Dasar-Dasar Pemasaran : Pengertian Target Pasar & Tips Bagaimana Memilihnya

By on March 18, 2014
Dasar-Dasar Pemasaran : Pengertian Target Pasar & Tips Bagaimana Memilihnya

Pengertian target pasar merupakan dasar-dasar pemasaran yang HARUS dan MUTLAK untuk Anda pahami. Anda nggak paham apa itu target pasar, buzzz… bablas !! Lewat sudah semua upaya yang sudah Anda lakukan dalam membangun bisnis.

Kenapa saya bilang “bablas”…? Karena Anda tidak tahu siapa yang akan Anda layani. Pendek kata, Anda mau jual barang atau jasa Anda ke siapa je? Lha wong targetnya aja Anda nggak tahu. Paham kan maksud saya?

Maka dari itu mari kita bahas dasar-dasar pemasaran tentang definisi target pasar dan tips bagaimana memilih target pasar yang baik.

Pertama, pengertian target pasar. Banyak web dan buku-buku yang menjelaskan apa itu pengertian target pasar. Dan payahnya, mereka terangkan secara “rumit” dan “membosankan”. Saya permudah agar Anda paham betul konsep dasar pemasaran yang satu ini…

Target pasar adalah jenis konsumen (bukan orang atau bisnis tertentu) yang ingin Anda layani dengan maksimal.

Mudah kan pengertian target pasar di atas? Mari kita masuk ke pembahasan dasar-dasar pemasaran yang kedua, tips menentukan target pasar. Ada 4 hal yang harus Anda perhatikan :

Tips #1, konsumen yang ingin Anda layani harus “benar-benar ada”.

Anda cari dan riset apakah ada konsumen yang benar-benar menyukai produk atau jasa Anda. Kebanyakan orang hanya percaya dengan apa kata orang. “Katanya si X begini… Katanya si Y begini”. Mereka tidak benar-benar melakukan riset untuk mencari tahu, “siapa sih sebenarnya end-user pasar saya?”

Mau contoh nyata? Bisnis tanaman hias anturium dan konco-konconya. Pernahkan Anda menemui “pengusaha anthurium” yang tahu siapa konsumen yang benar-benar suka terhadap tanaman gelombang cinta yang mereka jual? Pasti tidak kan? Mereka hanya percaya opini yang terbentuk dan tiba-tiba boommmm… Tanaman gelombang cinta tidak laku lagi.

Lalu bagimana cara untuk mengetahuinya? Cara yang paling mudah adalah suruh mereka coba produk atau jasa Anda GRATIS dan tanyakan kepada mereka apakah mereka mau untuk membeli kembali produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Tips #2, Anda mengetahui secara persis siapa dan apa yang mereka inginkan.

Sederhana saja… jika Anda buka usaha jus buah, Anda harus tahu secara detail jus apa yang paling mereka senangi, berapa harga maksimal yang mau mereka bayar, kemasan apa yang paling tidak merepotkan mereka… apakah pakai cup atau gelas plastik… atau hanya pakai plastik biasa dan bla..bla..bla..


Dan sekali lagi pertanyaannya adalah, bagaimana cara mengetahui semuanya? Ya tanya ke konsumennya lah, jangan tanya kepada rumput yang bergoyang. Cukup ada ajukan beberapa pertanyaan ke 30 orang dengan sedikit imbalan, Anda sudah bisa mengira-ira… “Oh, jus yang mereka inginkan seperti itu ya… Okay dah, saya jualan jus itu”.

Tips #3, jumlahnya cukup banyak sehingga layak Anda pilih.

Yang sering jadi persoalan adalah konsumennya benar-benar ada, Anda tahu apa yang mereka inginkan tetapi jumlahnya sangat sedikit. Saran saya, tinggalkan. Pilih target pasar dengan jumlah yang lebih banyak dan menurut Anda layak. Sekali lagi, lakukan riset pasar (lagi).

Bagaimana jadinya jika Anda menjual “Jus wortel campur pisang plus garam dengan kemasan plastik biasa seharga 3 ribu rupiah” dan ternyata yang beli cuman 4 orang dalam sebulan?

Jelas Anda tahu persis bahwa konsumen yang suka jus ajaib tersebut ada. Anda juga tahu persis apa yang mereka inginkan. Tapi kalau yang beli cuman 4, Anda mau bilang apa kepada mertua Anda?

Tips #4, mereka siap dengan apa yang Anda tawarkan dan akan membelinya.

Ini yang paling susah. Kadang Anda punya produk atau jasa yang bagus. Begitu Anda tawarkan kepada mereka, mereka tidak siap dan tidak akan membeli produk atau jasa Anda. Mereka suka produk Anda. Hanya mereka tidak membutuhkannya saat itu. Atau mungkin harga produk Anda terlalu tinggi bagi mereka.

Ini bukan masalah produk atau jasa yang harganya mahal itu tidak laku. Ini masalah “Apakah produk Anda layak untuk mereka beli dengan harga senilai ‘X’ rupiah saat itu juga”… Anda paham kan maksud saya? Jadi sekali lagi saya tegaskan, ini bukan masalah harga mahal atau murah. Tetapi kesiapan mereka untuk membeli produk Anda pada saat itu juga.

Contohnya nih… Anda jualan payung. Harganya murah, kualitasnya… jangan ditanya. Joss gandhos !! Cuman masalahnya adalah payung tersebut Anda jual pada saat konsumen Anda sedang menikmati sejuknya suasana di pegunungan di saat awal musim panas tiba, ha..ha..ha..


Sekarang Anda sudah jelas kan penjelasan saya tentang dasar-dasar pemasaran mengenai pengertian target pasar dan tips bagaimana cara memilihnya? Kalau belum, baca aja buku-buku pemasaran. Soalnya kalau tanya saya dan saya nggak bisa jawab, mesti saya cuman diem plus ngumpet, wkwkwkwkwkwk…

(sumber gambar : www.wisegeek.org)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *