Contoh Iklan Penawaran yang Benar – Salah? Sepi Order Resikonya (Part 3)


By on May 16, 2014
Contoh Iklan Penawaran yang Benar - Salah? Sepi Order Resikonya (Part 3)

Selamat pagi brother en’ sister !! Pagi ini cerah sekali… Dan sesuai dengan janji saya tadi malam, saya akan teruskan pembahasan contoh iklan penawaran yang benar. Edisi seri 1 dan 2 nya mas bro dan mbak sist bisa baca di sini dan di sini.

Sudah dibaca artikel cara buat iklan dan contoh contoh iklan dari link di atas? Kalau belum baca dulu. Kalau Anda langsung baca artikel contoh iklan penawaran yang benar seri 3, bingung ntar.

“Saya kemaren udah baca dok !!” Kalau kemaren Anda sudah baca, ya baca lagi aja. Anda “muroja’ah” lagi, biar lebih paham dan nyantol di “kalbu” Anda, hag..hag..hag.. Eh… Anda tahu muroja’ah kan? Muroja’ah itu mengulang kembali. Bahasa Arab… Kalau bahasa Inggrisnya “repeat again”, wkwkwkwkkwwk…

Wokeh, let’s do it, mari kita bahas contoh iklan penawaran yang benar bagian 3 dan insya Allah bagian terakhir. Soalnya kalau bersambung hingga seri yang ke-4, lama-lama ane dilempar sandal ma ente, hohohoho…

Pada pembahasan yang telah lalu, ada 8 informasi dasar yang harus Anda cantumkan di iklan penawaran Anda. Ada nama perusahaan Anda, jenis produk atau layanan Anda, lokasi Anda, waktu pelayanan Anda, alamat website Anda, kontak Anda, alamat email Anda serta syarat dan ketentuan khusus jika memang ada.

Lalu, bagaimana cara buat iklan dan memasukkannya ke dalam sebuah iklan sekaligus efektif untuk mendorong penjualan Anda? Well, ada 4 hal yang harus Anda lakukan :

  1. Buat Judul yang Menarik
    Hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah bagaimana iklan Anda tersebut bisa menarik perhatian calon konsumen potensial Anda. Caranya bagaimana? Caranya dengan membuat headline atau judul. Headline tersebut tidak harus sesuatu yang luar biasa. Headline tersebut harus “dahsyat” (*lho, opo bedane dok… perasaan sama aja, wkwkwkwkwk). Contoh kalimat iklan yang paling sederhana, “DISKON 50%”… melotot ibu-ibu sudah !! Untuk masalah membuat judul yang menarik, Anda bisa baca artikel cara membuat headline.
  2. Tunjukan Keuntungannya
    Tunjukkan langsung pada calon konsumen Anda apa saja keuntungan yang akan mereka peroleh dari berbisnis dengan Anda. Tidak perlu susah-susah dan berpanjang lebar, “Hemat Hingga 500 Ribu Rupiah” atau “Murah dan Garansi Full Service dan Sparepart” sudah cukup.
  3. Sertakan Berbagai Informasi
    Tambahkan berbagai produk atau jasa tertentu. Biasanya dengan menambahkan beberapa produk atau jasa Anda bisa membuat iklan penawaran Anda cukup efektif.
  4. Ajak Konsumen Melakukan Sesuatu
    Calon konsumen biasanya akan menanggapi ajakan melakukan sesuatu seperti “Buruan… Persediaan Terbatas Lho !!” atau “Telepon Sekarang Untuk Pemesanan”.

Sudah jelas kan? Setelah Anda melakukan 4 hal di atas, mintalah setidaknya 2 orang untuk membaca iklan Anda dan tanyakan pada mereka hal apa saja yang masih perlu ditambahkan. Kemudian setelah Anda cetak atau Anda pasang iklan Anda tersebut, lakukan tes dan ukur.

Jika ternyata tidak terlalu efektif, segera rubah 4 hal di atas termasuk desain iklannya. Oleh karena itu saran saya, saat pertama Anda membuat iklan, jangan terlalu banyak. Jika Anda memasang iklan di koran atau majalah, mintalah kepada agen tersebut untuk menayangkan satu hari terlebih dahulu.

Lha kalau Anda tidak melakukan tes dan ukur dan sudah terlanjur pesan 3 ribu brosur misalnya. Kemudian efek penjualannya tidak bagus, bisa “nyahoo Anda”. Apalagi kalau sudah terlanjur kontrak dengan agensi Anda untuk memasang iklan Anda dalam jangka waktu yang lama. Semua harus Anda tes dan ukur. Setelah itu baru Anda bisa buat lebih banyak brosur atau lebih lama jadwal penayangannya.

Sebagai penutup, biar lebih afdol dan sesuai dengan tema artikel kali ini yaitu contoh iklan penawaran yang benar, Anda bisa lihat gambar contoh iklan promosi yang satu ini :

contoh-iklan-produk

Piye… mantabs kan? Monggo, ada yang mau Anda tanyakan dengan contoh iklan penawaran di atas? Ojo angel-angel… jangan susah-susah. Ntar nggak bisa jawab ane… (*tanya kok nggak boleh yang susah, kalau gampang mah saya nggak tanya dok, ha..ha..ha..)

(sumber gambar artikel contoh iklan niaga : www.fitsugar.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. gesoft

    December 11, 2015 at 13:16

    saya berjualan jasa kalau seperti itu contohnya gmana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *