6 Kiat Sukses Berwirausaha di Bisnis Furniture Jati Ala Jokowi


By on November 5, 2013
6 Kiat Sukses Berwirausaha di Bisnis Furniture Jati Ala Jokowi

Sebuah peluang usaha tidak akan berkembang menjadi apapun tanpa aksi yang nyata dan strategi yang tepat. Untuk urusan yang satu ini, Anda bisa belajar dari Jokowi. Bukan dari strategi politiknya, tetapi dari aksi-aksi nyatanya di bisnis furniture jati dan usaha mebel beliau.

Beliau memulai bisnis furniture jati sekitar dua puluhan tahun yang lalu. Ketika itu beliau masih sangat muda dan baru mengawali kariernya di salah satu BUMN di wilayah Sumatera. Mendengar bisnis furniture jati dan mebel milik keluarganya tengah menghadapi pailit, Jokowi nekad resign dan memilih untuk mengelola sendiri bisnis furniture jati milik keluarganya.

Apa yang ia hadapi? Tidak hanya masalah keamanan finansial. Ia harus berjibaku dengan modal usaha yang pas-pasan, sumber daya yang terbatas, tenaga yang kurang terlatih serta persoalan sistem manajemen yang tidak profesional.

Anda bisa membayangkan kan betapa rumitnya kondisi ia saat itu? Gaji tetap sebagai pegawai BUMN ia barter dengan usaha yang mau bangkrut !! Tapi Jokowi berkeyakinan bahwa peluang bisnis furniture jati dan mebel adalah sebuah peluang usaha yang sangat potensial.

Dan ternyata pilihan dia tidak salah !! Kini bisnis furniture jati dan mebel miliknya mampu menembus pasar Internasional. Luar biasanya, mebel produksi pabriknya sudah diterima di 5 benua !! Apa rahasia dan kiat sukses berwirausaha beliau hingga bisnis furniture jati dan mebelnya mendunia?

[sociallocker]


  1. Memulai dari kecil.
    Dengan kondisi hampir tanpa modal plus penjualan yang kecil dan tidak menentu, beliau memilih hanya merekrut 3 orang tenaga kerja saja. Kemudian Jokowi memutuskan untuk terjun langsung ke dalam proses produksi untuk menutupi kekurangan tenaga kerja. Waktu itu Jokowi juga hanya membuka pabrik dalam ukuran kecil supaya tidak memakan listrik terlalu banyak. Ini yang beliau namakan dengan “memulai dari kecil”… Sebuah kiat sukses berwirausaha yang sederhana tapi sangat efektif.
  2. Sebagian besar keuntungan untuk pengembangan usaha.
    Setiap keuntungan yang beliau peroleh hanya sebagian kecil saja yang beliau ambil untuk keperluan pribadi. Sebagian besarnya ia masukan kembali sebagai tambahan modal usaha untuk pengembangan produksi dan promosi. Itu sebabnya meski bisnis furniture jati dan mebelnya tergolong kecil, Jokowi mampu untuk selalu ikut di berbagai event pameran. Benar-benar memperhatikan esensi dari aset dan liabilitas !!
  3. Selalu mengikut pameran.
    Pameran adalah solusi paling jitu untuk menggaet konsumen di industri mebel. Jalan itulah yang beliau sejak beliau mengawali usahanya. Jika hanya mengandalkan konsumen yang datang ke toko mebel beliau, pasti hasilnya sangat terbatas. Tetapi dengan mengikuti pameran, beliau bisa mengenalkan produknya ke lebih banyak orang sekaligus membuka peluang untuk mengambil pasar ke kelas menengah ke atas yang memiliki daya beli lebih baik. Meski mereka selalu menuntut kualitas yang lebih tinggi, tapi marginnya lebih besar. Dan berita baiknya, strategi mengikuti pameran mebel dan furniture bisa membuka peluang untuk menembus pasar internasional. Anda bisa melakukan ekspor furniture. Makanya Jokowi juga tidak segan-segan untuk mengikuti pameran mebel dan furniture internasional di Singapura, Amerika, Eropa, Timur tengah hingga Australia.
  4. Membangun komunitas.
    Jokowi juga berperan dalam pembentukan komunitas pengusaha mebel dan bisnis furniture jati nasional. Komunitas ini dibuat untuk membantu sesama pelaku usaha mebel untuk mendapatkan informasi seputar pameran, bahan baku, peralatan atau informasi pelatihan. Dengan cara ini, Jokowi bisa meng-“upgrade” kemampuan tenaga kerja beliau. Dan bila ada pesanan yang tidak bisa lagi ia tampung, Jokowi akan melemparnya ke sesama anggota komunitas yang ia bangun. Inilah fungsi dari komunitas yang ia bangun…
  5. Mengikuti trend tapi memiliki identitas.
    Menurut Jokowi, dunia mebel hampir sama dengan dunia fashion. Anda akan kehilangan konsumen Anda kalau tidak mengikuti trend. Tapi ingat, walaupun Anda harus mengikuti trend, Anda haru punya ciri khas. Jadi saran dan kiat sukses berwirausaha dari Jokowi bagi para pelaku usaha mebel dan bisnis furniture jati pemula, segera temukan ciri khas dan identitas untuk produk Anda. Bisa ciri khas bahan baku atau ciri khas desain produk Anda.
  6. Gunakan teknologi modern.
    Ketika usaha mebel dan furniture Anda sudah mulai merebut pasar, Anda perlu mengoptimalkan kinerja produksi Anda. Jalan yang paling efektif untuk itu adalah dengan menggunakan mesin-mesin pertukangan modern. Walaupun biaya investasi di awal tinggi, tapi dengan menggunakan mesin-mesin pertukangan modern tersebut akan mengefektifkan kerja Anda dan menekan biaya produksi Anda. Inilah kiat sukses berwirausaha bisnis mebel Jokowi yang terakhir.

Itu tadi kiat sukses berwirausaha dari seorang yang bernama Jokowi, gubernur Jakarta dengan aksi blusukannya yang sangat fenomenal. Seperti yang saya katakan di atas tadi, sebuah peluang tidak akan besar tanpa aksi nyata dan strategi bisnis yang tepat.

Well, jika Anda ingin menjadi “the next” Jokowi di bisnis furniture kayu jati dan mebel, tirulah kiat sukses berwirausaha ala Jokowi di atas agar Anda bisa mengembangkan peluang usaha furniture Anda !! See you…

(sumber gambar : distributormebelfurniture.blogdetik.com)

[/sociallocker]


Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

6 Comments

  1. saiful

    December 1, 2016 at 13:41

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *