Strategi Marketing Mix – Merubah Konsep Marketing Menjadi Praktek (Bagian 2)


By on May 10, 2014
Strategi Marketing Mix – Merubah Teknik Marketing Menjadi Praktek (Bagian 2)

Ok, let’s go… Mari kita teruskan pembahasan mengenai strategi marketing mix bagian 2. Seperti yang sudah saya katakan pada artikel sebelumnya, definisi marketing yang paling pas menurut saya adalah definisi marketing menurut pak Laksita.

Mengapa demikian? Seperti definisi entrepreneur versi Kiyosaki, definisi marketing dari pak Laks lebih mudah untuk diterapkan ke dalam strategi marketing mix (*ini menurut saya lho).

Jadi dengan mudahnya memahami definisi dan teori marketing milik pak Laks, Anda akan lebih mudah mempraktekkan cara kerja marketing yang nyata.

Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi? Sederhana. Pak Laks menekankan kata LEBIH BAIK dalam pengertian marketingnya. Dan sepanjang pengalaman dan pengamatan pak Laks, beliau menemui fakta yang tidak terbantahkan bahwa salah satu inti dari marketing adalah Competitive Advantage… keunggulan untuk bersaing pada 5 poin penting konsep atau strategi marketing mix.

Apa itu konsep marketing mix? Anda pasti sudah hapal… product, price, place, promotion dan people. Lalu bagaimana cara menerapkannya dalam strategi marketing mix? Simpel… marketing itu dibuat simpel. Jangan dibuat berbelit-belit.

Jawabannya adalah Anda harus bisa LEBIH BAIK daripada para pesaing Anda di 5 komponen marketing-mix paling menentukan tersebut. Kalau Anda sudah lebih baik kelima-limanya daripada pesaing Anda, penjualan Anda insya Allah tidak mungkin rendah.

Mudah kan? Mau contoh marketing mix yang nyata? Sebentar… biar lebih enak, Anda baca penjelasan dari pak Laksita di bawah ini :

  1. Lebih baik dari sisi PRODUCT
    Bagaimana mungkin penjualakan Anda akan rendah kalau mutu dan manfaat dari produk yang Anda tawarkan kepada pasar selalu lebih barik daripada produk pesaing Anda?
  2. Lebih baik dari sisi PRICE
    Bagaimana mungkin penjualan Anda akan rendah kalau harga dari produk Anda lebih baik daripada harga yang ditawarkan oleh para pesaing Anda?
  3. Lebih baik dari sisi PLACE
    Bagaimana mungkin penjualan Anda kana rendah kalau tempat usaha Anda lebih dekat, lebih nyaman, lebih bersih, lebih sejuk bagi pasar yang Anda bidik dibandingkan tempat usaha pesaing Anda?
  4. Lebih baik dari sisi PROMOTION
    Bagaimana mungkin penjualan Anda akan rendah kalau promosi Anda selalu lebih baik daripada promosi yang bisa dilakukan para pesaing Anda, mulai dari seringnya pemberian diskon, seringnya Anda gelar sale event, pemberian voucher dan gencarnya iklan yang tepat sasaran di berbagai media?
  5. Lebih baik dari sisi PEOPLE
    Bagaimana mungkin penjualan Anda akan rendah kalau setiap orang yang datang ke tempat usaha Anda selalu mendapatkan sambutan dan pelayanan yang lebih baik daripada yang diberikan para pesaing Anda?

Sekarang sudah jelas kan bagaimana teknik marketing dan cara kerja marketing mix versi om Laks? Dengan Anda menerapkan strategi marketing mix LEBIH BAIK daripada pesaing Anda di ke-5 komponen terpenting marketing mix di atas, mungkinkah penjualan Anda akan rendah? Saya rasa tidak mungkin.

Sederhana saja… bagaimana mungkin warung makan Anda yang lebih enak rasanya, lebih murah harganya, lebih bersih dan nyaman tempatnya, lebih sering ngasih bonus es teh gratis dan lebih bagus pelayanannya mengalahkan warung makan tetangga sebelah yang “semua nilainya” di bawah warung makan Anda?

So, begitu selesai Anda membaca strategi marketing mix ini, Anda segera lakukan perubahan. Praktekkan konsep marketing LEBIH BAIK di atas dan buat pelanggan Anda “tidak bisa lepas” dari bisnis Anda. Sampai ketemu di artikel saya selanjutnya, ciaooooo…

(sumber gambar : www.oz-ressources.org)

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan.So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya.Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *