-orang yang kuat dan hebat.

Kalau Anda pintar dan ahli di salah satu bidang misalkan produk, pasti Anda akan mendapatkan partner, pekerja atau konsultan yang pintar dan juga ahli di bidang pemasaran, keuangan, sistem dan hukum.

Kalau pengetahuan Anda di satu bidang tersebut pas-pasan, orang-orang yang berada di sekeliling Anda juga pas-pasan. Anda juga tidak mau kan, bekerja dengan orang yang jauh levelnya di bawah Anda?

Maka dari itu, dalam membuka dan membangun usaha, pastikan Anda ahli di satu bidang. Sisanya, serahkan ke orang-orang yang lebih ahli dibandingkan Anda. Bagaimana menurut Anda?

(sumber gambar : www.lifecareeroptions.com.au)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

11 Comments

  1. mauli marwan

    March 7, 2012 at 10:27

    ass. saya sudah buka poto copy selama kurang lebih tiga tahun, bagaimana cara kita menghadapai pesaing yang menjatuhkan harga sampai pada titik sangat rendah. saya sudah berusah meningkatkan kwalitas dan mutu hasil kopian saya, mulai dari kover berwarna, tapi tetap saja pelanggan lebih menyukai harga yang lebih rendah. pesaing tersebut selalu meletakan harga kopian 10 rupiah dibawah harga yang saya tawarkan, misalnya Rp, 100/lb, pesaing saya menjatuhkan harga sampai Rp 90/lb. Setiap buku hasil kopian saya jika sampai ketangannya harga kopian saya tersebut ditempatnya dia turunkannya harga. terima kasih atas jawabannya

  2. lea

    November 8, 2012 at 17:51

    bener bgt.. marketing perlu sekali dalam bisnis… tapi bagaimana untuk marketing bisnis bakso? masalahnya saya sudah buka dibeberapa foodcourt dan rasa baksonya pun enak (kata yg pernah beli) tapi kenapa tetap sepi.. kira-kira berapa lama saya harus bersabar untuk mendapatkan pelanggan?

  3. ibrahim

    April 24, 2016 at 13:37

    Luar biasa sharingnya, i like it

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *