Franchise Edam Burger, Solusi Bisnis Modal Kecil


By on February 20, 2011

Burger… Siapa yang nggak kenal dengan makanan impor yang satu ini. Lapisan makanan terdiri dari roti, daging olahan, selembar keju, selada segar, irisan toma, dan mentimun, mak nyuss rasanya.

Apalagi kalau anda tambahkan saus mayonaise…makin nikmat. Makanya, banyak orang yang nggak pernah bosan dengan burger. Padahal fast food jenis yang satu ini sudah ada di Indonesia lebih dari 10 tahun yang lalu.

Nah, yang saya akan bahas sekarang adalah kesuksesan salah satu market leader di bisnis waralaba burger lokal, Edam Burger.

Menurut saya, Edam Burger relatif cukup dikenal. Franchisor-nya terpercaya. Untuk jenis franchise, modal yang harus dikeluarkan oleh franchises relatif kecil. Cukup dengan mengeluarkan 2,3 juta rupiah, si franchise sudah mendapat konter lengkap.

Anda kenal siapa pemiliknya? Kalau saya nggak kenal, cuman tahu saja :). Nama Owner Edam Burger adalah Made Ngurah Bagiana. Orang asli Bali. Beliau memulai bisnis burger ini dari nol. Perjalanan hidupnya begitu berwarna, bahkan sangat berwarna.

Beliau sempat menjadi tukang cuci, kuli bangunan, kondektur PPD, penjual telur, hingga sopir omprengan pada awal-awal kepindahannya ke Jakarta.

Kecintaannya terhadap usaha burger membuat Made Ngurah Bagiana menghasilkan inovasi spektakuler. Salah satu buktinya adalah Bugil, singkatan dari burger gila.

Bugil memiliki porsi kelengkapan yang sangat menggoda. Ramuan dalam roti bulat itu berisi daging dengan kualitas terbaik, berlapis-lapis keju, daun selada yang segar, tomat, serta mentimun. Ditambah lagi dengan saus dan mayonnaise yang berlimpah ruah.

Selain itu, si pembeli dapat memilih apa saja isi yang diinginkan pada bugil tersebut. Harganya juga tidak terlampau mahal, hanya 19 ribu rupiah saja. Cukup untuk memuaskan para penggemar burger.

Nah, Edam Burger ini menggunakan sistem waralaba yang disebut Franchise Pancasila karena sarat dengan sistem kekeluargaan. Mungkin hal inilah yang membuat Edam Burger berkembang sangat pesat hingga mencapai lebih dari 3000 gerai.

Anda hanya diwajibkan untuk mencari lokasi atau tempat usaha yang strategis, memiliki SDM atau tenaga penjual dan mempunyai sarana penempatan produk seperti tempat penyimpanan daging dan roti.

Dan jika anda menjadi mitranya, anda diwajibkan membeli putus semua bahan baku makanan dari Edam, termasuk pasokan daging yang didapatkan Made dari Kem Foods. Para mitra Edam bisa membeli satu plastik berisi 10 roti burger berikut daging seharga Rp 17.500,00.

Mereka tidak boleh menggunakan roti dan daging lain. “Ini kan terkait dengan kualitas dan pelayanan,” kata Made.

Pada hakikatnya Made sekadar menjadikan para mitranya sebagai pengecer produk-produk roti dan saus produksinya. “Saya kan sudah dapat margin di produksi bahan roti. Saya tidak mau pungut biaya lagi pada mitra,” ujarnya.

Dan sekarang, Made mempunyai pabrik roti di Cibubur, Pondok Gede dan Ciputat untuk memasok Jakarta dan di luar daerah. “Total ada 10 pabrik,” katanya.

Sedangkan target pasar Burger Edam adalah anak-anak dan remaja. Makanya, dia menyarankan para mitra-mitranya untuk mencari lokasi strategis dekat sekolah, kampus, perkantoran atau tempat rekreasi.

Berikut ini saya tuliskan beberapa penghargaan yang pernah diraih Made Ngurah Bagiana sebagai bahan pertimbangan. Siapa tahu anda berminat menjadi mitranya… 🙂

  1. Penghargaan “The Inspiring People” dari Menteri tahun 2006.
  2. Indonesia Small & Medium Bussines Enterpreneur Award ( ISMBEA ) dari Menteri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tanggal 23 Juni 2006.
  3. Penghargaan dari Menteri Kehutanan tanggal 30 Mei 2006 di Pekan Baru, Riau.
  4. Penghargaan International Profesional award dan Interprise 50 UKM terbaik tahun 2003 versi SWA.
  5. Peraih INSPIRING PEOPLE dari MENSOS.

Sudah ada gambaran sekarang? Kalau sudah, sebagai tambahan, anda bisa membaca artikel saya mengenai kiat memilih waralaba. Begitu saja dari saya, ada kurang lebihnya saya mohon maaf. Matur nuwun… 🙂

(sumber gambar : my.opera.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

18 Comments

  1. Mailita

    January 24, 2014 at 22:52

    Selamat Malam Sawadee Pak Made saya baca ada pabrik di ciputat kebetulan posisi dekat apa boleh saya buka krn saya posisi rumah sy ada perumahan bakalan penduduk kk sekitar 300 unit bayangkan posisi rumah saya pak Made

  2. riza trubus

    March 24, 2014 at 05:40

    pak,saya dulu pernah ikutan franchise edam sudah lama sekali,,,sekarang apa masih,jika mau gabung lagi dg edam,sekarang berapa ya kalau gabung franchise,,,dan kalau di solo dimana,dulu di daerah manahan pak,,,saya pingin gabung lagu dg edam,terima kasih, aku punya FB dengan nama RIZA TRUBUS,no hp, 081802563821,terima kasih,saya tunggu,

    • Om Nip-Nip

      March 24, 2014 at 11:40

      @Riza : bisa kontak langsung perwakilannya mbak. Web ini cuman ngulas peluangnya saja, trims

  3. ismadi

    November 18, 2014 at 11:26

    pak made saya ingin bergabung dengan burger edam,tapi saya bingung bisa nggak ya karna tempat saya di makassar.

  4. dhany

    March 10, 2015 at 07:56

    Maaf,bisakah memberi tahu Alamat agen roti edam di wilayah Ciputat.
    Terima kasih….tolong balas ke alamat mmeicydhany@gmail.com

  5. Lili

    May 20, 2015 at 19:29

    Iya Klorin boleh tau lokasi dmn y ciputat y bls k no hp aq aja 02199912024 thx d tunggu sms or tlpn y

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *