Don't Miss

Focus Group Discussion Adalah…

By on August 16, 2010

Focus Group Discussion merupakan salah satu metode yang bisa anda gunakan untuk melakukan riset pemasaran selain survey dan kuisioner. Orang Indonesia menyebutnya Diskusi Kelompok Terarah.

Seperti yang anda lihat dari namanya, Focus Group Discussion atau FGD adalah media bagi sekelompok orang untuk mendiskusikan satu topik tertentu secara lebih mendalam.

Biasanya Diskusi Kelompok Terarah ini mencakup 7 – 9 orang peserta (ada yang mengatakan 9 – 12 orang peserta) yang tertarik pada satu topik atau program tertentu.  Di dalamnya terdapat seorang moderator yang akan memandu peserta untuk mendiskusikan beberapa pertanyaan sesuai dengan topik yang dibicarakan.

Tapi yang perlu anda ketahui, Diskusi Kelompok Terarah berbeda dengan diskusi kelompok informal karena pembicaraan dalam diskusi kelompok terarah dipandu oleh moderator. Pertanyaan dan pembicaraan yang berlangsung harus anda tulis dengan cermat.

Artinya, di dalam Diskusi Kelompok Terarah harus tersedia buku catatan dan atau tape recorder yang anda gunakan untuk membuat semacam deskripsi dan analisa setelah diskusi berakhir. Sudah ada pandangan mengenai FGD sekarang? Ok, mari kita bahas kelebihan dan kelemahannya.

Keuntungan Diskusi Kelompok Terarah

  1. Biaya relatif murah.
  2. Waktu yang digunakan cukup singkat.
  3. Moderator relatif dapat dilakukan oleh siapa saja dengan melakukan pelatihan pendek dan mengujicobakan menjalankan diskusi.
  4. Dapat digunakan untuk menggali kebiasaan, keyakinan dan penilaian dari sebuah kelompok.
  5. Perhatian yang penting dan mungkin tidak muncul dalam kehidupan sehari-hari, melalui diskusi kelompok ini dapat dimunculkan.

Kelemahan Diskusi Kelompok Terarah

  1. Peserta seringkali tidak mewakili seluruh kelompok sasaran.
  2. Kelompok yang terlibat mungkin sulit untuk dikendalikan.
  3. Hasil dan kesimpulan diskusi dapat dipengaruhi oleh pandangan atau pendekatan dari moderator.
  4. Tidak mempunyai data statistik.

Meskipun Diskusi Kelompok Terarah mempunyai beberapa kelemahan, tapi anda dapat mengeliminer kelemahan tersebut dengan melakukan 2 hal.

Pertama, proses diskusi kelompok terarah ini sangat tergantung pada moderator untuk memandu proses diskusi dan menganalisa hasilnya. Kelemahan-kelemahan pada Focus Group Discussion dapat anda atasi jika sebelumnya sang moderator secara hati-hati menyusun pertanyaan panduan diskusi, melakukan ujicoba pertanyaan dan secara seksama mencatat atau merekam pernyataan serta reaksi yang muncul selama proses diskusi.

Kedua, seleksi dan mengumpulkan peserta memang bisa jadi dapat menyulitkan anda. Solusinya, anda harus mempersiapkan dan menyebarkan undangan secara hati – hati agar diskusi hanya diikuti oleh orang – orang yang benar-benar dapat berdiskusi bersama – sama. Hal itu juga untuk menghindari datangnya orang – orang yang tidak diharapkan hadir datang dan membuat suasana diskusi terganggu.

Yang jelas, anda dapat memakai FGD pada saat :

  1. Mengumpulkan data untuk memahami apa saja kebutuhan konsumen yang akan anda pecahkan melalui produk anda sebelum anda membuat sebuah produk inovatif atau produk kreatif . Termasuk jika jenis usaha anda adalah usaha jasa.
  2. Melakukan ujicoba program pemasaran atau produk baru. Anda dapat menggali tanggapan dan pendapat konsumen terhadap materi iklan atau produk anda yang baru.
  3. Melakukan evaluasi terhadap strategi pemasaran untuk mengevaluasi pelaksanaan dan efek dari program pemasaran anda tersebut.

Mungkin ada dari anda yang tahu apa kegunaan FGD selain dari 3 fungsi Focus Group Discussion yang saya sebutkan di atas?

(sumber gambar : jmorganmarketing.com)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>