Peluang Bisnis Saat Ini yang Sangat Menjanjikan : Usaha Sprei Homemade

By on May 2, 2014
Peluang Bisnis Saat Ini yang Sangat Menjanjikan : Usaha Sprei Homemade

Bagi yang sedang mencari peluang bisnis saat ini yang unik dan cukup menjanjikan, cobalah usaha sprei homemade. Apa yang dimaksud dengan usaha sprei homemade? Sederhana… Anda buat sendiri sprei-nya kemudian Anda jual sprei tersebut. Bukan pesan dari pabrik, buka juga beli dari grosiran. Pokoknya Anda sendiri yang membuatnya.

Bagaimana mekanismenya? Mudah !! Customer Anda bebaskan untuk memilih sendiri bahannya, memilih sendiri ukurannya, memilih sendiri modelnya, setelah itu Anda buat spreinya. Lho, bukannya nanti konsumen harus menunggu? Ya… Konsumen harus “rela” menunggu sprei Anda jadi. Tapi tenang saja, disitulah letak keunikannya. Sprei buatan Anda tidak akan ditemukan di pasaran. Eksklusif dan benar-benar spesial, cocok untuk orang-orang yang anti mainstream, ha..ha..ha..

Mengapa kesan eksklusif bisa muncul di mata calon konsumen yang akan membeli sprei homemade Anda? Karena sprei ini adalah produk dengan nilai originalitas yang sangat tinggi. Dan nilai originalitas inilah yang Anda jual. Jelas, corak pada bahan kain sprei buatan Anda akan berbeda dengan corak sprei yang ada di pasaran.

Anda bisa berikan corak yang elegan, ceria ala remaja hingga corak yang di suka anak-anak dengan warna-warninya. Dan semuanya adalah corak yang benar-benar diingkankan oleh konsumen Anda. Ssstttt… banyak corak yang sangat langka dan unik yang tidak bisa sembarangan ditemukan di pasaran lho. Jadi kalau Anda pintar dalam memilih dan menemukan corak sprei yang unik, produk Anda akan sangat susah untuk ditiru kompetitor bisnis Anda.

Lebih dari itu, sprei homemade juga biasanya memiliki kualitas bahan di atas rata-rata. Pada umumnya, kain yang bisa Anda gunakan adalah kain kelas lokal atau panca, kelas linen atau catra, kelas katun cina atau twill dan terakhir kelas katun jepang atau semi organik. Semua kelas diklaim memiliki kehalusan dan keawetan di atas rata-rata kain sprei yang di jual di toko pada umumnya. Wow !!

Sebagai nilai final dari kesan eksklusif ini, sprei homemade biasanya memiliki ukuran yang lebih besar. Jadi cocok untuk menutupi kasur yang berukuran besar dan lebih tinggi. Kebanyakan sprei hanya memiliki tinggi sekitar 20 cm. Maka sprei homemade ini sengaja dibuat dengan ukuran panjang 30 cm. Dengan nilai final ini, semakin banyaklah diferensiasi produk Anda, benar kan?

Nah, sebenarnya ide membuat sprei custom semacam ini sudah ada sejak 10 tahun yang lalu. Banyak usaha tekstil di kota-kota besar membuat sprei custom untuk dijual kepada “orang-orang” khusus yang membutuhkannya. Mereka menerima pembuatan sprei dengan ukuran khusus dengan bahan yang bebas dipilih sendiri oleh customer.

Tetapi dengan semakin maraknya penggunaan internet, tingginya aktivitas blogging dan peminat sosial media, maka munculah pula ide untuk melakukan penjualan sprei homemade melalui internet. Mereka yang dulunya menjadikan sprei custom ini hanya sebagai tambahan pemasukan dari bisnis tekstil, kini mencoba menjalankannya dengan lebih serius.

Salah satu langkah serius yang biasa mereka ambil adalah dengan membuka jalur grosir untuk para pelaku bisnis reseller. Cara ini akan membuka jalan untuk menembus pasar dengan lebih cepat. Nyatanya sistem ini efektif menjadikan bisnis sprei homemade menjadi bisnis reseller yang sangat populer pada tahun 2013 lalu dan masih sangat potensial untuk tahun 2014.

Anda butuh bukti nyata dari usaha sprei ini? Online shop Violet asal Jogja misalnya. Kharisma, owner online shop Violet ini sudah menjalankan usaha reseller sprei homemade selama 8 bulan mengaku setidaknya bisa mengantongi keuntungan antara 700 ribu hingga 1,5 juta perbulan. Sementara pada kasus lain, ibu seorang anak bernama Dini dari Jawa Timur justru sudah mengantongi hasil 800 ribu tiap bulan untuk online shopnya yang baru berjalan 3 bulan.

Baik Kharisma maupun Dini mengaku mendapatkan stok dari supplier dari kota Surabaya. Selain kota Surabaya, kota pusat supplier lainnya adalah kota Jakarta dan Bandung. Kalau Kharisma dan Dini saja bisa mendapatkan keuntungan hingga 1,5 juta per bulan, bagaimana dengan Anda selaku produsen sprei homemade? Belum lagi jika Anda mendapatkan “Kharisma dan Dini” yang lainnya. Tentu akan lebih besar kan keuntungan Anda?


Sekarang pertanyaannya adalah, seberapa besar sih peluang bisnis saat ini usaha sprei homemade? Well, saya tidak bisa merisetkan kepada Anda dengan detail. Tetapi saya bisa memberikan kepada Anda secara umum potensi penjualan sprei di internet.

Yang pertama, Anda masih ingat artikel saya tentang cara memilih bisnis online yang menguntungkan? Di situ Anda bisa uji sendiri betapa prospeknya usaha sprei tersebut. Trend yang stabil dan kompetisi pengiklan yang banyak adalah indikatornya. Sekali lagi monggo, silahkan Anda praktekkan sendiri dan Anda akan menemukan bahwa bisnis sprei adalah peluang bisnis saat ini yang sangat menjanjikan.

Yang kedua adalah dengan melihat pencari bulanan dari usaha sprei ini. Biar lebih memudahkan Anda, saya beri Anda screen shot berapa pencari tiap bulannya untuk kata kunci sprei.

kata-kunci-sprei

“Eh dok, itu pencarinya kan banyak sprei-sprei yang bermerk alias pabrikan. Terus gimana dengan bisnis sprei homemade?” Gud kuesien… Begini, benar bahwa banyak orang yang mencari sprei pabrikan. Tapi perlu Anda ketahui, mereka mencari sprei pabrikan karena HANYA ITU yang mereka tahu.

Maka dari itu, tugas Anda adalah mengenalkan brand Anda sebagai produsen sprei homemade berkualitas. Selain itu, tujuan mereka adalah mendapatkan sprei yang menurut mereka layak untuk mereka gunakan. Benar kan? Kalau sprei Anda adalah sprei yang layak untuk mereka beli, mereka tidak akan peduli apakah sprei yang mereka beli buatan homemade. Apalagi jika sprei custom buatan Anda melebihi ekspetasi mereka.

Hanya saja, sebaiknya Anda jangan buru-buru untuk untuk memulai bisnis yang satu ini. Anda harus siapkan semuanya, baik kesiapan produksi, offline marketing, online marketing dan sebagainya. Anda bisa cari semua info tentang usaha sprei ini dengan browsing di internet atau mencari sumber-sumber info lainnya yang bisa dipercaya.

Sebagai penutup, saya berikan tips ringan bagaimana memulai peluang bisnis saat ini, usaha sprei homemade. Semoga bisa membantu Anda…


  • Beri banyak pilihan corak.
    Masukan sebanyak mungkin pilihan corak untuk tiap-tiap kategori sprei. Semakin lengkap pilihan Anda, semakin baik usaha Anda di mata konsumen. Bila perlu jalin hubungan reseller dengan beberapa supplier sehingga Anda bisa punya corak yang lebih beragam. Jadi tidak mesti hanya sprei buatan Anda yang Anda jual. Jika rekanan produsen bisnis sprei homemade Anda bagus, why not?
  • Gunakan akun sosial media.
    Pasar paling potensial untuk penjualan ini adalah akun sosial media terutama facebook. Anda bisa saja memiliki blog atau web resmi, itu lebih baik. Tetapi kebanyakan penjualan justru datang dari akun sosial media. Biasanya konsumen akan lebih memilih untuk membeli dari kenalan atau kolega mereka yang sudah mereka kenal baik ketimbang unknown online shop. Lagipula dengan facebook, Anda bisa berkomunikasi dua arah dengan lebih efektif. Anda bisa buat facebook fans page khusus untuk mengenalkan produk sprei homemade Anda.
  • Pilihlah gambar yang jelas.
    Kebanyakan konsumen membeli karena impulsive begitu melihat gambar sprei yang memikat dengan warna dan corak yang membuat mereka jatuh cinta. Jadi pastikan gambar yang Anda pajang tidak gelap, tidak terlalu kecil, tidak buram sehingga bisa mempesona dengan cepat. 

Begitu saja dari saya, selamat mencoba peluang bisnis saat ini, usaha sprei homemade. Jangan lupa, lakukan inovasi produk supaya sprei homemade buatan Anda berbeda dengan yang lainnya. Sampai bertemu di artikel saya selanjutnya, bai-bai…

(sumber gambar artikel peluang usaha saat ini : indonetwork.co.id)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. kamaludin amka

    November 24, 2015 at 08:37

    mau bisnis online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *