Tidak Ingin Bisnis Anda Bangkrut? Lakukan Pengendalian Utang Usaha (2)


By on July 18, 2013
Tidak Ingin Bisnis Anda Bangkrut? Lakukan Pengendalian Utang Usaha (2)

Mari kita lanjutkan posting tentang pengendalian utang usaha yang lalu. Seperti saya katakan pada artikel tersebut, lemahnya pengendalian utang bisnis bisa membuat perusahaan Anda akan kolaps. Saya nggak nyerem-nyeremin. But this is the fact… Ini kenyataan !!

Well, sekarang saya akan bagikan pengendalian utang usaha agar Anda bisa tahu bahwa Anda termasuk pengusaha yang sadar akan semua utang usaha Anda. Anda juga sadar apa manfaat dan resiko yang akan Anda tanggung dan Anda akan sadar sumber daya mana saja yang bisa Anda jadikan “pegangan” buat membayar utang usaha Anda.

Pokoknya the point is… Anda sadar penuh terhadap kebutuhan Anda akan hutang usaha. Biar nggak bingung, langsung saja Anda baca dalam pengendalian hutang bisnis di bawah ini.

  1. Pahami bahwa hutang adalah kewajiban.
    Sejak awal, Anda harus memperlakukan utang bisnis seperti Anda memperlakukan barang konsumsi. Apa itu? Yaitu Anda beli jika Anda butuh. So, demikianlah utang usaha,… Anda ambil jika Anda perlu. Jadi jangan pernah menggampangkan soal membayar utang usaha. Ingatlah selalu bahwa Anda tidak bisa lari dan hutang harus Anda lunasi seperti Anda harus membayar barang yang sudah Anda beli di warung sembako.
  2. Ketahui rasio keuangan Anda.
    Karena utang usaha harus Anda lunasi, maka tips yang kedua adalah Anda harus bisa memastikan bahwa Anda MAMPU MELUNASI !! Salah satu cara sederhana adalah dengan menghitung rasio antara hutang Anda dengan aset dan penghasilan Anda. Hutang Anda tidak boleh lebih dari 50% dari total aset Anda dan juga hanya berjumlah 30% dari total penghasilan Anda. Paham?
  3. Manfaat harus lebih besar.
    Pada saat Anda memutuskan untuk melakukan utang usaha, pastikan manfaat yang Anda dapat dari utang usaha ini lebih besar dari cicilan hutang Anda. Jauh lebih baik kalau hutang Anda bersifat produktif dan menghasilkan. So, lakukan “pemaksimalan” manfaat utang usaha Anda.Jadikan utang usaha itu aset bisnis Anda, bukan liabilitas…
  4. Teliti dalam setiap perjanjian.
    Membaca dengan teliti setiap perjanjian adalah sebuah keharusan. Ketika Anda mengabaikan isi dari perjanjian, Anda tidak akan pernah tahu apa saja yang sudah Anda lewatkan. Ketika Anda salah paham akan detil kewajiban Anda dalam perjanjian tersebut dan Boooomm…Tahu-tahu tagihan Anda meledak !!
  5. Inventaris semua hutang usaha Anda.
    Bagaimana Anda bisa tahu seberapa besar kewajiban yang harus Anda penuhi kalau Anda tidak tahu kemana saja dan berapa besarnya Anda berhutang? Catat dengan detil setiap aktivitas bisnis Anda yang memiliki unsur hutang. Lupa adalah hal yang wajar, tapi lupa hutang? Anda bisa dituntut orang.
  6. Hindari riba.
    Yang satu ini kelihatannya mustahil ya… Nggak juga sih. Anda bisa utang di supplier barang Anda, Anda bisa utang di investor Anda, banyak tempat utang usaha selain yang berbunga. Tinggalkan riba. Walaupun kesannya berat, tapi percayalah… pasti selalu ada jalan. Insya Allah dengan menghindari riba, usaha Anda lebih barokah dan Anda pun tidak terbelit dengan bunga yang “mencekik” leher Anda.

Itu tadi 6 cara melakukan pengendalian utang usaha agar Anda tercegah dari kata “kolaps” gara-gara hutang bisnis. Semoga bermanfaat…

(sumber gambar : www.merdeka.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *