Mesin Offset Printing Vs Mesin Digital Printing : Mana yang Lebih Baik?


By on November 2, 2013
Mesin Offset Printing Vs Mesin Digital Printing : Mana yang Lebih Baik?

Mesin offset printing vs mesin digital printing… mana yang paling baik ya? Bila pertanyaan di atas Anda ajukan 8 tahun yang lalu, sudah pasti jawabannya adalah mesin offset printing. Banyak brosur penawaran dan alat promosi yang sejenis dicetak menggunakan mesin offset printing. Tapi bila pertanyaan tersebut Anda ajukan sekarang, rasanya perlu sedikit waktu untuk menjawabnya.

“Kok bisa begitu dok?” Karena dari masa ke masa, kualitas hasil cetakan dari mesin offset printing di jamin maut… nomer wahid di dunia percetakan. Jadi kalau dulu Anda punya usaha percetakan dan memiliki mesin ini, well kemungkinan besar usaha Anda pasti ramai.

Tetapi sekarang, perkembangan teknologi bisa “menyulap” mesin digital printing mempunyai hasil dengan kualitas yang tinggi. Anda bisa lihat akhir-akhir ini usaha percetakan dengan menggunakan printer digital muncul bak jamur di musim hujan. Hampir di setiap kota besar selalu ada usaha yang menawarkan jasa cetak spanduk dengan mesin cetak spanduk digital.

Tapi sebelum saya membandingkan kedua jenis mesin cetak ini, saya akan berikan gambaran dulu kepada Anda apa itu sistem cetak dengan mesin offset printing dan apa itu sistem cetak dengan digital printing. Setuju? Okay, saya lanjutkan…

Mesin offset printing adalah sebuah alat cetak yang bekerja untuk dengan volume ang tinggi. Cara kerjanya menggunakan plate alumunium atau film berisi gambar induk yang akan Anda cetakan ke sebuah media. Dalam proses cetak, plate ini tidak langsung mengenai media, tapi dengan perantara blangket yang berfungsi untuk melindungi media dari paparan warna berlebihan.

Satu buah plate berisi satu buah dokumen dan satu warna. Jadi bila Anda menggunakan banyak warna dalam sebuah dokumen, maka Anda memerlukan banyak plate. Soal kualitas, hasil cetak mesin offset printing sudah pasti berkualitas tinggi, tajam dalam warna, akurat dan tahan lama.

Berbeda dengan mesin digital printing. Anda pernah kan mencetak misal surat penawaran dengan mesin printer yang ada di rumah atau kantor Anda? Nah, prinsip kerja mesin digital printing 100% sama dengan mesin printer di rumah atau di kantor Anda. Hanya saja mesin digital printing mampu bekerja lebih cepat, lebih massal, lebih tajam dalam detil dan bisa menghasilkan warna dan lebih akurat.

Dan proses perancangan sepenuhnya Anda lakukan dengan komputer, kemudian Anda siapkan media pada mesin digital print dan selanjutnya siap Anda cetak. Pendek kata, mesin ini bekerja dengan sistem komputerisasi sepenuhnya sehingga tidak memerlukan proses panjang. Jadi kalau Anda mau buat iklan yang akan ditempel di papan reklame, gampang lah proses pembuatannya dengan mesin digital printing ini.

Pertanyaannya sekarang adalah proses cetak mana sih yang sebenarnya lebih baik? Mesin offset printing atau mesin digital printing? Untuk menjawab pertanyaan tersebut Anda bisa lihat perbandingannya pada tabel berikut ini :

Mesin Offset Printing :

  • Proses lebih panjang
    Karena Anda perlu membuat dulu cetakan plate per warna dan per lembar dokumen satu persatu. Menyiapkan blanket khusus masing-masing baru bisa melakukan proses cetak. Proses cetak juga lebih lama karena Anda perlu mengganti plate berkali-kali sesuai kebutuhan dokumen.
  • Cocok untuk eksemplar besar
    Karena biaya pembuatannya bersifat biaya tetap. Satu kali buat plate untuk tidak terhingga. Jadi semakin banyak eksemplar justru biaya per eksemplarnya semakin kecil. Hingga bisa anda bermaksud mencetak buku dalam jumlah sangat banyak mesin offset printing lebih baik.
  • Lebih berkualitas
    Meski kini dari sisi kualitas tidak lagi jauh berbeda, tapi hasil cetak mesin offset printing bisa lebih tahan lama dan tidak cepat pudar.
  • Bekerja pada media bertekstur
    Berkat kehadiran blanket sebagai perantara pencetakan, maka hasil cetak mesin offset printing bisa lebih halus sekaligus tajam dan detil.  Keberadaan  blanket ini membuat mesin ini tetap efektif meski mencetak pada kertas tipis, kertas bertekstur hingga kertas super tajam dan kertas glossy dengan hasil kualitas yang tetap sempurna

Mesin Digital Printing :

  • Proses lebih singkat
    Karena di sini Anda hanya perlu membuat desain di komputer, mengatur ketersediaan tinta dalam mesin digital print, memasang media dan mencetaknya dengan mudah.
  • Cocok untuk cetakan terbatas.
    Berbeda dengan mesin offset printing, biaya produksi mesin ini dikenakan perlembar. Bila Anda bermaksud mencetak dalam jumlah terbatas, maka biaya produksi mesin digital lebih menjadi lebih murah, tapi bila Anda mencetak untuk jumlah eksemplar besar, maka biayanya jadi lebih mahal dibandingkan dengan mesin offset printing.
  • Kualitas sedikit di bawah
    Secara umum, hasil cetak digital printing tidak sedetil dan setajam kualitas mesin offset printing. Tapi kini dengan perkembangan teknologi, digital printing mampu menghasilkan dokumen dengan ketajaman yang sama. Hanya saja tidak seawet hasil mesin offset printing.
  • Hanya mampu bekerja pada media tertentu
    Tidak semua kertas bisa meneriman paparan waran cengan cara digital printing dengan baik. Beberapa kertas justru akan bleber  atau justru tidak tercetak. Ada pula mesin digital printing yang bisa bekerja pada media kain kaos, tapi tidak awet dan kadang terkelupas.

Jadi mana yang menurut Anda lebih baik dan tepat jika Anda ingin mencetak kartu nama? Mesin offset printing atau mesin digital printing? “Kok malah tanya ke saya sih dok?” Iya… lha saya juga bingung ngejawabnya je, ha..ha..ha..

(sumber gambar : pinkcode.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *