Franchise Sempoa : Franchise Lembaga Pendidikan Ini Balik Modal Dalam 3 Bulan !!


By on October 26, 2013
franchise sempoa : franchise lembaga pendidikan ini balik modal dalam 3 bulan !!

Matematika selalu menjadi momok bagi banyak anak-anak. Kerumitan yang harus mereka hadapi dalam pelajaran ini selalu membuat mereka takut. A nightmare kata mereka !! Peluang? Oo ya jelas… Anda bisa membuka franchise sempoa

Sempoa adalah satu dari sekian banyak peralatan berhitung. Sangat tua tapi sangat mutakhir. Masih ingat kan para pedagang cina tempo dulu yang jago banget berhitung? Apa alatnya? Sempoa !! Dan tidak sedikit yang masih bersikukuh untuk tetap berhitung dengan menggunakanan sempoa meski kalkulator sudah tersedia dengan harga yang sangat murah.

Inilah yang kemudian menjadi alasan bagi usaha franchise sempoa untuk memberikan dasar berhitung yang tepat dan cepat bagi anak-anak. Dengan Waralaba bimbel sempoa, anak-anak akan dapat berhitung dengan cara paling sederhana, mudah dan cepat meski pada perhitungan yang rumit sekalipun.

“Berarti ntar anak-anak kemana-mana bawa sempoa dong dok? Nggak seru ah…” Nggak seperti itu gan. Franchise sempoa tidak bertujuan utuk membuat anak bergantung dengan alat berhitung. Nantinya, anak akan berhitung hanya dengan pikiran mereka karena mereka sudah memiliki kemampuan berhitung dengan “sempoa bayangan”. Maut kan?

Apa lagi tuh sempoa bayangan? Sederhananya begini… pada awalnya, anak akan berkenalan dengan metode berhitung dengan sempoa. Tapi lama-kelamaan anak akan dilatih untuk membayangkan sempoa dan berhitung dengan sempoa yang ada dalam bayangan mereka. Cara ini diyakini lebih praktis dan cepat untuk anak, terutama untuk anak usia SD, begitu…

Well, metode sempoa bayangan inilah yang menjadi metode pendidikan di franchise sempoa kreatif Surabaya. Franchise sempoa ini berdiri tahun 2005 dan didirikan oleh Sofan Kudlori, seorang sarjana pendidikan matematika Surabaya yang beralih menjadi seorang franchisor.

Sofan Kudlori bukannya langsung membuat franchise sempoa. Awalnya beliau hanya membuka kursus aritmatika sederhana untuk anak. Hanya metode yang ia pakai adalah metode sempoa bayangan tadi. Tidak disangka minat para orang tua cukup tinggi untuk mengkursuskan anak mereka. Maka Sofan tertarik untuk mengembangkan usaha kursus tadi menjadi franchise sempoa.

Dahsyatnya, franchise sempoa kreatif ini sudah memiliki 70 cabang dengan 15 ribuan siswa yang tersebar di seantero Indonesia. Angka yang sangat menakjubkan mengingat franchise sempoa ini baru berjalan sekitar 7 – 8 tahunan saja. Benar-benar leverage bisnis yang dahsyat…

Lalu bagaimana cara kerja franchise sempoa kreatif ini? Sistem yang dipakai di franchise sempoa kreatif ini adalah semi privat. Satu kelas hanya boleh terdiri dari maksimal 7 siswa. Jumlah murid yang terbatas membuat kelas jadi lebih efektif meski jam belajarnya relatif singkat. Justru bila terlalu lama, Sofan menilai bahwa anak-anak akan lebih mudah jenuh dan akhirnya mengabaikan materi yang mereka terima.

Hasilnya, hanya dalam tempo sekitar 1 – 2 tahun saja seorang anak sudah bisa menguasai dengan baik perhitungan, pengurangan, pertambahan, perkalian dan pembagian yang rumit termasuk sistem pangkat dan sistem akar. Saya aja sudah takut kalau ketemu sistem pangkat dan sistem akar, ha..ha..ha..

Dan untuk mencapai target ini, fanchise pendidikan sempoa milik Sofan melakukan pelatihan bersertifikat bagi para tenaga pengajar mereka supaya “guru-guru sempoa” tersebut bisa memberikan materi sesuai target. Dan hebatnya, franchise sempoa kreatif ini menyediakan semua peralatan yang memenuhi standar pendidikan sebagai penunjang pengajaran mereka.

“Wah dok, kok kayaknya lebih ribet dari franchise minuman ya?” Nggak juga sih… Memang kalau Anda buka waralaba minuman, Andakan tinggal buka booth dan buat racikan seperti yang sudah diajarkan oleh franchisor Anda. Kalau franchise lembaga pendidikan sempoa ini, prosesnya agak lebih panjang. Tapi soal hasil, cukup menjanjikan cuy… Anda lihat saja asumsi pendapatan waralaba bimbel franchise sempoa yang akan saya tulis berikut ini :

Modal Awal :

  • Biaya franchise (termasuk peralatan dan promosi) : Rp. 7.000.000,00
  • Biaya pendidikan pengajar lanjutan : Rp. 300.000,00
  • Persiapan ruang ajar (menggunakan ruang di rumah Anda sendiri) : Rp. 200.000,00
  • Total : Rp. 7.500.000,00

Pendapatan dari uang pendaftaran akan menjadi biaya pembelian peralatan belajar bagi siswa. Pendapatan franchisee adalah dari uang SPP dikurangi gaji pengajar dan royalty fee 5% dari omset. Jadi dengan asumsi siswa total 30 anak dengan tenaga pengajar adalah Anda sendiri, maka perhitungan franchise pendidikan anak sempoa kreatif adalah sebagai berikut…

Pendapatan :

  • Penerimaan SPP  (30 x Rp. 120.000,00) : Rp. 3.600.000,00
  • Pembayaran tenaga pengajar : Rp. 0,00
  • Royalti fee (5 % x Rp 3,6 juta) : Rp. 180.000,00

Keuntungan :

  • Keuntungan Anda / bulan : Rp. 3.420.000,00

Dari hitungan di atas, dalam 3 bulan Anda sudah bisa BEP dari usaha franchise sempoa ini. Potensial kan waralaba pendidikan ini? Well, jika Anda tertarik menjalankan franchise sempoa kreatif milik pak Sofan, Anda bisa mendulang sukses sembari turut andil dalam perkembangan pendidikan putra bangsa. Keren banget pokoknya business opportunity Indonesia yang satu ini…

(sumber gambar : kholexs-lagi.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

5 Comments

  1. Sempoa Kreatif

    November 11, 2013 at 14:16

    Mari bersama mencerdaskan bangsa. Bersama SK kita bisa

  2. Sempoa Kreatif

    June 5, 2014 at 14:41

    lanjutkan perjuangan

  3. indriya kurniati

    March 1, 2016 at 09:15

    Bagaimana cara daftar franchise sempoa?

  4. Yohana Sutanto

    April 29, 2016 at 15:59

    Salam hangat pak sofyan
    Kami punya ruko di sekitar cileungsi, citra indah jonggol.Tertarik utk berbusines ini mohon petunjuk lebih lanjut
    Thanks
    YOHANA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *