Mau Penghasilan Tambahan Lainnya dari Usaha Kelontongan? Baca Artikel Ini!


By on May 21, 2013
mau penghasilan tambahan lainnya dari usaha kelontongan baca artikel ini

Sepertinya judul di atas sudah pas ya? Tadinya saya mau tulis “Mau Penghasilan Tambahan?” Baca Artikel Ini!” Lebih menggigit kesannya. Tapi karena yang saya bahas adalah cara mendapatkan penghasilan tambahan bagi Anda yang punya bisnis toko kelontong, makanya saya rubah.

Tapi bagi Anda yang “terlanjur datang” ke sini dan ternyata artikelnya nggak sesuai dengan tema yang Anda cari, no problem. Teruskan membaca. Siapa tahu info bisnis ini bisa menginspirasi Anda…

Usaha toko kelontong grosir biasanya memusatkan penghasilannya hanya dari penjualan barang kebutuhan sehari-hari. Tapi perlu Anda ketahui, dari usaha distributor toko kelontong ini Anda masih berpeluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar penjualan barang dagangan Anda.

Meski penghasilan tambahan ini mungkin tidak bisa memberikan Anda penghasilan yang lebih besar, tapi setidaknya Anda bisa mendapatkan pemasukan lagi tanpa harus repot-repot buka bisnis baru. Apa saja penghasilan tambahan yang bisa Anda dapatkan sembari berjualan barang-barang dagangan utama Anda? Ada 4 cara, ini dia…

  1. Berjualan Limbah Toko
    Semua toko kelontong pasti memiliki banyak sekali limbah. Bisa berupa karung, kardus, stoples hingga kotak karton. Anda bisa menjual barang limbah ini ke pengepul barang bekas. Harganya lumayan untuk menambah pemasukan Anda. Harga kardus ukuran yang besar bisa mencapai 3 ribu rupiah per lembarnya. Untuk sebuah toples bekas, dihargai hingga 3 ribu rupiah per buahnya. Sedang untuk karung, Anda bisa mengantongi 2 ribu rupiah per buah. Kalau di total hasil menjual limbah ini tidak besar. Tapi lebih bagus Anda jual daripada membusuk di gudang.
  2. Berjualan Shake
    Salah satu produk yang sering dijual di toko kelontong adalah minuman instan kemasan sachet. Minuman jenis ini banyak yang cari. Kenapa Anda tidak mencoba menjual minuman seduhan seperti shake misalnya? Modal Anda hanya blender, es batu, gelas plastik serta cup sealer. Blender 1 menit, shake buatan Anda siap dijual. Dari minuman kemasan sachet yang harganya cuman 1000 rupiah, Anda bisa jual 3500 rupiah. Not bad… Kalau repot cari karyawan berkualitas untuk membantu Anda.
  3. Berjualan Pulsa Elektrik
    Anda pernah belanja ke alfamart atau indomart kan? Pas waktu Anda mau bayar belanjaan Anda, pasti Anda akan ditanya seperti ini… “Nggak sekalian pulsanya mas?”. Itu teknik cross sell yang efeknya sangat dahsyat. Dan hebatnya, tingkat keberhasilan teknik ini mencapai 70% hingga 80%. So, mengapa Anda tidak tiru cara ini? Dengan jualan pulsa, Anda akan dapat penghasilan tambahan sekaligus bisa membuat orang datang kembali ke toko kelontongan Anda hanya untuk membeli pulsa, bukan untuk membeli dagangan Anda.
  4. Jasa Pemasangan Gas dan Aqua Galon
    Banyak pelanggan toko yang malas memasang gas ke kompor atau memasang aqua galon ke dispenser. Macam-macam lah alasannya. Ada yang takut tabung gas elpiji miliknya meledak, ada pula yang malas. Jika Anda menawarkan jasa pemasangan barang-barang tersebut, toko Anda mempunyai nilai lebih. Anda bisa menaikkan harga barang plus pasang setidaknya 1000 atau 2 ribu rupiah. Sudah dapat penghasilan tambahan, dapat nilai plus di mata konsumen lagi.

Ngomong-ngomong… saya belum mandi nih. Gerah dan “pliket” rasanya! Saya sudahi dulu ya, mau mandi dulu… Tapi sebentar. Tadi yang “nyasar” ke sini terus tetep ngikutin artikel penghasilan tambahan ini hingga habis masih ada nggak ya? Kalau masih, coba baca artikel-artikel terbaru saya selain artikel penghasilan tambahan ini. Sapa tahu ada yang cocok, he..he..he..

(sumber gambar : startupbisnis.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. Heri Kusdianto

    May 22, 2013 at 13:38

    belum mandi kok curhat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *