Untung 5 Juta dari Peluang Usaha Kue dan Roti Rumahan


By on October 2, 2013
Untung 5 Juta dari Peluang Usaha Kue dan Roti Rumahan

Punya hobi buat kue? Kenapa tidak Anda salurkan saja ke usaha kue dan roti rumahan? Takut gagal? Tenang… ada contoh pengusaha toko roti yang berhasil kok. Namanya ibu Henry Rossita, nama tokonya toko roti dan kue “Rossita”. Produk dari bisnis kue rumahan milik bu Rossita juga nggak aneh-aneh banget. Ada black forest, isi ayam, roti semir, tawar manis, brownies, bolu, aneka snack, roti kering, mandarin, coklat kacang dan bakery.

Yang menjadi pembeda dari usaha kue rumahan bu Rossita adalah kualitas yang yahud tetapi harganya tetap terjangkau. Mutu dan rasanya tidak kalah dengan roti yang harganya lebih mahal. Contohnya nih, cake, aneka taart, black forest dan bakery berkisar antara 25 sampai 150 ribu rupiah. Range harga tersebut bergantung dengan besar kecilnya roti yang dipesan. Padahal dengan kualitas dan ukuran yang sama, usaha toko kue yang lain menjual dengan harga 300 ribu rupiah. Untuk kue jenis jajan pasar, harga roti dan kuenya berkisar antara 1.500 hingga 2 ribu rupiah. Murah kan?

Selain itu, toko roti Rossita punya roti khas, roti unggulan, yaitu roti pisang. Sepertinya ibu Rossita tahu persis bahwa untuk membuat bisnis roti rumahan miliknya diingat banyak orang, ia harus membuat brand khusus… Istilah marketingnya adalah diferensiasi. Dan bukan omong kosong. Banyak sekali pelanggannya yang mengatakan bahwa roti pisang buatan Rossita ini sangat berbeda dengan bakery lain. “Rasanya benar-benar kena di lidah”, kata para pelanggannya.

Kabar baiknya, bu Rossita mau membagi sedikit tipsnya untuk membuat roti yang mak nyus dan cara bagaimana memulai usaha kue. Kalau kata beliau, bahan dasar untuk membuat roti pada umumnya hampir sama yakni terigu, mentega, gula, garam, telur, dan susu. Terapi perlakuan dalam proses pembuatannya berbeda-beda. Sebagai contoh pembuatan roti tawar manis. Pertama-tama terigu, gula, susu bubuk dan sedikit ragi dicampur menjadi satu.

Kemudian Anda tambah dengan telur dan sedikit air es sambil Anda uleni sampai kalis. Lalu masukkan mentega dan garam, dan Anda uleni sampai elastis. Kemudian adonan Anda diamkan selama 30 menit, setelah itu dikempiskan dan ditimbang dengan berat sesuai kebutuhan kemudian bulatkan dan diamkan lagi sekitar 10 menit.

Giling adonan, gulung sambil dipadatkan dan ditekan lalu giling lagi dan gulung. Letakkan diatas loyang yang diolesi margarin dan dialas kertas roti, diamkan selam 75 menit sampai mengembang, lalu tutup rapat loyang. Terakhir barulah Anda open adonan tersebut selama sekitar 25-35 menit dengan suhu 190 derajat celsius.

Peralatan untuk usaha roti rumahan yang digunakan dalam proses pembuatan roti ini juga mudah didapat. Contohnya mesin roti duduk, open, loyang, mixer, ember, mesin penggiling daging, alat-alat pengaduk dan lain-lain. Mesin open duduk berfungsi untuk memanggang roti dalam kapasitas jumlah yang banyak, tidak seperti open biasa dan mesin mixer digunakan untuk pengaduk bahan-bahan dalam pembuatan roti. Semuanya peralatan usaha kue dan roti rumahan ini bisa Anda dapatkan di supermarket-supermarket atau toko khusus peralatan roti.

Selain peralatan yang berhubungan dengan produksi usaha kue dan roti rumahan, ibu Henny Rossita membeli beberapa etalase yang ia taruh di depan ruang usahanya. Ia menyisakan satu ruang di rumahnya untuk dijadikan tempat display beberapa roti agar orang yang datang ke tokonya bisa mengetahui secara langsung contoh roti yang ia buat.

Bahan bakunya juga gampang di dapat. Ia biasanya membeli dari beberapa pasar tradisional, warung kelontong dan toko bahan kue yang ada di daerah sekitar tempat usahanya. Selain karena letaknya yang dekat dan harganya murah, kualitasnya juga bagus dan terpercaya mengingat ia sudah lama berlangganan di sana. Emang dahsyt peluang usaha kue ini. Semuanya mudah di peroleh. Nggak harus cari sana cari sini…

Sampai saat ini, pelanggan toko roti “Rossita” sudah banyak. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa. Sistem pembayarannya-pun dirasa cocok oleh para pelanggannya. Bu Rossita menerapkan sistem DP, jadi bayar uang muka saat memesan roti, sisanya dilunasi pada saat roti pesanannya sudah jadi. Terlihat mudah kan? Tapi apa yang menyebabkan bu Rossita seakan mudah menjalankan usaha kue dan roti rumahan ini ya?

Ternyata ia sudah malang melintang selama 10 tahun menggeluti peluang bisnis kue ini. Jadi beliau hapal betul seluk beluk bagaimana sebenarnya bisnis toko roti ini berjalan. Dan masalah yang paling sering ia alami hanyalah jika listrik padam, karena proses pengadukan dengan alat mixer membutuhkan tenaga listrik. Tapi bagi Anda yang belum berpengalaman, jangan putus asa. Awal bu Rossita menekuni usaha kue dan roti rumahan ini juga dengan modal nekat. Tapi makin lama pengalamannya makin bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Sekarang tiba saatnya untuk membahas simulasi keuntungan usaha kue dan roti rumahan milik bu Rossita.

Pemasukan

  • Omset : Rp. 500.000,00/hari x 30 = Rp. 15.000.000,00

Pengeluaran

  • Bahan baku : Rp. 300.000,00 x 30 = Rp. 9.000.000,00
  • 4 buah Gas : Rp. 78.000,00 x 4 = Rp 312.000,00
  • Listrik dan air : Rp. 250.000,00
  • Total pengeluaran : Rp. 9.562.000,00

Keuntungan Bersih

  • Rp. 15.000.000,00 – Rp. 9.562.000,00 = Rp 5.438.000,00

Not bad… Lumayan juga kan keuntungan 5 Juta rupiah per bulan buat usaha kue dan roti rumahan? Anda tertarik untuk mengikuti jejak bu Rossita dengan mengambil peluang usaha roti juga? Nggak usah takut. Siapa tahu Anda bisa melebihi beliau dengan membuat usaha pabrik roti…

(sumber gambar : www.kidnesia.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

7 Comments

  1. Catrian

    June 15, 2016 at 13:58

    Kalo sy mendingan bli di Senen trs jual lg lmyn hrg miring misal roti sejenis pizza sy beli 2,400 dijual 4,500 lmyn untung 87.5% blm jenis2 kue lainnya. Hmpir smua jenis roti yg ada di Senen sy jual lg dg keuntungan 63% ~ 124%. Sehingga sebulan bisa mengantongin 9.7 kt (Netto). Alhamdulillah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *