Peluang Bisnis Indonesia : Ide Franchise Minuman Indonesia, Dawet Ireng


By on November 2, 2013
Peluang Bisnis Indonesia : Ide Franchise Minuman Indonesia, Dawet Ireng

Info peluang usaha 2013 dan Peluang Bisnis Indonesia – Selama ini usaha waralaba-waralaba minuman kerap mennyajikan minuman made in luar negeri. Contohnya minuman bubble ala Taiwan atau minuman milk shaker ala Amerika. Sekarang saatnya beralih ke franchise minuman Indonesia, dawet ireng…

Anda tahu dawet ireng kan? Dawet ireng ini adalah salah satu dari sekian varian minuman jenis dawet dan cendol di Indonesia. Dan minuman dawet ini sudah diakui sebagai minuman khas Indonesia dan masuk dalam daftar minuman terenak menurut salah satu majalah kuliner dunia. Sayangnya saya lupa nama majalahnya. Tapi keren kan?

Nah, khusus untuk dawet ireng, minuman ini belum terlalu terekspos. Padahal diferensiasi dari produk ini dibandingkan dengan produk dawet yang lain terletak di warna hitam dawetnya. Warna hitam tersebut di dapat dari pewarna alami berupa air dari hasil rendaman abu pembakaran jerami. Di Indonesia biasa dikenal dengan nama air merang. Anda tahu kan ari merang? Good…

Penggunaan pewarna merang ini ternyata memiliki khasiat yang menakjubkan. Ia mampu mendinginkan, menurunkan panas dalam, meredakan radang dan melancarkan pencernaan. Makanya kalau Anda minum dawet ireng ini pasti terasa lebih segar dari minuman dawet hijau biasa.

Cuman, minuman dawet ireng belum tersebar seperti minuman dawet hijau. Anda hanya bisa menemukannya di sepanjang jalur utama Purworejo hingga Kebumen. Penjualan dawet ireng di kota-kota lain masih dalam jumlah yang sangat terbatas. Inilah potensi yang bisa Anda garap… ide bisnis terbaru ini terbuka lebar cuy !!

“Okay bang… peluang bisnis Indonesia yang satu ini memang cakep. Tapi perhitungannya gimana?” Sebagai pembanding saja, seorang penjaja dawet ireng di jalur Purworejo – Kebumen bisa punya omset mencapai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per hari. Mereka bisa mengambil keuntungan bersih setidaknya 20%.

Artinya mereka bisa mengantongi 60 ribu rupiah per hari dengan rata-rata penjualan 100 porsi. Padahal untuk membuka sebuah kios kaki lima penjaja dawet ireng, modal yang dibutuhkan hanya Rp 600 ribu-an saja. Dan jika minuman dawet ireng tersebut Anda bawa ke kota besar kemudian Anda franchise-kan, bukan tidak mungkin keuntungan Anda bisa 2 kali lipat !!

Bicara tentang konsep waralaba, model bisnis dengan model franchise minuman Indonesia ini sebenarnya sudah diadopsi oleh para pengelola usaha minuman dawet ireng di kawasan tersebut. Pada umumnya mereka menjual dari sumber produsen yang sama dengan konsep kemitraan.

Mereka juga menjual dawet ireng di kios kaki lima mereka dengan membawa bendera merek dari si produsen. Untuk tiap harinya, penjaja kaki lima ini harus mengambil minuman dawet ireng dari si produsen dalam jumlah tertentu dan menyetorkan uang hasil penjualannya di sore harinya.

Biasanya untuk per 100 porsinya dikenakan setoran oleh si produsen sekitar Rp 220 ribu. Kemudian pihak penjaja akan menjualnya dengan harga sekitar Rp 3.000,00 per porsi.

Nah, jika Anda tertarik untuk menjadi franchisor dengan membuka usaha franchise minuman Indonesia ini, Anda tinggal contek cara “franchise tradisional” kan? Kemudian tinggal Anda kembangkan menjadi sebuah peluang bisnis Indonesia yang benar-benar menguntungkan. Jadilah sebuah franchise terbaru minuman asli Indonesia, he..he..he..

Sebagai penutup dari ide franchise minuman Indonesia ini, jika Anda serius untuk menjadikan minuman dawet ireng ini sebagai peluang bisnis Indonesia, silahkan Anda klik di sini dan klik di sini untuk menambah wawasan Anda tentang seputar franchise. Ok, itu saja, bagaimana… berani mencoba?

(sumber gambar : www.javainspire.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

One Comment

  1. endang sriastutik

    June 28, 2016 at 16:29

    Aku ingin punya usaha sendiri di rumah tapi modal tipis tolong kasih saran. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *