4 Kriteria Pemimpin yang Ideal Dalam Bisnis


By on July 23, 2013
4 Kriteria Pemimpin yang Ideal Dalam Bisnis

Dalam bisnis, masalah selalu datang silih berganti. Mulai dari kehadiran pesaing, menurunnya minat pembeli hingga persoalan bahan baku dan produksi yang selalu kurang. Sebagai pemimpin dari bisnis Anda, ada kriteria pemimpin yang ideal yang harus Anda penuhi. Dalam menghadapi permasalahan bisnis, Anda perlu jiwa dan karakter yang khusus.

Menurut Eka Sari Lorena Surbakti, Chief Executife dari Lorena Grup mengatakan bahwa kriteria pemimpin yang ideal bukanlah seorang bos yang mampu mengatasi permasalahan di bisnisnya. Tapi seorang pemimpin yang akan mengatasi masalah dalam bisnisnya dengan hati.

Lalu apa beda bos dan pemimpin yang baik? Tidak sulit membedakan antara bos dengan pemimpin. Anda bisa tes karyawan Anda dengan pertanyaan ini. Kalau karyawan Anda bisa menceritakan kehebatan Anda dalam tempo 10 menit bahkan kurang, kemungkinan besar Anda adalah seorang pemimpin. Tapi kalau karyawan Anda kesulitan menemukan kelebihan Anda, maka besar kemungkinan kalau Anda adalah seorang bos.

Bos, hanya orang yang berada pada posisi teratas. Kerjanya cuma menunjuk dan menyuruh. Sangat mudah dijilat, karena memang cenderung suka dipuji dan dilayani. Ketika permasalahan datang, sekonyong-konyong ia akan mengamuk dan menuding bahwa karyawanlah biang keroknya. Tidak peduli apakah karyawan tersebut adalah karyawan yang berprestasi atau tidak. Bos hanya ingin “tahu beres” dan tidak perduli dengan proses.

Kalau pemimpin ideal, beda banget !! Ada 4 kriteria pemimpin yang ideal dalam bisnis menurut Eka Sari. Ciri-ciri seorang pemimpin yang ideal tersebut ia pelajari dari kepemimpinan dan karakter pemimpin sang ayah yang kemudian ia adaptasi dengan gaya pribadinya sendiri.

  1. Memiliki kepercayaan.
    Pemimpin dalam bisnis percaya pada karyawan Anda untuk menjalankan tugas yang telah Anda bebankan dengan cara mereka. Jangan terlalu khawatir Anda akan dirugikan. Sikap percaya ini akan mendorong karyawan lebih menghargai Anda sekaligus menanamkan jiwa inovator dan berani dalam diri mereka.
  2. Empati dan selalu membangun hubungan dengan karyawan.
    Untuk menjadi pemimpin, dilarang keras selalu bersembunyi di balik data dan berkas. Anda berkepentingan untuk membangun hubungan Anda dengan karyawan Anda. Karyawan yang merasa dekat dengan pimpinannya akan tumbuh di jiwanya rasa memiliki. Rasa ini akan memicu kecintaan dan kerelaan mereka untuk bekerja lebih baik dan lebih baik lagi. Mereka akan semakin loyal kepada Anda. Dan ketika terjadi kesalahan, Anda jangan langsung memberikan hukuman kepada mereka. Tapi coba Anda telusuri dengan cermat permasalahan tersebut hingga Anda menemukan alasan mengapa langkah atau cara mereka salah. Kemudian, cobalah untuk mencari solusi bersama.
  3. Menjadi motivator.
    Ketika situasi berubah menjadi keadaan yang penuh tekanan sehingga melemahkan kinerja karyawan, Anda harus siap berada di sisi karyawan Anda. Turun tangan dan tunjukan bahwa Anda juga ikut menanggung beban bersama mereka. Berikan dukungan dan dorongan kepada mereka dan jangan pernah tunjukkan rasa panik di hadapan mereka !! Kepanikan Anda tidak akan membuat kinerja karyawan meningkat.
  4. Terima pendapat.
    Anda memang pemimpin dalam bisnis Anda tetapi Anda bukan yang terbaik. Ide segar tidak harus datang dari Anda. So saat Anda menjadi seorang pemimpin dalam bisnis Anda, buka pintu lebar-lebar dan dengarkan pendapat serta ide cemerlang mereka. Ketika Lorena mengalami krisis karena “serangan” angkutan udara yang murah meriah, ide karyawan merekalah yang memunculkan ELS Ekspress hingga bisa menjadi salah satu “kaki baru” bagi kebangkitan Lorena.

Menjadi pemimpin bisnis tidak gampang, tapi mutlak untuk Anda lakukan. Saya harap dengan mengetahui 4 kriteria pemimpin yang ideal ala Eka Sari tersebut, Anda bisa menerapkannya di bisnis Anda sehingga bisa memberikan perubahan yang positif di perusahaan Anda. Sekian dari saya, bai-bai…

(sumber gambar : www.blog-guru.web.id)

Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *