5 Strategi Jitu Mengoptimalkan Manajemen Arus Kas Usaha Anda


By on July 27, 2013
5 Strategi Jitu Mengoptimalkan Manajemen Arus Kas Usaha Anda

Anda boleh saja memiliki perusahaan dengan omset penjualan hingga ratusan juta dengan teknik pemasaran yang efektif dan produk yang terbaik. Tapi kalau manajemen arus kas Anda “berantakan”, bisnis Anda tidak akan pernah sampai kemana-mana.

Manajemen arus kas adalah pondasi dasar bisnis Anda. Saat manajemen arus kas Anda hancur, robohlah bisnis Anda. Seperti kata Robert Kiyosaki yang pernah saya bahas di artikel 5 pondasi bisnis, arus kas adalah rajanya. Tanpa arus kas, Anda tidak bisa membeli bahan baku, tidak bisa menggaji karyawan, tidak bisa bayar sewa kantor bahkan Anda tidak akan bisa menggaji diri Anda sendiri.

Problemnya adalah, kebanyakan pelaku usaha menjadikan urusan cashflow atau manajemen arus kas berada di urutan terakhir dalam skala prioritas mereka. Yang pertama kali mereka kejar justru penjualan dan promosi. Saking parahnya, ada pengusaha yang skala prioritasnya hanya berkutat pada produk yang sempurna.

Tapi sekali lagi, pernahkah terfikir oleh Anda bahwa besok pagi usaha Anda akan berhenti jika Anda tidak memiliki dana kas yang cukup untuk “membiayai” usaha Anda? Sekalipun omset Anda puluhan juta, Anda tetap butuh dana kas kan? Dan tanpa kontrol manajemen arus kas yang bijak, Anda tidak akan memilki dana kas yang cukup untuk menjalankan usaha Anda. Bukan begitu?

Well, karena pentingnya kontrol manajemen arus kas tersebut, kali ini saya akan berbagi info tentang bagaimana strategi mengoptimalkan cashflow agar nantinya laporan analisis arus kas Anda maksimal.

  1. Buat rencana cashflow.
    Review periodik setiap laporan penjualan dan laporan laba rugi harus Anda lakukan. Baca selalu neraca dan analisa laporan keuangan arus kas bisnis Anda. Operasional perusahaan Anda secara nyata bisa Anda baca dari kedua laporan ini. Setelah itu, Anda perlu membuat perencanaan bagaimana pola cashflow Anda pada periode berikutnya. Pastikan Anda memiliki data yang lengkap terkait semua pemasukan kas dan biaya yang akan terjadi pada periode tersebut. Lakukan juga rencana penagihan untuk memastikan kecukupan dana dalam kas Anda.
  2. Jalankan rencana cashflow.
    Kalau Anda hanya membuat rencana tetapi tidak Anda jalankan, buat apa Anda membuat rencana cashflow? Anda harus disiplin menjalankan rencana Anda sendiri. Lepas semua kebiasaan buruk dalam manajemen keuangan Anda seperti sembarangan menarik prive. Lihat hasilnya dalam beberapa bulan, Anda akan terkejut !!
  3. Share angka dalam cashflow.
    Sudah jadi rahasia umum kalau seorang pimpinan bisnis tidak mau memberikan data cashflow-nya ke sembarang orang. Anda juga demikian kan? Sebagian dari mereka beralasan kalau “angka-angka” di cashflow mereka adalah personal. Saya tidak tahu apakah mereka benar-benar menganggap bahwa angka tersebut personal atau karena takut ketahuan prive mereka terlalu banyak. So, share angka cashflow Anda ke pihak-pihak yang terkait semisal jasa akuntan publik. Dengan men-share angka tersebut, mereka dapat membantu Anda memberikan solusi dan analisa arus kas yang terbaik bagi manajemen arus kas perusahaan Anda.
  4. Jangan ragu dengan keputusan berat.
    Ketika cashflow Anda “menyarankan” bahwa Anda harus berhemat, jangan ragu untuk memotong anggaran Anda. Anda pasti tahu cashflow mana yang “biasa” Anda menopang lifestyle Anda atau menopang biaya-biaya yang tidak urgent. Potong segera anggaran tersebut. Meski kadang berat untuk berhemat tapi percayalah, laporan keuangan arus kas Anda di akhir periode akan membuat hati Anda gembira.
  5. Berhenti memberi pengecualian.
    Kadang Anda terlalu banyak memiliki stok toleransi. Bicara arus kas cashflow sama dengan bicara anggaran. Apa yang sudah ada pada anggaran Anda adalah sebuah harga mati. Toleransi yang berlebihan hanya akan memporakporandakan cashflow Anda.

Bukan strategi yang mudah untuk Anda jalankan bukan? Tapi saya jamin 5 strategi manajemen arus kas di atas sangat jitu untuk mengoptimalkan control cashflow Anda. Strategi manajemen arus kas ini saya kutip dari testimoni CEO besar internasional. Jadi cukup bisa dipertanggungjawabkan untuk Anda jalankan. Sukses buat Anda…

(sumber gambar : www.sudutpandang.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *