Don't Miss

Ternak Kalkun, Usaha Kecil Menengah yang Menguntungkan

By on June 2, 2013

Ternak Kalkun, Usaha Kecil Menengah yang Menguntungkan

Ternak Kalkun, Usaha Kecil Menengah yang Menguntungkan

Saya coba bahas usaha kecil menengah tentang ternak kalkun ya? Namanya juga usaha kecil menengah, jadi saya pilih yang modalnya nggak gede-gede amat. Tapi tenang bro… hasilnya nggak kecil kok. Minimal menengah dan bisa di upgrade jadi besar, ha..ha..ha..

Jadi awalnya gini, beberapa waktu lalu teman saya bertemu dengan saudara jauhnya yang ternyata sedang konsen di bisnis daging frozen. Sempat ngobrol-ngobrol sebentar, kemudian saudara teman saya ini cerita kalau hari ini (hari pas teman saya ngobrol) dia akan mengambil daging kalkun dari peternakan kalkun di Sleman, Jogja utara.

Eh… bentar. Ternyata ada ya, orang ternak kalkun di sana. Saya baru denger nih, ada peternakan kalkun di Sleman. Padahal saya orang Jogja. Parah banget… Maka dari itu, dengar cerita saudaranya teman saya tersebut, saya jadi terinspirasi buat nulis artikel tentang usaha kecil menengah dari bisnis beternak kalkun. Biar bisa jadi inspirasi bisnis buat Anda geto…

Saya teruskan, kalkun sebenarnya tidak asing lagi di Indonesia. Yang asing adalah mengkonsumsi daging kalkun, wkwkwkwkwk… Karena makan daging kalkun memang bukan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia biasanya makan daging ayam lehor apa daging ikan lele, termasuk abon ikan lele-nya.

Mungkin karena kalkun bukan fauna asli Indonesia atau karena daging kalkun kemahalan, kebiasaan makan daging kalkun ini masih janggal di telinga kita, xixixixixi… Tapi Anda tidak perlu berkecil hati. Sekarang, lama-kelamaan budaya makan daging kalkun juga mulai masuk ke masyarakat Indonesia, khususnya di perkotaan.

Lha, budaya makan daging kalkun awalnya ini tidak lepas karena banyaknya komunitas ekspatriat yang mencari daging kalkun untuk mereka konsumsi. Seperti prinsip ekonomi klasik, akhirnya banyak supermarket besar di Indonesia berlomba-lomba menyediakan daging kalkun.

Gara-gara nongol di supermarket inilah pembeli lokal ikut ketularan, pengen coba makan daging kalkun yang konon rasanya sama gurihnya dengan ayam kampung ini… (Lha kalau sama mending makan ayam kampung aja ya, luwih murah… wkwkwkwkwk).

Dari situlah prospek usaha peternakan kalkun ini lumayan bro… Harga jual seekor ayam kalkun segar di supermarket bisa mencapai 350 ribu rupiah per ekor. Kira-kira sekitar 30 ribu an lah perkilo. Permintaan kalkun segar juga lumayan baik. Setidaknya rata-rata satu hari ada 1-2 ekor terjual. Makanya kalkun mentah ini lebih sering Anda jumpai dalam bentuk frozen segar, supaya lebih tahan lama.

Belum lagi permintaan dari pasar Horeka. Contohnya nih, saudaranya teman saya tadi dalam satu minggu harus bisa menyediakan 300 ekor kalkun segar. Dia mensuplai ke berbagai resto dan hotel di Jogja. Meski di Jogja supplier daging kalkun sudah ada, tapi Anda harus tahu bahwa untuk menemukan supplier daging kalkun tidak semudah mendapat supplier daging ayam, bebek atau sapi.

Untuk memenuhi target 300 ekor per minggu saja kadang dia harus menghubungi kota-kota lain. Pasalnya produsen lokal masih terbatas dan rata-rata masih dalam skala usaha kecil menengah. Tapi jangan gara-gara sedikit pemainnya Anda lantas menyimpulkan bahwa usaha ternak kalkun ini susah dan butuh biaya besar. Tidak! Beda dengan usaha kayu gaharu. Seperti judul di atas, usaha kecil menengah jenis ini bisa dilakukan dengan modal nggak terlalu besar.

Yang Anda butuhkan agar usaha ternak kalkun ini bisa dijalankan adalah kadang seukuran 3 x 3 m untuk kapasitas 25 ekor kalkun. Lalu Anda beli bibitan kalkun usia 1 bulan, kemudian Anda besarkan hingga umur 7 bulan. Untuk umur segitu, Anda sudah bisa panen besar dengan harga kalkun di tingkat supplier 300 ribu rupiahan per ekor.

Masalah pakan, tidak banyak perbedaan antara ternak kalkun dengan ternak ayam atau bebek. Anda bisa pakai ampas tahu, sayuran, jagung, beras sampai nasi sisa hari kemaren.

Ada juga beberapa peternak kalkun yang menggabungkannya dengan unggas-unggas yang lain lho. Eniwei, soal usaha ternak unggas gabungan ini, kiat sukses bisnis ini memang sering jadi pilihan agar ternak kalkun jadi lebih efektif dan murah. Soalnya kalkun ini terkenal malas mengerami, jadi banyak para peternak memanfaatkan entok (hewan sejenis bebek) yang memang malas bergerak untuk mengerami telur kalkun. Biasanya si entok ini mengerami telur kalkun bersamaan dengan telur entok.

Enak kan peluang peternakan kalkun ini? Oh iya, hampir lupa… Agar bisa semakin memberi gambaran kepada Anda soal menjalankan usaha kecil menengah ini, coba Anda tengok coret-coret kecil saya tentang ternak kalkun hasil “interview” dari saudaranya teman saya di bawah ini. Siapa tahu Anda serius jadi wira usaha peternakan kalkun.

Modal :

  • Kandang ukuran 3 x 3 m : Rp. 400.000,00
  • Bibitan Kalkun 25 ekor @60 ribu : Rp. 1.500.000,00
  • Pakan 7 bulan : Rp. 1.000.000,00
  • Vitamin : Rp. 160.000,00
  • Total biaya : Rp. 2.660.000,00

Hasil :

  • Penjualan kalkun 25 ekor @300 ribu : Rp. 7.500.000,00

Hmmm… Lumayan juga hasil usaha kecil menengah dari ternak kalkun ini. Bisa buat jackpot alias uang kaget di hari lebaran. So, saya kira ulasan tentang wira usaha ternak kalkun ini cukup dah buat Anda yang lagi cari-cari bisnis ternak yang menjanjikan.

Monggo… silahkan Anda praktekkan ide usaha ternak dan cara beternak atau cara usaha ternak kalkun di atas. Kalau sudah minat, jangan di tunda-tunda ya?

(sumber gambar : www.matogvinnett.no)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

11 Comments

  1. rika

    May 10, 2014 at 09:48

    Mohon bantuannya. Saat ini saya beternak kalkun, tp saya kesulitan untuk menjualnya. Bisakah Anda memberi saya contact person dr saudara teman Anda ini agar bisa saya hubungi untuk menawarkan kalkun saya?

  2. thofek

    June 18, 2014 at 13:28

    mas bisa kasih info tempat jualya, atau saudara teman ny masnya/
    soalnya saya mau jualnya susah,,, udah ada kalkun di rumah tapi bingung jualnya.

    • Om Nip-Nip

      June 19, 2014 at 06:04

      @Thofek : coba saya tanyakan temen saya ya mas. Soalnya beliaunya sekarang sudah pindah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>