Mesin Hammer Mill : Mesin Penepung dengan 5 Kelebihan dan 3 Kelemahan


By on October 1, 2013
Mesin Hammer Mill : Mesin Penepung dengan 5 Kelebihan dan 3 Kelemahan

Setelah “sukses” dengan bahasan artikel mesin industri macam mesin ayakan pasir, kali ini saya akan mengulas kelebihan dan kelemahan mesin hammer mill. “Kok bahas mesin melulu dok?” Ya dong… selain membahas beragam tips bisnis dan peluang usaha, dalam menjalankan bisnis kan Anda perlu beragam peralatan dan teknologi yang berkaitan dengan usaha Anda.

Jadi biar kayak “one stop shopping”, saya berharap Anda bisa menemukan segala informasi tentang bisnis dan investasi berikut mesin-mesin usahanya di sini, di dokterbisnis.net.

Nah, seperti saya katakan tadi, saya akan membahas mengenai mesin hammer mill. Mesin ini memiliki fungsi yang hampir serupa dengan mesin stone crusher atau mesin ball mill. Sifatnya sebagai penghancur material keras. Meski sama-sama memiliki kemampuan penepungan, tapi mesin hammer mill ini lebih efektif dalam membuat format tepung dari semua mesin penghancur lain yang ada. Bisa dikatakan best of the best dari kelas mesin penepung lah…

Namanya saja sudah hammer mill, jadi jelas andalan dari mesin ini adalah keberadaan “hammer” alias martil dalam ruang penghancur. Sebenarnya mesin “hammer crusher” ini bekerja dalam sistem penggilingan, dengan alat berputar dalam kecepatan tinggi yang memiliki 3 – 5 kaki berbentuk martil berujung tajam yang akan memukul material secara bertubi-tubi.

Dan akhirnya, mesin hammer mill ini menghancurkan material hingga menjadi tepung. Efek dari serangan yang cepat dan berketerusan inilah yang menghancurkan materi dengan maksimal.

Mesin hammer mill ini sanggup menghancurkan material keras dari jenis apapun. Mulai dari produk alam seperti batuan dan kayu, material pertanian seperti butir jagung dan kopi hingga material lain seperti cangkang kerang, tulang ikan dan sebagainya. Semakin keras tipe material yang akan diproses maka semakin bergerigi permukaan martil dan semakin tajam ujung martil.

Menariknya, mesin hummer mill ini bisa menghasilkan tepung dengan tingkat kehalusan yang sangat tinggi. Jadi Anda nggak usah heran kalau mesin ini jadi andalan dalam industri penggilingan kopi, pembuatan pelet pakan ternak, pembuatan semen merah sampai press board. Selain faktor kemampuannya sebagai mesin pembuat tepung yang “jagoan”, mesin hammer mill ini juga memiliki beberapa kelebihan lain, antara lain :

  1. Konstruksi mesin cukup sederhana
    Mesin ini terhitung sederhana, tidak rumit dan tidak memakan banyak ruang. Karena kapasitasnya tidak se-raksasa mesin stone crusher, jadi jelas mesin ini juga tidak memakan ruang terlalu besar. Dan karena “kesederhanaannya” tersebut, harga mesin hammer mill (*Anda bisa membacanya dengan harga mesin hummer mill) relatif lebih murah.
  2. Ukuran hasil gilingan fleksibel
    Mesin ini bisa Anda setting sesuai kebutuhan tingkat kehalusan tepung. Setting ini sudah tersedia dalam mesin. Anda bisa mengatur kecepatan putaran mesin martil dan mengatur lamanya putaran mesin.
  3. Menjadi pengaduk
    Sifat memutar pada mesin hammer mill ini membuatnya memiliki sifat mengaduk. Jadi Anda juga bisa mengaduk beberapa bahan material sekaligus untuk membuat semacam adonan. Juga bisa untuk mengolah material tidak keras bahkan sedikit lengket.
  4. Tidak mudah rusak
    Karena tidak terjadi benturan apapun pada ruang pemrosesan, maka mesin ini lebih tahan lama dari mesin ball mill dan mesin stone crusher. Selain itu mesin ini menggunakan bahan stainless steel jadi hampir tidak ada reaksi apapun pada benda asing yang tercampur dengan bahan material keras utama.
  5. Lebih murah
    Pengoperasian mesin hammer mill ini terhitung simpel, sehingga mesin ini tidak memakan tenaga listrik terlalu besar dan tidak memerlukan banyak tenaga operator. Mesin ini juga lebih mudah dalam hal perawatan.

Meski memiliki sederet kelebihan, mesin ini juga memiliki beberapa kelemahan, yakni :

  1. Hasil gilingan tidak rata
    Karena sistem penghancuran mesin hammer mill berasal dari hantaman, so terjadi tanpa bisa Anda atur arahnya. Sehingga hasil gilingan tidak sama rata ukurannya. Anda perlu menggunakan saringan untuk mendapatkan hasil gilingan yang serupa. Tapi pada umumnya mesin hammer mil sudah menyertakan saringan dalam komponennya.
  2. Biaya pasang tinggi
    Walaupun hammer mill machine ini tergolong sederhana komponennya, tapi lebih rumit dalam perakitannya. Jadi perlu biaya yang lebih tinggi untuk merakit mesin hammer mill ini. Apalagi untuk mesin hammer mill yang berukuran lebih besar.
  3. Energi besar pada awal penggilingan
    Pada awal proses giling, mesin ini harus bekerja ekstra keras untuk memecah material pertama kali. Untuk itu, mesin hammer mill ini “dipaksa” menggunakan energi lebih besar di awal dan akan berkurang setelah material mulai halus.

Mau lihat video mesin hammer mill biar lebih jelas? Putar aja film-nya di bawah ini biar Anda tahu bagaimana prinsip kerja hammer mill…

(sumber gambar : www.munsonmachinery.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *