Tips Usaha Sukses Buat Mompreneur? Baca Di sini!


By on May 11, 2013
usaha sukses mompreneur

Mencapai usaha sukses bagi seorang mompreneur lebih complicated. Bukan berarti saya meremehkan enterpreneurship seorang pria. Namun dengan menyematkan peran ibu disini, ada beberapa perbedaan yang mendasar.

Salah satunya adalah menempatkannya pada posisi diantara dua tugas. Tugas pertama sebagai seorang ibu rumah tangga, dengan segala kewajibannya sebagai istri dan ibu.

Kemudian seorang wanita berhadapan dengan tugas sebagai seorang pelaku usaha, yang harus menjalankan semua fungsi usaha dari disiplin ilmu bisnis, termasuk fungsi manajemen dan pelayanan pada konsumen.

Dan sudah barang tentu bahwa untuk mencapai usaha sukses, seorang pelaku usaha harus fokus dan mengalahkan rasa takut gagal. Baik untuk mengoptimalkan manfaat produk bagi konsumen, pelayanan konsumen yang baik atau sistem dan fungsi manajemen yang efektif dan efisien.

Seorang mompreneur juga dituntut harus bekerja ekstra dalam menjaga keseimbangan antara kedua peran ini. Tidak jika heran rata-rata mompreneur lebih memilih bekerja dalam rumah agar ia tidak memisahkan “kehidupan kantor” dengan kehidupan utamanya sebagai ibu rumah tangga. Bukan hal yang mudah!

Bayangkan jika Anda yang menjadi seorang mompreneur. Sudah mengurusi pekerjaan rumah seperti mencuci, memasak, menyuapin anak hingga melayani suami, masih harus berkutat pada bisnis yang ditekuni. Dan saya yakin kalau anak Anda buang air besar, pasti mamanya yang suruh bersihin. Begitu sudah mandi dan wangi, “Sini… sini… anak papa. Duh gantengnya !!”

Lanjut, saya akan coba berbagi tips supaya seorang mompreneur dapat menjalankan kedua perannya secara proporsional, sekaligus agar seorang mompreneur mempunyai usaha sukses.

  1. Tetapkan Motivasi dan Hasrat Dalam Usaha
    Jika Anda bekerja dikantor, Anda akan berada dalam situasi yang memaksa Anda untuk bekerja dalam target, meja kerja dan jam kerja yang jelas. Ini membuat Anda terdorong untuk menjaga kualitas kinerja Anda. Namun seorang mompreneur tidak berhadapan secara langsung dengan situasi ini. Bisnis rumahan memberi Anda keleluasaan dalam bekerja. Keleluasaan ini bahkan membuat Anda bisa bekerja di atas kasur tidur Anda sendiri. Tanpa motivasi dan hasrat yang kuat untuk menggapai usaha sukses, yang timbul hanya rasa enggan dan malas. Hal ini jelas akan mengganggu kinerja Anda! Bangun motivasi Anda dan carilah bidang usaha yang sesuai dengan hasrat dan ketertarikan Anda.
  2. Bangun Kantor Anda Dalam Rumah
    Ide bekerja diatas kasur, memang terlihat nyaman. Tapi seperti pisau bermata dua. Bisa membuat Anda terlalu santai dan akhirnya melalaikan kewajiban Anda. Apapun, buatlah meja kerja Anda sendiri dalam rumah. Meski tetap homy, kantor di rumah Anda akan menempatkan Anda dalam situasi kerja. Paling tidak, buatlah sudut kerja jika sebuah ruangan tak memungkinkan. Berkaitan dengan membuat kantor dalam rumah, Anda juga harus menetapkan jam kerja Anda sendiri. Mengatur jam kerja dan menjalankan secara disiplin, perlu Anda lakukan. Keleluasaan dalam usaha rumahan tidak berarti membuat Anda terlalu santai dan tidak memiliki disiplin yang tinggi. Ingat, disiplin adalah kunci bagi pencapaian usaha sukses!
  3. Komunikasikan Konsep Kerja Anda dengan Keluarga
    Komunikasi dengan keluarga adalah salah satu kunci bagi seorang Mompreneur agar mempunyai usaha sukses. Keluarga perlu memahami kapan Anda perlu bekerja, apa tugas-tugas Anda ketika bekerja dan apa target usaha Anda. Penting untuk Anda ketahui bahwa keluarga bisa bekerjasama dengan memberikan waktu bagi sang ibu menyelesaikan pekerjaannya. Atur waktu kerja di saat anggota keluarga lain berada dalam kesibukan mereka, sehingga Anda tidak mengganggu waktu untuk keluarga.
  4. Sediakan Me Time bagi Mompreneur
    Waktu bagi Anda pribadi untuk menikmati hobi, relaks atau kesukaan Anda adalah makna dari konsep me time. Me time bisa menjadi semacam charger bagi Anda yang lelah setelah menghadapi dua peran sekaligus. Tanpa me time, Anda akan terus tergerus oleh rasa lelah dan akhirnya menurunkan kinerja Anda sebelum Anda mencapai “garis finish”.

Tidak mudah kan jadi seorang mompreneur? Anda harus bekerja sekaligus dalam dua peran dengan dua target yang jauh bertolak belakang. Namun dengan upaya yang optimal dan tetap menjaga kedisiplinan, maka usaha sukses bagi seorang mompreneur bukan hal yang mustahil…

(sumber gambar : thevibeagency.wordpress.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *