3 Poin Penting Dalam Membuat Business Plan Untuk Usaha Online Anda


By on November 1, 2013
membuat business plan

Anda sudah memutuskan dan menentukan model bisnis online dan memilih niche Anda? Oke sekarang tiba saatnya dimana Anda harus membuat business plan atau rencana bisnis.

“Apa dok? Membuat rencana bisnis? Apakah itu perlu dok?” Perlu sekali coy… Apalagi dengan persaingan bisnis online dewasa ini. Membuat rencana bisnis ibarat membuat sebuah peta untuk mencapai tujuan. Maka Anda harus mengetahui tujuan Anda dan dimana posisi Anda sekarang.

Anda harus memikirkan apa langkah pertama yang harus Aanda lakukan dalam membuat business plan yakni : bagaimana cara melakukan langkah pertama itu, apakah Anda melakukan sendiri atau meminta orang lain, dan setelah langkah pertama selesai, apa langkah berikutnya, dan seterusnya.

Dan saat Anda menemui tantangan atau kesulitan, rencana bisnis bisa membantu Anda untuk tetap fokus pada tujuan dan langkah yang harus Anda lakukan.

Membangun bisnis internet sebenarnya tidaklah rumit. Sebelum menjelaskan apa saja yang harus Anda lakukan dalam membuat business plan bisnis online Anda, saya akan menjelaskan bahwa membangun bisnis internet pada dasarnya hanya mengerjakan 3 langkah seperti di artikel saya tentang membangun bisnis online. Apa saja itu?

  1. Membuat konten dan offering. Konten disini berupa artikel, forum, news, post, dll. Offering adalah penawaran produk/jasa, entah milik sendiri atau milik orang lain.
  2. Menampilkan konten atau offering di website. Hal ini entah Anda lakukan di website Anda sendiri atau website milik orang lain dengan cara tertentu sehingga sasaran yang diinginkan tercapai. Sasaran Anda mungkin adalah membuat visitor mengklik iklan Anda, membeli produk yang Anda tawarkan atau lainnya.
  3. Mendatangkan visitor ke website dengan berbagai cara.

Nah, ketiga cara di atas harus Anda rancang dengan cermat. Caranya bagaimana? Caranya adalah dengan membuat business plan. Saya ambilkan rumus sederhana membuat business plan dari Hianoto dan Sukarto ya…

Membuat Business Plan Untuk Bisnis Internet Anda

Rencana bisnis sebenarnya tidak perlu terlalu kompleks. Apapun model bisnis yang ingin Anda lakukan, poin-poin yang perlu dimasukan dalam bussiness plan kurang lebih adalah sama. Disini kepraktisan dibandingkan kesempurnaan mungkin lebih baik dalam membuat rencana bisnis online. Poin-poin bisa berubah atau bertambah di kemudian hari jika memang diperlukan.

Poin 1. Business Summary

Pada bagian ini, Anda menjelaskan bisnis Anda secara singkat, apa yang dikerjakan oleh bisnis Anda, bagaimana bisnis Anda menghasilkan rev-enue atau penghasilan, siapa target pasar Anda, dan apa tujuan atau sasaran yang ingin dicapai. Jadi seandainya Anda ingin membuat toko online yang menjual lingerie atau pakaian dalam wanita, di bagian ini, Anda bisa menuliskan kalimat sebagai berikut:

Membuat toko online yang menjual lingerie atau pakaian dalam untuk pasar Indonesia, terutama untuk kalangan menengah atas. Lingerie yang dijual adalah produk import bermerek dari Hongkong dan China. Marjin profitnya diatas 30 persen untuk setiap item. Tujuan atau sasaran yang ingin dicapai adalah menjadi tempat tujuan utama dalam membeli lingerie secara online di Indonesia.

Poin 2. Competition Analysis

Di bagian ini, Anda menulis hasil analisis Anda terhadap semua kompetitior utama Anda. Dalam bisnis, untuk unggul, Anda perlu menjadi pionir atau yang lebih baik daripada pesaing Anda. Maka, Anda perlu menganalisis dan mempelajari kompetitor Anda antara lain dalam hal-hal berikut ini:

  • Kualitas produk yang mereka jual
  • Siapa target pasar mereka
  • Cara mereka menampilkan produk di website
  • Apakah cara mengorder barang mereka mudah dan sederhana ataukah sulit dan membingungkan?
  • Konten atau penjelasan apa saja yang mereka berikan?
  • Bagaimana mereka membangun kepercayaan pengunjung agar mau membeli?
  • Apakah ada testimoni dari customer?
  • Apakah ada garansi uang kembali (money back guarantee)?
  • Bagaimana kualitas tanggapan dan layanan customer service mereka terhadap pertanyaan prospek atau pengunjung mereka?
  • Apakah ada nomor telepon yang bisa dihubungi?
  • Apa kelebihan toko online kompetitor A dibandingkan dengan kompetitor lainnya?

Semua informasi ini sangat berguna dalam menyusun bagian berikutnya.

Poin 3. USP (Unique Selling Proposition)

Setelah melakukan analisa mendalam terhadap pesaing, Anda perlu menentukan USP bisnis Anda. Apa itu USP? USP adalah cara Anda untuk lebih unik, lebih unggul, dan lebih diingat oleh orang lain daripada pesaing Anda. Kalau Anda tidak punya USP, Anda berarti sama saja dengan orang lainnya. Dalam bisnis, jika Anda tidak berbeda dari yang lain, nasib Anda hanya satu, yaitu dilupakan! Camkan pelajaran bisnis dan marketing yang sangat penting ini!

Setelah menentukan USP bisnis Anda, jika misal Anda berminat membangun toko online maka Anda perlu mengomunikasikannya di website Anda sehingga prospek dan pengunjung mengetahui keunikan toko online Anda. Tidak ada gunanya menetukan USP tetapi prospek atau pengunjung website Anda tidak mengetahuinya.

Wahh… banyak banget ya dok.. Santai saja coy, tidak usah terburu-buru. Poin membuat business plan untuk rencana pembangunan website Anda akan saya jelaskan pada artikel selanjutnya… Rehat dulu biar nggak stres bacanya..hahaha…

(sumber gambar : katapengusaha.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About P3nO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *