Usaha Kreatif dan Peluang Usaha Baru : Bisnis Fotografi Makanan


By on June 4, 2013

Tahukah Anda bahwa sekarang industri kuliner berkembang dengan begitu pesatnya? Saya kurang tahu momentum apa yang menyebabkan usaha kreatif di bisnis kuliner ini makin digemari. Mungkin karena makin hari makin banyak orang yang doyan makan. Tapi yang jelas, peluang usaha baru di bidang kuliner ini terus bermunculan.

Lihat saja berapa buah di tiap harinya resto dan kaki lima baru bermunculan. Mau resto dengan harga makanan selangit atau kaki lima dengan menu merakyat hampir nggak pernah habis. Selalu muncul dengan ide segar dan konsep yang baru.

Perkembangan industri kuliner juga nggak luput dari pantauan media. Majalah dan tabloid kuliner makin banyak saja, baik yang berbentuk cetak maupun yang elektronik.

Buat Anda yang hobinya masak dan tukang makan, so pasti seneng banget sama perkembangan ini. Soalnya Anda sekarang jadi punya kebebasan untuk memilih makanan. Apa saja ada, tidak seperti dulu… terbatas dengan satu dua pilihan saja.

Termasuk pilihan saat Anda hendak mengambil peluang usaha baru. Ada nih, satu usaha kreatif yang kayaknya jarang diambil orang. Padahal peluang usaha baru yang satu ini hasil dari side efek maraknya industri kuliner tadi.

Apa itu? bisnis fotografi masakan!! Bisnis kreatif dan unik ini menawarkan jasa fotografi untuk masakan dan hal-hal yang berkaitan dengan makanan. Usaha kreatif ini potensial banget loh… Prospeknya joss gandos dan masih segar. Duitnya juga segar, ha..ha..ha..

Saya katakan segar karena usaha kreatif bisnis photography makanan ini belum lama muncul di Indonesia. Meski ilmu tentang fotografi masakan atau Food Photography termasuk menu klasik, tapi yang menekuninya dalam bentuk bisnis atau usaha yang prof masih jarang. Nggak percaya? Coba tanya teman Anda yang jago fotografi? Mesti jarang yang serius “main” di dunia ini.

Kayaknya yang memanfaatkan ilmu ini buat bisnis masih dikit, baru ngetrend sekitar 3 tahunan terakhir. “Terus potensialnya dilihat dari mana dok?”… Dari permintaannya lah! Animo pengusaha kuliner yang butuh foto buat masakannya tuh tiap hari makin banyak.

Mau tahu kenapa? Karena yang namanya resto mau tidak mau pasti memajang gambar masakannya di buku menu, di dinding resto dan di papan reklame mereka. Buat daya tarik dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Beberapa blog dan website hingga majalah kuliner juga pasti memuat gambar masakannya sebagai pelengkap menu dan resep yang mereka tampilkan.

Gimana jadinya kalau majalah atau tabloid yang menampilkan resep masakan atau menu makanan nggak nampilin foto masakannya? Hambar rasanya kan? Atau misalkan Anda buka jasa aqiqah atau buka warung nasi goreng kambing kemudian yang Anda pasang gambar ekor kambingnya? Nggak lucu kan? Selain itu, gambar ekor kambing tadi juga menyalahi teori marketing ala Tung Desem.

Gini, di dunia bisnis kuliner termasuk usaha makanan ringan, sebisa mungkin Anda harus mampu merangsang panca indera orang agar alam bawah sadar mereka mengatakan bahwa “Ya ampun… makanan ini kelihatan lezat banget !! Gua makan ah…”. Entah rangsangannya dari indera mata atau indera pembauan. Pokoknya gimana caranya deh…

Bahkan isunya, ada beberapa franchise kuliner barat yang menggunakan parfum berbau makanan yang dimasak pada saat restonya buka. Coba Anda pikir, masak iya ada ayam goreng yang baunya hingga ke jalan raya, wkwkwkwkwk…

Bek to the topik hidayat… Darimana mereka dapatkan semua foto masakan ini? Saya rasa tidak lebih dari 10% chef dan ahli masak punya kemampuan fotografi makanan. Jadi jelas para chef dan para pengusaha kuliner butuhkan jasa fotografer profesional untuk membuat foto masakan mereka agar terlihat “menggoda”.

Jadi jangan heran kalau harga dari jasa dari usaha fotografer makanan bisa mencapai jutaan. Saya aja yang jualan mesin pernah ditawari pemotretan dan video mesin sampai 2 juta rupiah per buahnya. Lha mesin yang saya jual ada belasan je… rempong dah.

Padahal kata temen saya yang pernah jadi muridnya Darius eh Darwis Triadi, memoto masakan itu jauh lebih susah daripada foto-foto yang lainnya. Contohnya jika Anda mau memoto produk es krim, cahayanya benar-benar harus pas. Kalau kepanasan lightingnya atau kelamaan Anda motonya, es cair dah. Tau sendiri kan?

Nah, bagaimana sebenarnya sih caranya menjalankan peluang bisnis fotografi yang kreatif ini? Mungkin beberapa tips dari Jerry Aurum, seorang pakar Food Photography bisa sedikit membantu Anda.

  1. Gadget
    Salah satu modal di usaha fotografer adalah gadget, yaitu  kamera dan perangkatnya, laptop dengan software pendukung dan team work. Walaupun Anda baru menjalankan bisnis fotografi pemula, siapkan dana untuk itu. Tidak perlu mahal… asalkan Anda punya kemampuan, peralatan yang simpel pun bisa memberikan Anda hasil yang memuaskan.
  2. Portofolio
    Buat portofolio dari hasil jepretan Anda. Portofolio adalah hal yang wajib saat Anda memulai bisnis fotografi. Jangan lupa beri watermark dan siaplah berpromosi, terutama di dunia maya.
  3. Promosi via Langsung dan via Blogging
    Promosikan segera karya Anda. Bisa langsung atau dengan blogging. Khusus untuk blogging, cara kedua ini adalah sarana promosi Anda yang sangat efektif. Bisa jadi storage buat portofolio Anda. Sekalian menjalankan bisnis fotografi online gitu.
  4. Pameran
    Jangan ragu untuk ikut berbagai pameran, festival atau event-event yang berkaitan karena karya dan “jadi diri” bisnis photography Anda butuh dikenal banyak pihak.
  5. Profesional
    Satu hal yang utama, klien Anda adalah seorang profesional pada bidangnya. Jadi Anda juga harus bisa menunjukan profesionalitas Anda. Karena hal yang satu ini mempunyai penilaian khusus dimata klien Anda. Biasanya chef atau pengusaha kuliner yang puas dengan hasil jepretan Anda dengan sukarela akan menyebut nama Anda ketika rekannya membutuhkan jasa yang serupa.

Peluang usaha baru yang unik, segar dan inovatif kan? Jangan salah lho, biar bisnis ini terhitung baru, tapi banyak juga nama besar yang sudah mencicipi suksesnya dengan bergelut di usaha kreatif di bisnis fotografi ini. Anda berminat juga kan buat menyusul kesuksesan mereka? So, tunggu apalagi. Segera memulai bisnis fotografi makanan ini dan sharing kesuksesan Anda di sini.

(sumber gambar : www.gamexeon.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *