Teknik Marketing Terdahsyat Abad Ini : Menguasai Semua Indra Konsumen

By on May 8, 2014
Teknik Marketing Terdahsyat Abad Ini : Menguasai Semua Indra Konsumen

Sore yang indah. Pas rasanya buat menulis artikel tentang teknik marketing… Anda pernah lewat restoran siap saji seperti KFC atau oulet roti BreadTalk nggak? Pasti sering kan?

Apa yang Anda rasakan pertama kali jika Anda melewatinya? Aroma lezat roti atau ayam yang sangat menggoda indera penciuman Anda, benar kan?

Kemudian begitu Anda masuk, Anda akan disuguhi begitu banyak “lukisan masakan” yang menggoda indera mata Anda.

Mata Anda merespon dengan cepat dan membuat otak Anda berpikir… “kayaknya enak sekali makanan itu”. Setelah itu tiba-tiba perut Anda lapar seketika. Mau contoh gambar makanan yang menggoda? Kira-kira seperti ini :

ayam-kfc

Atau kalau di depan outlet BreadTalk Anda bisa lihat gambar seperti ini :

roti-breadtalk

Menggoda sekali kan? Setelah itu, Anda akan dimanja dengan interior outlet yang “cantik dan menawan”, pelayan yang ramah, dapur yang atraktif dan ditutup dengan hidangan roti keju atau ayam goreng yang menggoyang lidah.

Apa pelajaran atau ilmu marketing yang bisa Anda petik dari semua ini? Kombinasi dari indralah yang kini membujuk customer yang skeptis.

Tidak ada indera yang bekerja sendiri. Anda mungkin bisa “memperdaya” seseorang dengan menempelkan pamflet besar-besar yang berisi menu makanan yang variatif serta diskon khusus di kaca warung makan Anda.


Tapi kalau meja makan Anda kotor dan berminyak atau restoran Anda bau, orang tersebut tidak akan kembali lagi ke warung Anda.

Atau Anda mungkin adalah seorang pebisnis yang bergerak di bidang pariwisata. Anda boleh bangga dengan konsep paket wisata Anda. Namun Anda akan gagal jika pada 10 detik pertama di telepon Anda cenderung membosankan dan terkesan melebih-lebihkan layanan Anda.

Seth Godin mengatakan bahwa pemasaran telah berubah menjadi seni. Intisari seni tersebut adalah kemampuan Anda dalam menggunakan teknik nonverbal, bukan lewat tulisan dan lisan, untuk membuat serangkaian janji… Janji yang harus Anda tepati. Bukan over promise under deliver kalau kata om Hermawan.

Beberapa orang beruntung karena mampu menghasilkan “sinyal-sinyal” tersebut tanpa menyadarinya. Namun kebanyakan dari kita perlu melakukannya dengan sengaja. Anda harus bisa membujuk calon konsumen Anda dengan serangkaian “cerita nonverbal” dari usaha Anda.

Anda paham kan apa yang saya maksud? Anda harus membuat seluruh indra konsumen Anda menerima “sinyal-sinyal” dari bisnis Anda sehingga mereka mau untuk membeli produk Anda. Tidak cukup hanya mempunyai produk yang bagus. Teori marketing ini bukan hanya isapan jempol belaka.

Benar, produk yang bagus adalah inti dari segalanya. Tapi tanpa membuat keseluruhan indra konsumen merasakan apa yang Anda tawarkan, Anda akan kehilangan segalanya. Konsumen tidak hanya membeli produk Anda. Konsumen membeli semuanya (baca artikel saya tentang Konsep Inti Pemasaran).

Kesimpulannya adalah buatlah semua indra konsumen Anda merasakan apa yang Anda tawarkan. Produk yang sempurna, pelayanan yang bagus, suasana yang nyaman, gambar yang menggoda, outlet yang bersih… pokoknya semuanya. Insya Allah pasar akan berdatangan untuk “mencicipi” bisnis Anda. 

Eniwei, tahukah Anda bau harum apa yang sering Anda cium saat Anda melintasi sebuah restoran cepat saji? Menurut beberapa sumber yang bisa dipercaya, bau harum tersebut adalah bau parfum yang aromanya disesuaikan dengan bau asli produk yang mereka jual. 

Jadi jangan heran kalau bau tersebut bisa Anda cium dari jarak yang cukup jauh dan menggugah selera makan Anda seketika. Cara kerja marketing yang cukup mengejutkan bukan?


Okay, ada yang mau menambahkan barangkali?

(sumber gambar artikel teknik marketing : www.webdesignmash.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. peluang bisnis

    May 9, 2014 at 13:33

    memang kini produsen berlomba-lomba membuat produk yang inivatif. kesannya produsen mendengarkan segala keluhan dan keinginan konsumen. dalam hal diversifikasi produk hingga viversifikasi kemasan memanjakan konsumen. lihatlah sekarang hampir setiap produsen melengkapi produknya dengan sachet karena tujuannya adalah konsumen bawah sekaligus sarana promo produksnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *