10 Cara Menyikapi Banyaknya Peluang Usaha Terbaru yang Menggoda Anda


By on May 1, 2014
10 Cara Menyikapi Banyaknya Peluang Usaha Terbaru yang Menggoda Anda

Menepati janji saya untuk memberikan artikel tentang “Solusi Mengatasi Penyakit BADD“, inilah 10 cara menyikapi banyaknya peluang usaha terbaru yang bisa membuat Anda tidak fokus pada bisnis utama Anda :

  1. Tentukan “Bisnis Utama” Anda agar Anda tahu mana “pekerjaan” yang bisa menghasilkan uang untuk membayar semua kebutuhan Anda.
  2. Luangkan waktu setidaknya setengah hari untuk mengurusi bisnis utama Anda tersebut. Sisanya, Anda bisa lakukan untuk bersenang-senang dengan bisnis-bisnis yang lainnya.
  3. Susunlah daftar yang berisi “proyek-proyek” Anda sekarang.
  4. Masukan semua ide baru Anda dalam “daftar terpisah”.
  5. Pisahkan ide baru ke dalam dua tipe : ide untuk memecahkan masalah dan ide yang bersifat kreatif. Keduanya berbeda. Jadi nanti Anda akan tahu ide Anda manakah yang layak untuk Anda jalankan dengan segera.
  6. Mintalah kepada salah satu rekan bisnis, pegawai atau konsultan untuk memberitahu dan mengingatkan Anda untuk “tidak melakukan sesuatu”. Dan ingat, tugas mereka memang memberikan peringatan yang negatif. Jadi Anda tidak boleh marah karena Anda diingatkan untuk tidak melaksanakan ide-ide baru yang menurut mereka “gila” dan mengganggu fokus utama bisnis Anda.
  7. Luangkan waktu secara khusus untuk mengevaluasi dan memprioritaskan proyek baru.
  8. Terapkan jumlah proyek baru yang akan Anda laksanakan dalam waktu tertentu.
  9. Hargai waktu pegawai dan jangan menganggu mereka saat melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan bisnis utama Anda. Karyawan bisnis Anda akan kesal jika tiba-tiba Anda suruh sebuah pekerjaan yang muncul akibat “kejeniusan” Anda di luar jam dan pekerjaan utama mereka.
  10. Jangan tergesa-gesa; Ide besar tidak akan hilang begitu saja. Sabar dan fokus ke bisnis utama Anda.

Mudah kan? Sebagai penutup, saya punya teman dekat selain teman saya yang saya ceritakan di artikel sebelumnya yang menggeluti bisnis online. Dia seorang yang cerdas, cepat dan disiplin terhadap uang dan waktu. Suatu ketika ia ingin mengambil peluang usaha terbaru, yaitu menjual produk-produk hanging organizer.

Karena beliau termasuk orang yang cerdas dan cekatan, dalam beberapa hari semua hal-hal penting yang berkaitan dengan bisnis barunya selesai ia kerjakan. Pada suatu hari, ia mencoba menawarkan barang dagangannya kepada temannya.

Si teman ini tertarik dan ingin menjualkan produk teman saya tadi. Tetapi dari sekian produk yang teman saya tawarkan, orang ini hanya memilih hanging organizer untuk jilbab. Padahal ia bukanlah seorang muslim. Alasannya karena produk yang berbau muslim cepat lakunya. Kemudian dengan secepat kilat, teman saya ini berubah haluan untuk menjual produk-produk yang berbau Islam. Meskipun ia tetap menjual hanging organizer, ia akhirnya juga tertarik untuk menjual kaos muslim anak.

Hikmah apa yang bisa Anda petik dari kejadian di atas? Bahwa seseorang yang cerdas dan cekatan lagi disiplin belum tentu bisa mengatasi penyakit BADD ini. Sekali lagi Anda harus tahu bahwa penyakit BADD ini bisa menjangkiti siapa saja. Senior atau yunior dalam sebuah bisnis bukan jaminan untuk tidak terkena penyakit ini.

Maka dari itu, saya sangat menyarankan untuk Anda khususnya yang punya kreatifitas tinggi untuk menerapkan 10 cara menyikapi peluang bisnis terbaru yang senantiasa menggoda Anda.

Jangan mudah tergiur dengan keuntungan-keuntungan yang bisa Anda raih dari banyaknya peluang usaha terbaru tersebut. Fokuslah pada bisnis utama Anda dan bertahanlah. Ingat, tidak ada pebisnis sukses yang langsung bisa berhasil mengerjakan terlalu banyak bisnis dalam waktu yang bersamaan, camkan baik-baik itu. Selamat siang…

(sumber gambar : thedianerehmshow.org)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

4 Comments

  1. nadya

    May 6, 2014 at 13:37

    bener mas,untuk usaha dengan fokus memang diperlukan. kalo ngga fokus, pasti jadi ngikut ‘arus’

  2. wahyu awaludin

    May 13, 2014 at 05:29

    • Om Nip-Nip

      May 13, 2014 at 07:48

      @Wahyu : mosok? woh… iyo, saya benerin dulu, sorry… ha..ha..ha..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *