6 Model Manajemen Organisasi Bisnis, Simpel dan Cocok Buat Usaha Anda!

Saya akan bercerita sedikit pada waktu awal kami memulai bisnis. Waktu itu kami hanya bertiga. Kemudian kami membentuk sebuah organisasi kecil dengan “jobdesk” cukup sederhana.

Saya ditunjuk sebagai manajer sekaligus merangkap bagian keuangan. Sedangkan 2 teman saya di-”plot” di bagian pemasaran dan produksi. Kemudian waktu demi waktu berlalu.

Sampai suatu saat kami bingung dengan sebuah permasalahan yang menyangkut salah satu fungsi manajemen, yaitu pengorganisasian. Saat itu kami berencana untuk mempunyai 2 wilayah kolam udang galah yang berbeda yang letaknya sangat berjauhan. Satu di daerah barat dan satu di daerah timur.

Kemudian, kami berembug dan berencana untuk membuat sebuah organisasi yang sederhana tapi efektif. Kebetulan saya yang ditugasi untuk membuat sistem tersebut. Terpaksa saya yang harus “ubet” sana sini untuk mencari tahu ilmunya. Akhirnya saya menemukan model pengelompokan organisasi yang ideal dan bagus bagi kami.

Kami membentuk organisasi yang berdasarkan pada waktu, daerah wilayah dan fungsi perusahaan. Kalau dari bahasanya kok seperti perusahaan besar saja ya. Anda pasti bertanya, mengapa sebuah usaha kecil menengah harus membuat manajemen yang rumit seperti yang kami lakukan? Apa nggak terlalu njlimet nantinya?

Justru kalau tidak anda buat malah nanti bisa tambah “njlimet dan marai mumet”. :) Tapi intinya seperti ini. Terbatasnya kemampuan seseorang akan membatasi pula jumlah bawahan atau bagian-bagian  yang akan dipimpinnya.

Oleh karena itu, pembagian kerja dan spesialisasi kegiatan perlu dilakukan. Nah, sebagai wacana bagi anda tentang dasar pengorganisasian tersebut, anda perlu tahu bahwa pengorganisasian bisa anda dasarkan pada 6 faktor berikut ini :

  1. Didasarkan Pada Suatu Angka
    Biasanya dilakukan di bidang kemiliteran seperti divisi keempat (Kodam IV), Resimen Ketujuhpuluh Dua (KOREM 072) dan sebagainya.
  2. Didasarkan Pada Waktu
    Biasanya dipakai pada pelaksanaan tugas-tugas di pabrik. Misalnya kelompok kerja pertama bekerja pada jam 07.00 – 11.00 dan kelompok kerja kedua bekerja pada jam 13.00 – 14.00.
  3. Didasarkan pada Fungsi  Perusahaan
    Misalkan kegiatan-kegiatan perusahaan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian produksi, bagian pemasaran dan bagian keuangan.
  4. Didasarkan pada Luas Daerah Operasi
    Jika usaha anda mempunyai daerah operasi yang sangat luas, anda dapat mendirikan cabang-cabang di beberapa daerah tersebut. Penggolongan ini juga dimaksudkan agar dapat menampung jumlah aktifitas yang terlalu besar.
  5. Didasarkan pada Jenis Barang
    Contohnya seperti PT. Astra, mereka membuat beberapa macam barang yaitu sepeda motor Honda, mobil Honda Civic dan mesin fotocopy Xerox. Maka pengelompokannya bisa didasarkan atas aktifitas dan tenaga kerja menurut macam barangnya.
  6. Didasarkan pada Jenis Langganan
    Langganan-langganan atau pasar perusahaan dapat berupa konsumen rumah tangga, pedagang, pemerintah dan lain sebagainya. Sehingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan seperti misal promosi, berbeda antara satu dengan yang lainnya. Maka pengelompokan organisasinya bisa berdasarkan jenis langganannya.

Seperti yang saya ceritakan di atas, kami berencana untuk menambah karyawan dalam kelompok baru. Yang pertama adalah didasarkan pada fungsi perusahaan yaitu keuangan, pemasaran dan produksi. Pengorganisasian ini telah kami bentuk dari awal kami membuat usaha.

Tambahannya adalah didasarkan pada luas daerah operasi, yaitu kolam daerah Minggir dan kolam daerah Kalasan serta pengelompokkan berdasarkan shift kerja buat pegawai kolam, yaitu pagi jam 06.00-14.00, siang dari jam 14.00-22.00 dan malam jam 22.00-06.00. Nah, dari cerita saya di atas, kira-kira anda sudah paham maksud saya kan? Moga-moga sudah. Intinya adalah, buat organisasi bisnis yang paling pas dengan kegiatan usaha anda.

Kalau ada yang belum jelas, anda bisa bertanya sekarang dengan menulis di kotak komentar yang ada di bawah postingan ini. Kalau ada yang lebih tahu, anda bisa beri masukan juga di kotak komentar yang ada di bawah ini. Yang iseng-iseng pengen berkomentar, juga bisa menulis di kotak komentar ini. Pokoknya, tulis di kotak komentar dan happy ending deh… (lho apa hubungannya ya). Saya tunggu lho, beneran nih…

(sumber gambar : careerhrm.wordpress.com)

Advertisement

6 Model Manajemen Organisasi Bisnis, Simpel dan Cocok Buat Usaha Anda!

8 Comments

  1. usaha bisnis says:

    kalo untuk industri rumah tangga apa itu bisa diterapkan seperti itu gan?? sebelumnya terimakasih atas artikelnya.

    • Om Nip-Nip says:

      @usaha bisnis : tergantung gan…jika usaha rumahan agan ada karyawan yang bekerjanya berdasarkan shift, maka perlu. Jika usaha agan dilakukan bareng temen2 agan dan masing2 punya spesialisasi, maka juga perlu gan. Tapi kalau usaha agan baru merintis dan hanya agan seorang seperti misal, agan punya toko pulsa dan hanya agan yang mengurusnya sendiri, maka tidak perlu gan. Terima kasih…

  2. win says:

    kalo untuk toko komputer?

  3. bekti w says:

    hidup dokter bisnis and jogja,kalau usaha saya hanya dijalankan ama suami ,istri dan saudara 4 orang apa perlu ,dibagi ada pemasaran ,keuangan,dan produksi .masalahnya kami juga produksi jamurnya sendiri dan tenaganya juga sendiri2 dengan yang buat kripiknya,trima kasih

  4. YAYUK says:

    THANKS OM NIP2..UNTUK ARTIKELNYA MEMBUAT SAYA TERMOTIVASI, BTW UNTUK URUSAN PERMODALAN BAGAIMANA SOLUSINYA??? GOD BLESS YOU,

  5. khurin says:

    kakakaka…bahasanya enak nih dipahami orang yg gak begitu pinter kayak sy, sukses ya gan. ijin kopas untuk kita terapkan di usaha ane. semoga ane sukses.. eh kita sukses…kakaka

Leave a Comment

6 Model Manajemen Organisasi Bisnis, Simpel dan Cocok Buat Usaha Anda!