Jenis Usaha Jasa yang Menguntungkan? Bisnis Kuliner Unik? Masuk Kesini Aja


By on May 8, 2014
Jenis Usaha Jasa yang Menguntungkan? Bisnis Kuliner Unik? Masuk Kesini !!

Anda baru cari jenis usaha jasa yang menguntungkan? Atau Anda ingin punya bisnis kuliner unik? Coba baca artikel tentang contoh usaha jasa yang satu ini.

Awalnya begini… teman saya punya pengalaman unik. Ia menghadiri acara makan malam yang diadakan oleh salah satu saudaranya.

Makan malam kali itu cukup istimewa katanya. Bukan karena perayaannya, tetapi karena sajiannya. Lezat… maknyuss… bercita rasa… pokoknya speecless !!

Karena penasaran, teman saya menanyakan dimana saudaranya pesan masakan tersebut. Tidak disangka-sangka, jawabannya jauh dari yang ia bayangkan. Saudaranya memakai jasa chef privat !! Wow… luar biasa. Menyewa seorang chef privat untuk mengajarkan bagaimana cara membuat masakan yang lezat… Langka ya.

“Sebentar bos… lalu apa hubungannya dengan bisnis kuliner unik?”. Sabar… biar saya teruskan dulu. Jadi begini bos. Bisnis yang modalnya kecil biasanya kan usaha jasa. Benar kan? Tapi Anda jangan bilang jasa rental mobil ya, ha..ha..ha.. Kemudian kalau Anda ingin cari bisnis kuliner unik, biasanya Anda juga jago memasak. Benar kan?

Nah, gabungan antara jenis usaha jasa yang menguntungkan dengan bisnis kuliner unik adalah “jasa chef privat”. Apa itu jasa chef privat? Chef privat ini sebenarnya tak ubahnya dengan chef profesional. Kalau seorang chef atau ahli masak mengelola restoran, maka chef privat kebalikannya… mengincar pasar pribadi atau individu.

“Apa nggak susah bos?” Tergantung cara pandangnya. Pada awalnya target pasar usaha ini adalah kalangan atas. Hanya mereka dari kelas pengusaha dan pejabat saja yang membutuhkan jasa ini. Jelas nama Anda harus sudah terkenal dan kualitas masakan Anda benar-benar di atas rata-rata.

Anda juga dituntut untuk punya kemampuan menghadirkan masakan Anda menjadi sebuah “maha karya” di atas piring. Jadi kalau Anda bukan pakar dalam menyediakan adikuliner, ho..ho..ho.. Anda gigit jari. Tapi berita baiknya adalah, sekarang kalangan menengah juga sudah membutuhkan jasa yang satu ini.

Dan pasar baru ini dari kalangan menengah ini terus meningkat jumlahnya. Anda nggak percaya? Saudara teman saya tadi buktinya. Ia bukan termasuk orang “super kaya”. Ia berasal dari golongan menengah. Mantab kan? 

Nah, kecenderungan kalangan menengah sekarang adalah menduplikasi gaya hidup kalangan “jetset” namun dengan daya beli yang lebih rendah. Jika Anda punya penawaran jasa chef privat dengan harga penawaran yang lebih rendah dan terjangkau tentu bisa memikat banyak orang dari kalangan yang satu ini.

Menariknya, jenis bisnis jasa yang satu ini belum terlalu populer. Persis seperti jasa fotografi makanan. Jadi persaingan belum terlalu ketat. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan banyak pelanggan dengan cepat.

Dan lagi, kalangan menengah ini tidak menuntut Anda mampu mengajari mereka dengan sajian adikuliner. Yang mereka butuhkan adalah bagaimana caranya agar mereka bisa memasak sebuah masakan yang bersih, sehat, lezat dengan cita rasa yang tinggi.

Modal yang Anda tidak terlalu besar. Sebagian besar alat masak disediakan oleh klien Anda. Tetapi jika Anda lebih nyaman menggunakan peralatan sendiri, Anda bisa memodali diri Anda dengan seperangkat peralatan dapur yang sifatnya portable. Terlebih lagi pasar yang Anda incar biasanya tidak memiliki peralatan dapur yang memadai. Jadi Anda disarankan untuk mempunyai beberapa alat masak sendiri, okay?

Lalu berapa modal yang harus dikeluarkan dari jenis usaha jasa yang satu ini? Well, seorang chef private kelas menengah yang pernah teman saya temui di kota Semarang, ibu Vera, mengaku memodali dirinya dengan peralatan sekitar 7 juta rupiah.

Itu sudah termasuk kompor, mesin processor, bahan makanan hingga segala panci dan wajan. Semuanya dalam bentuk dan ukuran yang ringan dan mudah dipindah-pindahkan.

Oh iya… untuk masalah bahan baku, Anda tidak perlu khawatir. Bahan baku sepenuhnya disediakan oleh klien. Anda tinggal memasukkan biaya bahan baku tersebut ke dalam total baiya yang Anda kenakan untuk klien Anda. Jadi Anda harus cermat dalam menghitung berapa total biaya Anda.

Lalu berapa penghasilan yang bisa didapatkan dari bisnis kuliner unik bidang jasa ini? Well, ibu Vera biasanya menerima pembayaran sekitar 500 ribu hingga 1,5 juta. Harga ini termasuk biaya bahan baku sekitar 30%. Kalau Anda bisa dapat 5 klien untuk setiap bulannya, lumayan kan? 

Sebagai tambahan pandangan untuk Anda, kadang ibu Vera terpaksa menolak permintaan calon konsumennya karena jadwal beliau sudah terlalu padat. Berarti kesempatan Anda untuk masuk di bisnis jasa yang menguntungkan ini masih terbuka lebar.

Pertanyaan terakhir adalah bagaimana cara ibu Vera mengenalkan jasa bisnis kuliner unik milik beliau? Ia memanfaatkan sosial media sdan web untuk melebarkan sayap usahanya. Selain itu ibu Vera juga rajin mengikuti pameran-pameran kuliner di kotanya untuk menambah relasi sekaligus memasarkan bisnis jasa unik miliknya.

Bagaimana sekarang? Anda tertarik dengan ide usaha kecil untung besar yang satu ini? Kalau ya, ayo buruan… Jangan sampai Anda masuk di jenis usaha jasa ini pada saat kompetitor Anda sudah bejibun !! Jangan lupa, buat business plannya terlebih dahulu, okay?

(sumber gambar artikel bisnis kuliner unik : gastronomy-aficionado.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. Sekolah Kapal Pesiar Yogyakarta

    October 11, 2016 at 14:29

    sip.. makasih tipsnya.. sangat membantu saya yg sedang mau merintis usaha..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *