Jenis-Jenis Iklan : Tradisional vs Media Baru, Who’s The Best ? (#1)


By on April 3, 2014

Cara tercepat untuk mengenalkan sebuah produk atau jasa ke calon konsumen Anda adalah dengan beriklan. Ya apa ya? Pasti jawabannya ya, iya kan? ha..ha..ha.. But the fact, terlalu banyak jenis-jenis iklan sehingga tidak semuanya dipahami oleh pebisnis pemula.

Well, kali ini saya akan bagikan kepada Anda jenis-jenis iklan, baik yang “tradisional” maupun yang “media baru”. My target is… (*suwe-suwe kok koyok bahasa vickinisasi ya) Anda paham dan bisa memilih mana jenis-jenis iklan yang paling cocok untuk Anda gunakan dalam rangka memasarkan produk atau jasa Anda, bukan dalam rangka HUT RI.

Langsung saja ke TKP… yang pertama, ini dia macam macam iklan tradisional :

  1. Jenis-Jenis Tradisional Iklan #1 : Televisi (network dan cable)
    Periklanan televisi network adalah jenis iklan yang paling muahaaall. Harga yang paling tinggi ada di waktu tayang utama (prime time) disusul oleh waktu bukan tayang utama. Perusahaan besar biasanya mau dan bersedia untuk membayar iklan yang mahal ini. Alasannya sederhana, dampaknya luar biasa. Lalu bagaimana dengan perusahaan kecil? Anda bisa gunakan televisi kabel (cable) lokal. Mengapa tidak menggunakan televisi kabel nasional? Podo wae mas bro… sama mahalnya dengan iklan di televisi network. Saya beritahu satu rahasia penting… (*rahasia kok diberitahukan ya?) Televisi kabel lokal akan memberikan harga iklan yang kecil, bahkan saking kecilnya bisa dijangkau oleh perusahaan yang sangat kecil. Anda tahu apa itu TV cable? Ya TV yang Anda tahu di jaman sekarang ini. Tapi ingat, menggunakan iklan televisi khususnya TV kabel nasional atau TV network perlu strategi khusus. Meskipun dana Anda kuat karena Anda punya bisnis yang besar dan menguntungkan, Anda tetap harus hubungi orang yang jago alias handal dalam membuat iklan TV. Anda salah membuat iklan TV, hasilnya akan lebih buruk daripada tidak beriklan sama sekali.
  2. Jenis-Jenis Tradisional Iklan #2 : Radio
    Iklan di radio adalah salah satu dari jenis-jenis iklan yang cocok markocok untuk digunakan oleh perusahaan kecil. Mengapa demikian? Karena Anda bisa mencapai audensi nasional atau lokal dengan tarif yang lebih murah dibandingkan biaya periklanan di televisi. Iklan di radio bisa mencapai target sasaran Anda baik pada jam sibuk maupun waktu santai, di saat pulang pergi kerja atau program tengah hari. Anda jangan berpikir bahwa radio adalah barang kuno yang sepi peminat. Pengusaha atau eksekutif muda sangat suka menghidupkan radio saat mereka bekerja atau saat menghidupkan mobil untuk menghadiri satu meeting ke meeting yang lainnya.
  3. Jenis-Jenis Tradisional Iklan #3 : Cetakan
    Anda bisa promosikan produk atau jasa Anda melalui cetakan. Apa yang dimaksud jenis iklan cetakan? Ya semua media yang dicetak bos… Bisa majalah, koran atau surat kabar dan jurnal dagang. Yellow pages juga bisa. Nah, media cetakan ini sangat dahsyat apabila Anda memilih media cetakan yang sesuai dengan target pasar Anda. Maka dari itu, Anda harus melakukan riset pasar. Target Anda ini biasanya baca koran apa, langganan majalah apa dan sebagainya. Jangan sampai Anda pasang iklan di majalah agrobisnis padahal target pasar Anda bacanya majalah otomotif. Bagaimana tips-nya? Baca di sini.
  4. Jenis-Jenis Tradisional Iklan #4 : Periklanan Ekstrem
    Apa itu periklanan eksterm? Yang di maksud dengan periklanan ekstrem adalah periklanan yang menggunakan media billboards (papan iklan), dinding bus, balon udara dan setiap bentuk iklan yang letaknya di luar gedung yang ukurannya guedeee. Jadi kalo brosur yang ditempel di tembok bukan periklanan ekstrem ya. Itu perilkanan minstrem, wkwkwkwkwkw. Nah, periklanan ekstrem ini sangat efektif apabila Anda membuatnya tanpa grafis yang kompleks, tanpa narasi yang panjang dan pesannya langsung dan sederhana. Detailnya bisa Anda lihat di tips membuat iklan poster.

Itu tadi 4 jenis-jenis periklanan tradisional. Sebagai penutup artikel jenis-jenis iklan session 1 ini, ada satu hal penting yang harus Anda ingat. Apa itu? Selalu melakukan riset pasar tayangan televisi apa yang target market Anda tonton, program radio mana yang mereka dengar, apa yang mereka baca, kemana mereka melakukan perjalanan dan dengan sarana transportasi apa yang mereka pakai.

Lakukan riset market yang teliti, baru Anda pasang iklan Anda. Dengan hasil riset pasar yang tepat dan akurat, Anda bisa menghindari kesalahan dalam memasang iklan yang jelas… biayanya sangat tinggi. Lalu bagaimana jenis-jenis iklan menggunakan media baru? Baca selengkapnya di artikel teori iklan #2… Nuwun.

(sumber gambar : risnayu-coratcoret.blogspot.com)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan.So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya.Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *