Trik Cepat Bagaimana Anda Bisa Segera Memulai Usaha Sendiri (#1)


By on May 19, 2014
Trik Cepat Bagaimana Anda Bisa Segera Memulai Usaha Sendiri (#1)

Dulu banyak teman yang tanya kepada saya tentang bagaimana caranya agar mereka bisa segera memutuskan untuk memulai usaha sendiri.

Padahal kalau Anda tahu, memulai usaha sendiri itu tidak sulit. Kan tinggal Anda memutuskan, “Ya… okay, saya mau memulai usaha sendiri sekarang juga !!”. Mudah kan?

Yang sulit bukan memutuskannya, tetapi mengalahkan rasa takut gagal, iya kan? Mental Anda belum terlatih. Mengapa? Karena dari kecil Anda (dan saya juga) dilatih untuk bekerja kepada orang lain, bukan untuk membangun bisnis.

Tidak percaya? Coba Anda lihat bagaimana sekolah dan orang tua Anda mengajarkan kepada Anda. “Nak, sekolah yang tinggi ya, biar nanti dapat pekerjaan yang bagus.” Anda pernah menemui orang tua atau sekolah Anda mengatakan, “Nak, tuntutlah ilmu yang banyak biar bisa membangun usaha sendiri”. Jarang kan?

Selain itu, Anda juga dilatih untuk “takut berbuat salah”. Begitu Anda berbuat kesalahan, guru Anda, sahabat Anda, orang tua Anda atau siapapun akan langsung menghakimi Anda. Benar kan? Padahal di bisnis, Anda akan dihadapkan dari satu kesalahan kepada kesalahan yang lain !!

Balik lagi ke tema cara membuka usaha sendiri, membangun bisnis sendiri itu butuh keyakinan. Dan bagi Anda yang masih bekerja, rasa aman dengan gaji bulanan adalah alasan yang paling kuat untuk tidak segera memulai bisnis sendiri. Anda tidak ingin kehilangan hal tersebut.

Nah, saya ada tips khusus agar Anda bisa segera memulai usaha sendiri. Tips ini saya dapat dari Robert Kiyosaki.

  1. Langsung Keluar dari pekerjaan Anda dan mulai memulai usaha sendiri.
    Ini adalah cara yang paling disukai oleh Robert Kiyosaki. Anda memutuskan untuk resign dari pekerjaan Anda dan mulai membangun “kerajaan bisnis” Anda.
  2. Mengumpulkan uang hingga $4000 baru memulai usaha sendiri.
    Cara ini lebih ringan daripada cara yang pertama. Anda berusaha untuk mengumpulkan $4000 atau sekitar 50-an juta rupiah, setelah itu baru Anda mulai membangun “kerajaan bisnis” Anda.

Untuk cara yang pertama, Anda pasti akan mengernyitkan dahi. “Langsung keluar? Yang bener aja bos !! Makan apa ntar gua?” Tenang… cara ini memang cara yang paling disukai oleh Robert Kiyosaki. Anda langsung keluar dari pekerjaan Anda, cari model bisnis yang pas buat Anda dan Anda nikmati prosesnya.

Tetapi cara ini tidak direkomendasikan bagi Anda yang tidak mempunyai NYALI serta TEKAD yang KUAT. Mengapa cara ini sangat disukai oleh Robert Kiyosaki? Karena Anda lbisa angsung belajar di dunia bisnis yang nyata. Bukan teori, tapi praktek !!

Hasilnya akan jauh berbeda. Anda akan sangat peka dengan “pelajaran bisnis” yang Anda dapatkan di dunia nyata. Intuisi bisnis Anda akan selalu terasah. Ibarat pisau, Anda akan diasah terus karena pisau tersebut selalu Anda gunakan.

Hanya saja sekali lagi saya ingatkan, cara ini BUKAN UNTUK SEMUA ORANG. Hanya orang-orang yang benar-benar serius dan siap berdarah-darah yang dianjurkan untuk menggunakan cara ini. Tipsnya, Anda harus segera menemukan bagaimana cara Anda untuk menemukan uang harian, uang bulanan dan uang tahunan untuk terus bisa membiayai hidup Anda.

Lalu bagaimana dengan cara yang kedua? Well, membuat usaha sendiri dengan menggunakan cara yang kedua lebih ringan, bisa dilakukan untuk setiap orang. Caranya sederhana, yaitu dengan membangun usaha sendiri dengan modal kecil.

Berapa modal yang dibutuhkan? Sekitar $4000. Wow, itu bukan modal kecil namanya. Sebentar, Anda baca dulu detailnya. Pertama-tama, Anda menyisihkan uang $100 – $200 (kira-kira 1 – 2 jutaan) di tiap bulannya. Tujuan Anda adalah mengumpulkan uang tersebut hingga $4000.

Pada saat Anda menyisihkan uang tersebut, Anda pasti butuh waktu yang cukup lama bukan? Nah, waktu tersebut Anda gunakan untuk mempelajari seluk beluk bisnis dan investasi. Apa saja yang harus Anda pelajari? Ada 5 hal yang perlu Anda pelajari. Arus kas atau keuangan, komunikasi atau pemasaran, hukum bisnis, sistem bisnis dan yang terakhir produk. (Penjelasan lebih lanjut, baca di sini).

Pahami materi bisnis tersebut sambil Anda terus mengumpulkan uang Anda. Setelah Anda paham dengan ke-5 materi tersebut, buat business plan atau rencana bisnis Anda. (Maaf, bersambung ke cara memulai usaha sendiri bagian 2 insya Allah…)

(sumber gambar : aapriltax.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

5 Comments

  1. SAHRIL LUMA

    January 24, 2015 at 20:43

    yang bikin saya bingung adalah yang nomor 1
    yakni keluar dari pekerjaan
    masalahnya adalah saya seorang PNS sejak 2010.
    pada tahun 2012 udah memulai usaha “galeri batik”, namun pemasarannya kurang baik.
    kemudian di tahun 2013 (setelah saya menikah) saya mulai menambah stok galeri saya dengan tas fashion dan di pertengahan tahun ditambah dengan tas sekolah.
    tahun 2014, kita mengganti nama toko kita dengan toko “LUMA JAYA”, dan mulai merambah ke pakaian distro, tas sekolah, topi, sweater, jaket baaseball dll.

    gimana cara saya menghadapi keadaan seperti ini kalo saya masih berstatus sebagai PNS yang tentunya banyak tetek bengeknya kalo keluar dari PNS?

    • Om Nip-Nip

      January 25, 2015 at 06:43

      @sahril : kalau sudah sampai titik tersebut, mas Sahril sudah harus berani memutuskan memilih yang mana.

  2. gober

    March 7, 2015 at 12:21

    Betul yang anda tulis saya keluar dari honorer di suatu instansi peradilan dinegeri ini dan saya mulai belajar bisnis dari rumah semoga kelak saya dapat memperkerjakan masyarakat sekitar saya lebih banyak lagi amin doakan ya sahabatku

  3. Bagus Priyo

    September 11, 2015 at 14:50

    Bagaimana cara mendapat modal? Saya bukan seorang karyawan. Im 18 years old, man. sangat sulit mencari modal utk orang seumuran saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *