Don't Miss

Tips Bagaimana Memilih Karyawan yang Berprestasi

By on July 27, 2010

Kalau anda ingin merekrut karyawan, anda harus lihat apakah karyawan tersebut nantinya bisa menjadi aset ataukah liabilitas bagi perusahaan anda.

Jangan sampai niatan anda yang tadinya anda ingin menambah kinerja perusahaan, akhirnya malah membuat  pengeluaran anda membengkak nggak jelas juntrungannya.

Entah karena nggak pas posisinya, atau karena kurang efisien dalam penempatan dalam manajemen organisasi bisnis, atau karena salah dalam memilih karyawan.

Saya pernah punya pengalaman “nggak enak” karena salah memilih karyawan. Waktu itu posisi karyawan saya sebagai tim penjualan. Dari 7 sales yang saya punyai, hanya 1 sales yang beres. Sisanya nggak bener. Ada yang tukang bohong lah, ada yang takut menjual lah, ada yang pemalas lah, pokoknya macam-macam dah.

Maka dari itu, anda harus mengetahui jenis orang apa yang anda perlukan untuk menjadi karyawan atau staf bagi perusahaan anda. Saya punya tips bagaimana syarat pribadi seseorang yang layak untuk anda pekerjakan. Tips ini saya dapat dari John C Maxwell dalam bukunya tentang mengembangkan kepemimpinan dalam diri anda.

  1. Sikap Positif
    Kemampuan melihat orang lain dan situasi dengan cara positif.
  2. Tingkat Energi Tinggi
    Kekuatan dan stamina untuk bekerja keras dan tidak kelelahan.
  3. Kehangatan Pribadi
    Sikap yang menarik orang lain kepada mereka.
  4. Intregitas
    Watak yang bisa dipercaya, baik dan kokoh, cara bicara dan berjalan yang konsisten.
  5. Bertanggung Jawab
    Selalu “tuntas’, tanpa dalih; pekerjaan didelegasikan — pekerjaan selesai.
  6. Citra Diri Bagus
    Merasakan kebaikan dalam dirinya, orang lain, dan kehidupan.
  7. Daya Kuda Mental
    Kemampuan untuk terus belajar sementara pekerjaan berkembang.
  8. Kemampuan Kepemimpinan
    Punya pengaruh besar atas orang lain.
  9. Kemampuan Menjadi Pengikut
    Kesediaan untuk patuh, main bola bersama tim, dan mengikuti permainan.
  10. Bebas dari Masalah Pribadi
    Kehidupan pribadi, keluarga dan bisnis teratur.
  11. Keahlian tentang Manusia
    Kemampuan menarik orang lain dan rasa mengembangkan mereka.
  12. Rasa Humor
    Menikmati kehidupan, tidak menganggap dirinya terlalu serius.
  13. Ulet
    Bisa “melambung kembali” kalau masalah timbul.
  14. Catatan Prestasi
    Punya pengalaman dan sukses, diharapkan dalam dua situasi atau lebih.
  15. Keinginan Besar
    Dahaga akan pertumbuhan dan perkembangan pribadi.
  16. Disiplin Pribadi
    Bersedia “membayar harga” dan menangani sukses.
  17. Kreatif
    Kemampuan untuk melihat pemecahan dan mengatasi masalah.
  18. Kelenturan
    Tidak takut kepada perubahan; luwes; menyesuaikan diri sementara organisasi berkembang.
  19. Melihat “Gambaran Besar”
    Mampu memandang melampaui kepentingan pribadi dan melihat gambaran total.
  20. Punya Intuisi
    Mampu memahami dan merasakan situasi tanpa data yang nyata.

Khusus untuk poin 2, 7, 10, 13, 14 dan 20, hal-hal tersebut mungkin tidak bisa anda ajarkan. Lain-lainnya bisa anda ajarkan dengan pembimbing dan lingkungan yang semestinya, serta kemauan oleh anggota staf atau karyawan tersebut.

Sebagian besar dari kualitas dalam daftar di atas bisa anda evaluasi dengan beberapa wawancara dan tes. Tapi saran saya, kalau anda tidak tahu bagaimana mekanisme dan sistem wawancara dalam merekrut karyawan, anda pakai jasa pihak ketiga. Masih ingat kan cara bagaimana menangani 5 komponen penting dalam bisnis? Merekrut karyawan termasuk di dalamnya.

Dulu saya tes sendiri calon supervisi penjualan yang mendaftar di perusahaan saya. Akhirnya saya  salah memilih. Secara teknik penjualan dia bagus, tetapi secara kemampuan memimpin dan bekerjasama buruk sekali.

Memang persyaratan di atas sangat susah untuk anda temukan dalam diri seorang karyawan. Tapi paling tidak anda punya gambaran bagaimana syarat seorang staf atau karyawan yang baik bagi usaha anda. Sisanya, anda bisa ajarkan kecuali pada 6 poin yang saya sebutkan di atas. Selamat memilih pegawai

(sumber gambar : gawegampang.co.cc)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

4 Comments

  1. Online Business Story

    August 28, 2010 at 18:56

    saya punya pengalaman punya karyawan bertahan cuma dua hari mas…. hehe

  2. Noname

    November 17, 2010 at 07:44

    Saya setuju sekali, tp pernah kah anda merasakan jd seorang karyawan?
    Ada beberapa pertanyaan jg yg perlu di tinjau dr kacamata karyawan.
    1. Benefit apa yg anda berikan pd karyawan anda?
    2. Alasan apa yg menjadikan karyawan malas? Gaji kecil? Atau boss Nya pelit?
    Jgn sampe jd seorang atasan yg hanya bisa mengucapkan bagus2!!! Doank.
    Karyawan jg ingin maju dr sisi financial. Kerjasama untuk sailing maju diatara karyawan Dan owner yg perlu di soroti ;)

  3. ahdi

    July 26, 2011 at 05:45

    bener! kerja keras, gaji kecil akhirnya resign. Saya mending cari perusahaan lain drpd saya jadi gak semangat dan ngedumel kerja ditempat spt itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>