Ilmu Penting Dunia Bisnis : 7 Strategi Negosiasi dan Teknik Melobi Orang


By on March 5, 2014
strategi-negosiasi-teknik-melobi-orang
Ilmu Penting Dunia Bisnis : 7 Strategi Negosiasi dan Teknik Melobi Orang

Ilmu Penting Dunia Bisnis : 7 Strategi Negosiasi dan Teknik Melobi Orang

Halo mas bro… Enaknya pagi ini saya share lagi tentang “ilmu” strategi negosiasi dalam bisnis dan teknik melobi orang ya? Dalam dunia bisnis, ilmu ini bak perpaduan antara skill dan seni. Hal ini penting ’cause jika Anda beregosiasi tanpa persiapan yang matang, Anda ibarat maju perang tanpa senjata… Bunuh diri !!  

Dan disini saya tekankan, persiapan pra negosiasi memegang peranan penting berhasil tidaknya negosiasi Anda. Tahap ini sangat krusial, penting untuk Anda pelajari dan Anda pahami. So, jangan pernah Anda lewati tahap yang satu ini, okay?

Well, apa saja yang harus Anda siapkan sebelum Anda memenangkan negosiasi Anda? Ada 7 hal yang harus Anda siapkan.

  1. Skala prioritas mas bro !! 
    Pertanyaan pertama yang harus Anda jawab adalah apa yang ingin Anda hasilkan dari negosiasi yang nantinya akan Anda lakukan? Kaitkan dengan target jangka pendek dan target jangka panjang dari bisnis Anda. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menentukan apa saja skala prioritas Anda.
    Contohnya nih, Anda ingin mengembangkan pasar online Anda untuk go internasional. Dan mungkin target ini adalah target jangka panjang Anda. Apa artinya? Artinya Anda perlu memasang target untuk membuat sebuah web internasional agar bisa menjangkau pasar tersebut. Jadi mendapatkan mitra web developer yang terbaik berskala internasional menjadi salah satu prioritas jangka panjang Anda. Kesimpulannya, negosiasi Anda untuk mendapatkan salah satu yang web developer yang terbaik dengan biaya yang setimpal harus mendapatkan perhatian utama Anda, paham?
  2. Pasanglah data-data dengan angka yang realistis.
    Langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah datang untuk menemui lawan negosiasi Anda dengan membawa data angka yang realistis. Mengapa demikian? Karena hal ini akan membuat “posisi” Anda menjadi lebih tinggi. Maksudnya gimana? Saya jelaskan singkat ya. Pahamilah bahwa lawan negosiasi Anda tidak akan membaca detail angka yang Anda berikan. Siapa sih yang tertarik pada data angka yang njlimet? Tapi dengan Anda membawa data-data dalam angka, Anda akan terkesan serius dan profesional. Dan tentu saja angka yang tertera di whiteboard selalu terlihat “wow” dan membuat lawan negosiasi Anda terkagum-kagum. Saya sering banget pake tips yang satu ini, ha..ha..ha..
  3. Bersikap lunak di salah satu sisi brother…
    Negosiasi selalu berarti dengan tawar-menawar. Dan tawar-menawar pasti membuat Anda tidak bisa mendapatkan segalanya. Jadi Anda perlu melepas bagian yang tidak terlalu penting demi hal yang terpenting yang ingin Anda dapatkan. Bingung? Begini, k
    etika mencari seorang web developer adalah prioritas Anda, Anda harus bersikap lunak dengan masalah uang atau waktu. Mau tahu kenapa? Tidak akan mudah mendapatkan seorang web developer terbaik yang mampu bekerja dengan sangat cepat dan bisa Anda bayar dengan harga murah. Secara naluri, Anda ingin mendapatkan seorang web developer yang handal, murah tetapi sanggup menyelesaikan sebuah project dalam waktu cepat. Benar kan? Lupakan hal itu !! Fokus Anda adalah web yang berkualitas. Maka penekanan harga yang murah dan waktu yang cepat harus Anda nomor duakan.
  4. Menentukan batasan.
    Melepaskan dan mengalah adalah bagian dari sebuah negosiasi. Tapi ingat, Anda harus pulang dengan sebuah kemenangan. Nah, keberhasilan strategi negosiasi adalah ketika kedua belah pihak mendapatkan kepentingannya. Jadi, jabarkan secara rinci skala prioritas Anda. Cermati apa yang Anda “harus” dapatkan dari negosiasi tersebut. Jadikan titik ini sebagai batasan Anda. Dan apabila Anda tidak bisa berhasil memenangkan poin penting tersebut, tinggalkan negosiasi ini dan temukan orang yang lain.
  5. Pelajari lawan negosiasi Anda dan Tinggalkan Ego  Bila sejak awal Anda sudah mengetahui karakter, kebutuhan dan tipe kerjasama yang diinginkan oleh lawan Anda, maka sejak awal Anda harus memberikan penawaran yang sesuai dengan keinginan mereka dengan catatan, tidak merugikan Anda. Kalau sudah begitu, janganlah ego Anda menjadi “prioritas pertama dengan bersitegang gara-gara masalah sepele.
  6. Galilah daftar persamaan Bisnis Anda dengan lawan Anda. Ketika Anda mempelajari lawan negosiasi Anda, Anda tentu bisa menemukan persamaan antara dunia bisnis. Apa saja? Bisnis milik Anda dan milik lawan negosiasi Anda. Disini Anda harus melihat persamaan ini sebagai pedoman awal Anda dalam bernegosiasi. Sikap ini akan memberi kesan bahwa Anda tidak hanya mementingkan bisnis Anda sendiri sekaligus Anda akan terlihat mementingkan pihak mereka. Kalau Anda sudah selunak itu, kemungkinan lawan negosiasi Anda masih tidak akan “ngotot”.
  7. Manfaatkan sumber daya Anda.
    Lihat apa yang Anda punya dan jadikan sebagai sumber daya tambahan bagi Anda. Bahasa gampangnya adalah lihat “nilai tambah” Anda dan “pamerkan” dengan cara yang halus. Persis seperti apa yang dilakukan oleh orang-orang marketing di dalam teknik penjualan mereka. Contoh simpelnya adalah Anda punya kekuatan di bidang jaringan bisnis. Tontonkan kepada mereka kelebihan Anda. Tunjukkan bahwa dengan bekerjasama dengan Anda, maka pasar akan terbuka lebih lebar karena jaringan bisnis Anda sudah sangat luas. Strategi negosiasi ini kerap manjur, karena dengan melakukan teknik melobi orang dengan menunjukkan “nilai tambah” Anda akan membuat lawan negosiasi Anda percaya kepada Anda.

(sumber gambar : www.umkmjogja.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

One Comment

  1. harun

    September 20, 2015 at 13:30

    Nice

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *