Tidak Ingin Bisnis Anda Bangkrut? Lakukan Pengendalian Hutang Usaha (1)


By on July 16, 2013
Tidak Ingin Bisnis Anda Bangkrut? Lakukan Pengendalian Hutang Usaha (1)

Di masa sekarang, hutang usaha bukan lagi perkara yang tabu. Bagi pengusaha, hutang usaha adalah bahan bakar untuk mengembangkan usaha. Tapi hutang usaha seperti pisau bermata dua. Tanpa melakukan pengendalian hutang, bisnis Anda akan berakhir mengenaskan… pailit !!

Saya akan mengangkat dua kisah nyata “kegagalan pengendalian hutang” dari dua tokoh bisnis yang selama ini menjadi panutan dan teladan bagi pengusaha, termasuk saya. Mungkin saya terlalu lancang untuk membahas “kisah bisnis” mereka di blog ini. Siapalah saya dan apa prestasi saya sehingga berani-beraninya membahas kegagalan mereka.

Tapi dengan segala kerendahan dan keterbatasan ilmu dan pengalaman saya, tujuan saya hanya sekedar untuk mengingatkan. Buat saya khususnya dan buat Anda umumnya. So sekali lagi, maafkan atas kelancangan saya ini…

Contoh pertama adalah nama yang kerap saya sebut dalam blog tercinta ini, yaitu Robert T Kiyosaki dengan Rich Global LLC, salah satu perusahaan beliau. Beliau pernah melakukan kesalahan dalam pengendalian hutang usaha. Walaupun inti masalahnya terlihat berbeda topik pengendalian hutang usaha, tapi ujung-ujungnya sama, yaitu dinyatakan “berhutang”.

Kiyosaki sempat mencicipi meja hijau, pailit dan harus membayar 24 juta dollar pada tahun 2012. Angka ini adalah nilai hutang yang terabaikan selama bertahun-tahun. Robert sendiri tidak melihat keberadaan hutang usaha tersebut. Sepertinya Robert tidak membuat perjanjian yang jelas antara perusahaan beliau dengan pihak lain yang diajak kerjasama. Sehingga dalam persidangan, Robert T Kiyosaki dikatakan “melupakan kewajiban” dan dinyatakan bersalah.

Kisah yang berbeda juga terjadi baru-baru saja dalam perjalanan bisnis Purdi E Chandra. “Juragan”-nya Primagama Grup ini pada tanggal 13 Juni 2013 yang lalu dinyatakan pailit. Saya juga terkejut saat membaca berita tersebut di salah satu media online.

Dan penyebab kehancuran bisnis Purdi E Chandra ini adalah hutang usaha? Ya… Ia karena terbelit hutang usaha dalam jumlah yang sangat besar. Sejak awal, saya merasa kok ada yang “berbeda” dengan cara bisnis yang diajarkan oleh pak Purdi. Beliau selalu mengedepankanpunya konsep bisnis “modal dengkul”… tanpa modal bisa jalan.

Seperti yang telah saya jabarkan dalam artikel peluang usaha tanpa modal, tidak ada usaha yang tidak membutuhkan modal, even though usaha kecil macam tambal ban. Lalu dari mana modal pak Purdi dalam menjalankan usahanya? Modal beliau adalah hutang bisnis. Semua usaha beliau berdiri di atas fondasi utang bisnis.

Dan ketika penghasilan dari bisnis beliau tidak lagi mampu untuk memenuhi kewajiban beliau, siapa yang mau membayar semua hutang tersebut? Hutang usaha sebenarnya bukan sebuah rencana yang buruk. Tapi kalau Anda melakukannya tanpa pengendalian hutang usaha yang tepat, Anda sedang menghancurkan bisnis Anda sendiri.

Well, yang namanya bisnis pasti punya hutang usaha. Entah dari teman yang berbaik hati atau dari supplier bisnis Anda. It’s okay… No probelm. Hanya saja lakukan pengendalian hutang. “Tunggu dulu dok. Dari tadi ngomong pengendalian hutang usaha terus. Lha pengendalian utang usaha itu seperti apa?” Mau tau jawabanya? Baca selengkapnya di artikel pengendalian usaha bagian 2… See you !!

(sumber gambar : ifalutfia.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *