Mesin Blow Molding, Kunci Sukses di Bisnis Kemasan Botol Plastik


By on October 10, 2013
Mesin Blow Molding, Kunci Sukses di Bisnis Kemasan Botol Plastik

Mesin blow molding adalah mesin inti yang perlu Anda miliki bila usaha Anda bergerak di industri pembuatan kemasan botol plastik. Bisnis ini prospeknya sangat cerah, karena botol plastik memiliki kegunaan yang luar biasa banyak. Kemasan minuman? Butuh botol plastik… Obat-obatan? Juga butuh botol plastik… Obat pembersih, sabun, oli hingga kosmetik? Sama saja… butuh botol plastik.

Well, tingginya kebutuhan akan botol plastik mengharuskan Anda (*yang bergerak di bisnis kemasan botol plastik ya…) memiliki mesin blow molding. Bisa saya katakan mesin blow molding inilah kunci sukses usaha kemasan botol Anda. Sebagai “prakata” alias pembuka artikel, saya akan coba jelaskan fungsi dari mesin blow molding terlebih dulu. Siapa tahu ada yang masih awam.

Pada intinya, mesin blow molding ini bekerja dengan memproses plastik menjadi wadah berongga dengan proses panas dan gas. Tiupan gas dan keberadaan cetakan pada tepian mesin pembentuk menghasilkan botol dalam bentuk-bentuk aneka rupa. Pada dasarnya, proses kerja dari mesin blow molding ini merupakan pengembangan lanjut dari cara kerja ekstrusi pipa dengan penambahan mekanisme cetakan dan tiupan. (*saya kok bingung juga dengan kalimat ini ya, wkwkwkwkwk…)

“Apaan lagi tuh dok ekstrusi?” Nah, bener kan? Mesti Anda juga bingung dengan istilah itu. “Bahasa jorok” tadi itu artinya adalah proses pembuatan produk dari plastik. Kan beda nih proses pembentukannya dengan kaca atau logam. Cara pembentukan dari plastik ini namanya ekstrusi. Kemudian bahan baku berupa plastik panas yang akan dicetak memiliki istilah parison.

Parison ini sendiri merupakan hasil cetakan khusus dari plastik sehingga membentuk sesuatu (*kek syahrini aja) yang menyerupai silinder sebagai bentuk dasar dari botol. Untuk membentuk parison ini, Anda membutuhkan mesin tiup parison atau perfom.  Bahan parison sangat banyak mulai dari plastik kualitas tinggi macam polypropylene, polyethylene hingga polycarbonate. Masing-masing plastik memiliki kekerasan, dan masing-masing “DNA” tentu saja membutuhkan tekanan daya tiup yang berbeda

“Lalu bagaimana persisnya cara kerja mesin molding injection ini bos?” Gud kuesien. Berikut ini gambaran cara kerja mesin molding plastik, diistilahkan dengan injection molding process…

  1. Parison diekstrusi di ruang pemroses dalam mesin blow molding. Ekstrusi parison dari atas ke bawah di tengah rongga pencetak.
  2. Setelah tertata di dalam, rongga pencetak akan menutup, sehingga parison akan terjepit ditengah rongga pencetak. Pada saat ini biasanya parison akan dipanaskan ulang dengan infra merah bertekanan sedang untuk memudahkan parison terbentuk sempurna pada saat pencetakan. Pemanasan denga infra merah menjadi pilihan karena tidak terlalu keras, sebab plastik pada umumnya tidak tahan panas, dan panas tinggi justru bisa merusak bentuk dan kandungan kimiawi plastik.
  3. Dari arah atas (ekstruder), parison akan mendapatkan tiupan gas bertekanan tinggi, karena pariosn bersifat lunak, tiupan gas ini akan mengembangkan parison hingga mengenai cetakan. Tekanan gas akan berbeda sesuai dengan bentuk akhir dan bahan baku.
  4. Parison yang sudah mengembang akan membentuk menjadi sesuai dengan bentuk cetakan. Ini karena parison akan melekat pada cetakan. Cetakan ini akan berbentuk sesuai dengan konsep bentuk botol termasuk detil yang akan Anda sertakan dalam botol seperti merek, ulir atau garis- relief atau logo.
  5. Diamkan beberapa detik, kemudian lepaskan cetakan, maka parison tadi sudah berubah menjadi botol sesuai dengan bentuk yang Anda harapkan.

Anda bisa lihat gambar di bawah ini agar lebih mudah memahami proses kerja mesin injection molding ini seperti yang sudah saya terangkan pada poin-poin di atas.

gambar alur kerja mesin blow molding

Prinsip Kerja Mesin Blow Molding


Sudah jelas? Apa masih bingung? (*saya juga bingung, bwahahahaha… ) Nah, ada sangat banyak jenis dari mesin blow molding ini dan pada umumnya pembedanya lebih berdasarkan pada jenis plastik yang bisa diolah oleh mesin blow molding tersebut. Misalnya mesin blow molding yang hanya membuat botol dari PET (polyethylene), karena jenis plastik ini yang paling rentan rusak karena panas. Panas untuk polyethylene biasanya rendah dan justru tidak bisa untuk pencetakan plastik dari jenis lain.

Sementara ada pula mesin yang khusus untuk pemanasan polypropylene karena plastik jenis ini membutuhkan panas tinggi. Namun kini juga hadir mesin blow molding dengan panas yang bisa Anda atur sehingga bisa untuk mencetak ketiga jenis plastik kemasan.

Selain pembedaan berdasar jenis plastik yang dicetak, pembedaan mesin blow molding ini juga bisa berdasar kapasitas produksi plastik. Tapi sebagai acuan, sebaiknya Anda juga memperhatikan sisi efisiensi energi, bentuk mesin (kompak atau tidak) dan maintenance yang mudah.

Dan seperti halnya mesin stone crusher, ada beberapa merek yang beredar di pasaran yang bisa Anda jadikan acuan adalah HZ series produksi China dan WL Series produksi Hongkong. Keduanya tergolong mesin blow molding andalan yang cocok untuk usaha Anda.

Kayaknya sudah dulu ya informasi mengenai mesin blow molding. Saya juga “mblenger” mau nulisnya. Bahasanya teknis banget. Mumet, ha..ha..ha..

(sumber gambar : bismacenter.ning.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

4 Comments

  1. soleh

    March 16, 2015 at 06:55

    Harga mesin blownya brp & power listrinya berapa watt?

  2. heru

    May 6, 2015 at 11:11

    Mesinnya untuk kapasitas produksi berapa ?
    dan untuk harganya berapa ?

  3. Edwin

    March 18, 2016 at 09:20

    Bisa mendapatkan mesin ini yang di bawah 50jt dimanakah? Mohon infonya.

  4. alif

    September 14, 2016 at 11:57

    harga mesin blow yg untuk botol kecil (volume sedikit) tentu beda dengan volyme yg besar ….untuk listriknya untuk volume 300 ml kebawah3200watt …udah cukup untuk ukm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *