7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menjalankan Bisnis Dari Rumah


By on November 13, 2013
7 kesalahan yang sering dilakukan saat menjalankan bisnis dari rumah

Keputusan membangun bisnis dari rumah selalu berawal dari keinginan untuk lebih banyak waktu untuk orang tercinta dan membangun keseimbangan dalam kehidupan Anda. Nyatanya bisnis dari rumah memberi Anda keleluasaan dalam mengatur waktu kerja dan target kerja Anda.

Hanya saja, fleksibilitas ini tidak selamanya seimbang bagi diri Anda sendiri. Ada beberapa hal yang membuat Anda justru terjerumus dalam kesalahan, terutama karena situasi kerja dalam bisnis dari rumah yang sangat berbeda dengan situasi kerja di luar rumah.

Berikut ini 7 kesalahan yang sebaiknya Anda hindari dalam menjalankan bisnis memberi Anda keseimbangan yang lebih baik.

  1. Terlalu banyak berada di rumah
    Bekerja di rumah sepanjang waktu, menghabiskan hari-hari Anda dengan terisolasi dalam rumah setiap harinya, kelihatannya cara yang cukup mengerikan bukan. Bisa kuper Anda nantinya. Apalagi bila Anda menjalankan bisnis ini sendirian, salah-salah Anda bisa jadi orang individualis yang kehilangan kehidupan sosialnya. Luangkan waktu Anda untuk bertemu dengan pergaulan yang nyaman untuk Anda dan bisnis baru Anda ini. Bisa komunitas pelaku usaha rumahan, bisa sekedar arisan ibu-ibu. Anda juga bisa mencoba bekerja di luar rumah untuk sedikit variasi.
  2. Waktu kerja Anda 24 jam 7 hari
    Percuma saja bila Anda ada dirumah tetapi Anda seolah selalu sibuk dengan dunia Anda sendiri. Keluarga Anda tetap tidak mendapat manfaat dari kehadiran Anda di rumah. Apalagi jika Anda adalah seorang IRT, karena bisnis ini merupakan usaha yang cocok untuk ibu rumah tangga jalankan. Jangan jadikan seluruh waktu Anda untuk berada dalam dunia bisnis Anda, karena seorang CEO saja tetap memiliki kesempatan weeked dengan keluarganya. Kenapa Anda tidak?
  3. Jangan biarkan interupsi
    Sekedar anak Anda mengusik dan minta Anda membuatkannya segelas susu sih masih tidak masalah. Tapi kemudian tetangga Anda datang, ngobrol ngalor ngidul. Habis itu mama Anda telepon dan menyita setidaknya 1jam untuk curhat. Setelah itu Anda ternyata sudah harus mengurus setumpuk cucian di rumah dan kemudian memasak makan siang. Kapan Anda memulai pekerjaan Anda? Jadi buat komitmen berapa jam Anda butuhkan untuk bisnis Anda dalam sehari dan jangan biarkan ada gangguan pada waktu tersebut. Bila memungkinkan mintalah kerjasama keluarga Anda untuk itu.
  4. Pasangan berubah status
    Ini kerap terjadi bila bisnis dari rumah ini Anda kelola sendiri. Anda terus sendirian sepanjang hari dan tentu saja Anda adalah manusia, makhluk sosial. Satu-satunya orang yang Anda temui setiap hari adalah pasangan Anda. Dan secara mendadak Anda memposisikan pasangan Anda sebagai rekan bisnis atau konsultasi bisnis Anda. Mungkinkah pasangan Anda menjadi konsultan bisnis Anda? Belum tentu! Karenanya saya lebih menyarankan Anda menjalin hubungan dengan komunitas dalam bidang usaha  Anda atau komunitas pelaku bisnis dari rumah.
  5. Memberikan kebebasan berlebihan untuk karyawan Anda di rumah
    Anda bisa bayangkan bila Anda menemukan karyawan Anda di ujung manapun rumah Anda. Mereka seperti bertebaran hingga ke ruang privat Anda. Mungkin bukan saja Anda yang terganggu tapi pasangan Anda atau anak-anak Anda. Berikan batasan sedini mungkin supaya karyawan Anda mengetahui mana kawasan privat Anda dan mana yang bebas mereka rambah. Pastikan Anda sudah membicarakan masalah batasan ini dengan pasangan Anda.
  6. Pekerjaan yang tidak terorganisir
    Anda mencampur kawasan pribadi Anda dengan kawasan bisnis, inilah awal masalahnya. Akhirnya berkas-berkas tagihan Anda bercampur dengan undangan pernikahan salah seorang kerabat Anda. Anda juga mencampur jam keluarga dengan jam bisnis sehingga Anda asik bertransaksi dengan konsumen Anda di BBM sembari menemani anak Anda belajar. Saya yakin semuanya akan kacau bila Anda eliminasi unsur terorganisir pada bisnis dari rumah. Lakukan administrasi sebagaimana Anda melakukannya pada bisnis dengan kantor, lakukan perencanaan kerja yang tertib sebagaimana Anda menjalankannya di kantoran.
  7. Mencampur fasilitas keluarga dengan fasilitas bisnis
    Anda menggunakan semua fasilitas rumah secara bersama dengan bisnis Anda. Kalau sekedar hal kecil macam tisu sih tidak akan menjadi masalah. Tapi bila sampai karyawan Anda bebas masak mie instant dan mandi di rumah Anda, Anda perlu berhitung secara ekonomis dan memasukannya sebagai unsur biaya dalam bisnis Anda. Karena bila Anda abaikan hal ini, Anda akan mengakui keuntungan yang sebenarnya tidak bersih.

Itu tadi 7 hal yang harus Anda hindari dalam menjalankan usaha di rumah terlebih jika itu merupakan peluang bisnis rumahan terbaru. Hal tersebut akan sangat saya membantu Anda dan membuat bisnis rumahan Anda menjadi sukses. Bagaimana sekarang, apakah Anda siap memulai bisnis dari rumah Anda sendiri?

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *