4 Teknik Maut Bagaimana Cara Meningkatkan Penjualan Anda


By on July 1, 2013
4 Teknik Maut Bagaimana Cara Meningkatkan Penjualan Anda

Buat Anda yang omset penjualan lagi mentok, berikut ini ada 4 teknik sederhana tentang bagaimana cara meningkatkan penjualan. Tips cara meningkatkan penjualan ini datang dari pakar marketing sekaligus praktisi bisnis, Verner Harnish yang sudah membuktikan teorinya tentang bagaimana meningkatkan penjualan produk.

Mau tahu apa saja ke-4 cara bagaimana meningkatkan penjualan tersebut? OK, tanpa ba..bi..bu… langsung saja !!

  1. Persingkat cycle time dari penjualan Anda.
    Menjual hanya dengan cara klasik dengan menunggu konsumen datang akan memakan waktu yang sangat lama. Ubah pola Anda dengan sistem jemput bola. Strategi meningkatkan penjualan ini terbukti selalu efektif untuk memotong tempo penjualan Anda. Ada banyak cara untuk Anda menjemput bola. Bisa dengan sistem direct selling, menyediakan tim sales promotion di lapangan atau membuat penawaran khusus secara personal ke calon konsumen melalui facebook, twitter atau by phone. Hanya saja ada hal yang perlu Anda perhatikan. Anda akan bersentuhan dengan privasi konsumen, so mereka bisa merasa terganggu. Cari waktu dan pendekatan yang tepat.
  2. Pasang harga dengan PEDE.
    Citra yang selalu melekat pada produk dengan harga tinggi adalah kualitas. Jadi selama Anda yakin dengan kualitas Anda, jangan ragu dengan harga yang telah Anda patok. Kiat meningkatkan penjualan dengan potongan harga sering memberi kesan bahwa produk Anda kurang laku, kurang bagus atau termasuk stok yang lama. Jadi jangan terburu-buru memotong harga barang Anda. Jika memang sedari awal Anda menargetkan pasar ekonomi bawah, seharusnya Anda pasang harga murah sejak awal kan?
  3. Banyak pintu penjualan.
    Rata-rata konsumen bersifat majemuk dengan punya beragam latar belakang, profesi dan lokasi yang beragam meski dari target pasar yang sama. Jadi buka pintu penjualan sebanyak-banyaknya untuk menyentuh seluruh pasar. Semua orang tahu bahwa menggunakan pemasaran online sangat efektif untuk mempertemukan Anda dengan konsumen Anda dimanapun mereka berada. Tapi membuka usaha offline akan memudahkan konsumen Anda untuk lebih yakin akan keberadaan usaha Anda. Selain itu, memakai sistem agen dan mitra bisnis juga akan membuka pasar Anda lebih luas ke kawasan yang jauh dari jangkauan Anda.
  4. Perhatian khusus pada pelanggan.
    Konsumen adalah raja… kata yang selalu saya ulang berkali-kali. Konsumen selalu memiliki ego untuk mendapat layanan dan perhatian Anda. Apalagi jika mereka termasuk konsumen yang loyal. Perhatian ekstra dari Anda akan membuat mereka merasa penting. Ciptakan komunikasi dua arah, sehingga Anda bisa menciptakan hubungan yang lebih personal. Pada sisi lain libatkan mereka dalam usaha Anda, misalkan libatkan mereka untuk mencicipi resep baru atau penawaran khusus produk trial. Mereka akan memberi imbal balik kepada Anda dengan menjadi konsumen yang ekstra loyal. Anda tahu apa efek bagi bisnis Anda jika mereka menjadi konsumen yang ekstra loyal? Baca di sini.

Beberapa teknik meningkatkan penjualan produk di atas mungkin bukan hal yang baru bagi Anda. Tapi tidak ada salahnya Anda mencoba kembali trik meningkatkan penjualan di atas dengan mengadaptasikan sebaik mungkin ke dalam bisnis Anda.

IMHO, cara meningkatkan penjualan di atas cocok untuk Anda terapkan di mana saja, termasuk untuk meningkatkan penjualan toko atau meningkatkan penjualan ritel. Dan hebatnya, Verner Harnish memberikan garansi bahwa cara meningkatkan penjualan miliknya mampu meningkatkan omset penjualan Anda hingga 70% !! Ada pertanyaan?

(sumber gambar : usahaterbaik.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

11 Comments

  1. Bakri

    July 20, 2015 at 05:51

    Thank’s good….

  2. Arie Satryawan

    April 5, 2016 at 09:34

    Artikel yang bagus,saya sedang mencari tips menjemput bola yang baik… dan ketemu disini… thanks gan!

  3. rian

    May 25, 2016 at 09:11

    terima kasih bernabfaat sekali,

  4. Dewilover

    June 20, 2016 at 18:41

    Bagaimana dengan dunia farmasi (medrep) apa jg bs digunakan strategi tersebut

  5. Kiss Proff

    October 12, 2016 at 21:01

    Infonya Sangat Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *