Hindari 5 Kesalahan Fatal dalam Menentukan Harga Jual Barang


By on June 24, 2013
Hindari 5 Kesalahan Fatal dalam Menentukan Harga Jual Barang

Menentukan harga jual barang selalu menjadi persoalan tersendiri bagi sebagian pengusaha. Bukan hanya para pelaku usaha pemula, “pemain lama” pun kerap kali membuat rangkaian meeting demi menentukan harga yang pas. Anda tahu kenapa mereka mau “berepot-repot ria” untuk meeting sana meeting sini? Jawabannya sederhana. Karena harga bisa menjadi “alat pemanggil” agar pembeli mau “mendekat”.

Harga jual barang juga bisa menjadi salah satu tameng Anda dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat. Tapi yang sering jadi problem, harga adalah penentuan profit Anda. Benar kan? Dan profit (besar) adalah tujuan bisnis Anda. Apa saya salah? He..he..he..

Akibatnya, banyak pengusaha yang terjebak dalam kesalahan-kesalahan. Alih-alih usahanya maju pesat, akhirnya justru “berhadapan” dengan krisis keuangan. Karena masalah itulah saya akan bahas 5 kesalahan fatal yang paling sering dilakukan saat menentukan harga jual rumah. Eh salah… menentukan harga jual barang maksud saya.

  1. Menentukan harga terlalu rendah.
    Saya katakan sebelumnya, tujuan sebuah bisnis adalah keuntungan, benar kan? Lalu kalau Anda hanya punya profit yang mepet, rasanya Anda sedang kerja sosial. Anda akan kerepotan saat “berurusan” dengan break even point. Saya tidak menyuruh Anda punya profit yang kelewat besar. Tidak !! Bukan itu maksud saya. Profit adalah oksigen bagi usaha Anda. Ketika Anda berada di ruangan yang rendah oksigennya, Anda akan sesak nafas. Itu yang akan terjadi pada bisnis Anda. Nggak usah terusik atau panik dengan harga jual barang yang rendah dari pesaing Anda. Biarkan mereka “pelit” dengan profit mereka. Fokuslah pada efisiensi, tapi jangan pernah terlalu “bakhil” dengan profit Anda.
  2. Mematok margin sama rata.
    Setiap produk punya potensinya masing-masing. Beberapa diantaranya bisa memiliki penjualan besar, beberapa tidak. Sebagian bisa Anda lempar pada pasar high end, sebagian lainnya khusus untuk retail di level “bawah”. Jadi, Anda harusnya menentukan margin berdasar karakter masing-masing produk. Jangan sampai semua produk Anda dijual dengan margin yang sama.
  3. Tidak paham perbedaan margin dan mark up.
    Margin adalah prosentasi keuntungan dari harga jual. Sedangkan mark up adalah prosentasi keuntungan dari harga dasar. Tidak lucu kalau Anda mark up harga hingga 50% lalu Anda diskon lagi 40%. Itu namanya sami mawon, Anda berada pada “ruang rendah oksigen”.
  4. Mengabaikan komponen biaya.
    Ketika Anda menentukan harga jual barang, Anda harus tahu terlebih dulu berapa harga dasar barang Anda. Sebuah kesalahan fatal jika Anda menentukan harga jual barang tetapi ternyata harga tersebut tidak mewakili semua komponen biaya barang Anda. Kalau Anda sering mengabaikan komponen-kompenen biaya yang kesannya sepele, ketika terakumulasi dalam beberapa periode, Anda baru akan terasa tahu kalau komponen biaya tersebut “angkanya jadi besar”. Dulu waktu saya jualan kepiting, mulai dari harga beli kepiting, box, ongkos kirim, bensin kendaraan buat ke bandara (saya ambil kepiting di bandara), bayar tiket masuk ke bandara hingga tali rafia saya hitung semua, ha..ha..ha..
  5. Salah menghitung diskon.
    Inilah kesalahan fatal berikutnya. Sebentar lagi musim belanja saat lebaran tiba. Jelas, Anda harus mengikuti arus para kompetitor Anda… bermain diskon. Tapi ingatlah selalu bahwa saat menentukan harga jual barang, berhati-hatilah. Bisa jadi Anda menentukan harga jual barang Anda jauh di bawah harga dasar Anda gara-gara Anda “panas” dengan kompetitor Anda. Anda boleh pasang diskon besar hingga 50% pada produk tertentu yang tingkat penjualannya sangat baik. Anda juga sah-sah saja memotong harga jual barang Anda hingga 70% pada saat cuci gudang. Tapi ingat, hitung dulu !! Belajarlah dari kegagalan Multiply karena ketidakcermatan mereka dalam “menghitung angka”.

Anda pernah mengalami 5 kesalahan tadi? Tidak apa-apa, kesalahan akan memberi Anda kesempatan untuk belajar. Yang terpenting sekarang adalah : segera hindari 5 kesalahan dalam menentukan harga jual barang di atas !!

(sumber gambar : www.goodtoknow.co.uk)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *