Mesin Korter Motor : Wajib Punya Jika Ingin Untung Bengkel Anda Meningkat

By on March 6, 2014
Mesin Korter Motor : Wajib Punya Jika Ingin Untung Bengkel Anda Meningkat

Setelah sukses posting dengan artikel kursus bengkel sepeda motor (ngaku-ngaku kali yak), kali ini saya akan bahas khusus tentang mesin bengkelnya, yakni mesin kortel. 

Eniewi, bengkel yang melipatgandakan keuntungannya biasanya adalah bengkel yang memiliki layanan yang komplit mar kempit. Dan salah satu layanan yang untungnya guedeeee adalah layanan turun mesin dan modifikasi. Kalau Anda mau punya layanan yang satu ini, Anda harus punya mesin korter.

Mungkin beberapa dari Anda sudah tahu apa itu mesin korter dan bagaimana fungsinya. Tetapi pasti ada dong, orang yang belum tahu apa itu mesin korter. Well, saya akan jelasin apa itu mesin korter supaya dahi Anda tidak selamanya berkerut, ha..ha..ha..

Mesin korter pada dasarnya sama dengan mesin bubut, karena mesin korter ini adalah mesin dengan sistem bubut yang bekerja pada bidang silinder. Ringkasnya, fungsi utama dari mesin korter adalah menambah ukuran lubang dari bidang silinder. Jadi mesin korter ini bekerja dengan mengikis sisi dalam dari silinder.

Bagian dari motor yang biasanya perlu Anda korter adalah piston. Ada dua alasan sebuah piston perlu digarap mesin korter.


  1. Sisi dalam piston yang aus.
    Karena usia dan pemakaian yang berketerusan tanpa mengenal “welas asih”, sisi dalam silinder piston menjadi kotor, berkerak dan aus. Efeknya fatal, fungsi pembakaran motor berkurang hingga 40%. Inilah yang kemudian biasa Anda kenal dengan istilah turun mesin. Piston ini akan dikorter supaya sisi dalam piston terkikis. Hasilnya adalah ukuran dalam silinder piston akan lebih lebar dan kinerja pembakaran bisa kembali optimal. Selain itu, hasil pembakaran juga lebih bersih sehingga tidak menciptakan asap berlebihan pada knalpot sehingga “ora mbledugi” alias Anda tidak dicap sebagai dewa kabut.
  2. Untuk meningkatkan cc motor.
    Kalau yang satu ini adalah “menu wajib” untuk jasa modifikasi, yakni meningkatkan kecepatan dan kinerja motor. Caranya sama dengan turun mesin, yaitu mengkorter sisi dalam piston. Hanya saja pistonnya tidak selalu dalam kondisi aus. Tujuan utama pengkorteran ini adalah membuat oversize pada piston alias melebarkan ukuran lubang sisi dalam silinder. Dengan ukuran silinder yang lebih luas, maka ruang pembakaran juga akan lebih luas. Dengan demikian kemampuan mesin motor akan terdongkrak. Tapi sisi buruknya adalah cara ini akan membuat motor lebih boros dan lebih berisik.

Sebagai gambaran, di pasaran jasa mengkorter ini nilainya cukup lumayan. Harga oversize ukuran khusus dengan untuk tujuan modifikasi bisa mencapai 300 ribu hingga 500 ribu rupiah. Sedang Untuk jasa oversize untuk mengikis piston yang aus alias turun mesin sekitar 250 ribu hingga 300 ribu rupiah.

Perbedaan harga biasanya tergantung pada jenis motor, ukuran piston, tingkat kesulitan dan tentu saja kualitas kerja mesin korter. Jadi dengan memiliki mesin korter, Anda bisa meningkatkan keuntungan bisnis bengkel motor Anda.

Hasilnya lumayan… Seandainya dalam satu bulan Anda menggarap 3-4 jasa korter, Anda bisa dapat keuntungan kotor sekita 1 juta lebih. Padahal Anda tahu sendiri jumlah motor yang aus pasti akan bertambah, iya kan? “Lha dok, tunggu dulu… Berapa harga mesin korter motor? Mahal nggak?”

Harganya larang pakde, mahal… Sekitar Rp. 7 juta  hingga Rp. 13 jutaan. Tapi masih masuk di akal kok. Tenang saja. Tinggal Anda hitung BEP nya. Setelah itu, hajar dengan iklan koran dan pemasaran internet. Beritahu ke seluruh dunia kalau bengkel Anda punya jasa turun mesin yang handal, ha..ha..ha.. Tapi kalau dana Anda terbatas, Anda bisa cari mesin korter bekas. Harganya bisa turun hingga 40%.

Wokeh, begitu saja. Sebagai penutup, kalau Anda ingin tahu seperti apa cara kerja mesin korter, Anda bisa lihat video berikut ini :


(sumber gambar : motor.otomotifnet.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

7 Comments

  1. adhi

    February 20, 2016 at 22:05

    Brp harga mata poles blok slinder

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *