Penting !! Pebisnis UKM Harus Tahu Peran, Kegunaan dan Tujuan Akuntansi


By on May 22, 2014
Penting !! Pebisnis UKM Harus Tahu Peran, Kegunaan dan Tujuan Akuntansi

Kayaknya percuma deh saya berulang kali bilang, “pelajari arus kas… arus kas penting… atur manajemen keuangan Anda” kalau saya nggak intens memberikan artikel tentang akuntasi kepada Anda. 

Wokeh, saya mulai dari yang paling dasar… dasar-dasar akuntansi keuangan yang paling dasar (*bingung ya, wkwkwkwkwk), yaitu memahami apa itu tujuan akuntasi buat pebisnis, apa peran akuntansi dan bagaimana kegunaannya.

Walaupun ilmu akuntansi saya pas-pasan, tapi woles gan… yang penting Anda paham poin-poin pentingnya. Setelah itu, serahkan kepada ahlinya, okay? “Kok bisa gitu dok?”…

Anda masih ingat kan artikel saya tentang segitiga B-I? Anda cukup pelajari kelima komponen terpenting dalam sebuah bisnis, ahli di satu bidang dan sisanya, serahkan kepada ahlinya. Salah satunya ya ini… akuntansi alias keuangan alias arus kas.

Sudah? Saya lanjutken ya… Apa tujuan akuntansi bagi pebisnis UKM? Apa peran akuntansi tersebut dan apa kegunaan akuntansi? Banyak om… tidak semua bisa saya jabarkan sekarang. Tapi setidaknya ada 5 pihak yang membutuhkannya. Dan ini penting untuk Anda pahami selaku pebisnis UKM mengingat banyak pelaku bisnis UKM yang menyepelekan masalah ini.

  1. Internal Bisnis Anda
    Pihak internal adalah pihak yang berada di dalam struktur organisasi bisnis Anda. Dan di dalam sebuah perusahaan, yang disebut pihak internal adalah pihak manajemen. Dalam pihak inilah keputusan yang dan tepat dihasilkan. Darimana keputusan tersebut dibuat? Ya dari laporan akuntasi bos. Mereka selalu berpedoman pada laporan akuntansi. Siapa bos dari pihak manajemen tersebut? Anda !! Anda selaku pemilik dari bisnis adalah bos dari pihak manajemen. Lha kalau bos-nya aja nggak ngerti masalah akuntansi babar blas, gimana perusahaan bisa mengambil sebuah keputusan yang tepat dan akurat?
  2. Investor
    Anda tahu apa itu investor bisnis kan? Investor adalah orang yang menginvestasikan dana/uangnya ke dalam sebuah perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Pada umumnya, investor ini tidak campur tangan dalam menjalankan perusahaan. Nah, investor bersedia menanamkan modalnya dengan melihat laporan keuangan Anda… tidak ada yang lain. Mungkin ada beberapa investor pemula yang langsung menanamkan modalnya tanpa melihat laporan keuangan Anda. Tapi percayalah, jika usaha Anda ingin besar kuasai pelajari akuntansi.
  3. Pemegang Saham/Pemilik Perusahaan
    Nah, ini kelanjutannya dari investor. Setelah menanamkan modalnya, investor Anda akan berubah staus menjadi pemegang saham atau pemilik perusahaan. Mereka akan melakukan penilaian kinerja bisnis Anda dari laporan keuangan yang Anda berikan… bukan dari pisang goreng. Dengan informasi yang mereka dapatkan dari laporan keuangan Anda, mereka bisa membuat keputusan yang sangat penting, yaitu ke arah manakah arah perusahaan di masa yang akan mendatang guna mendapatkan keunutngan yang lebih besar dari yang sebelumnya.
  4. Pemerintah
    Tidak ada bisnis yang bisa lepas dari pajak. Dan instansi pemerintah akan meberikan pajak sesuai dengan keuntungan yang bisnis Anda peroleh dalam satu periode. Jumlah pajak ini ditentukan dengan mengacu pada hasil laporan keuangan perusahaan Anda. Kalau Anda tidak punya laporan keuangan, bisa jadi pajak yang harus Anda setorkan lebih besar karena pemerintah yang akan meneliti dengan detail keuangan perusahaan Anda. Ingat, kalau pemerintah sudah turun tangan, bisa dipastikan mereka akan lebih “bersemangat” untuk meneliti laporan keuangan Anda. Kemudian mereka akan membuat “tagihan” kepada Anda, berapa pajak yang harus Anda bayarkan kepada mereka, he..he..he..
  5. Pihak Lainnya
    Di dalam sebuah bisnis, pasti Anda akan menemukan banyak masalah. Salah satunya adalah masalah keuangan. Benar kan? Dan saat Anda menemui masalah, Anda membutuhkan pihak ketiga untuk membantu Anda menyelesaikan masalah bisnis Anda. Siapa pihak ketiga tersebut? Banyak… bisa konsultan keuangan, auditor akuntan publik atau konsultan pajak. Bagaimana mereka bisa menerangkan kepada Anda solusi yang harus Anda lakukan jika Anda sama sekali tidak tahu masalah akuntansi?

Nah, sekarang baru tahu kan betapa pentingnya akuntansi bagi sebuah perusahaan? Seberapapun kecilnya usaha Anda, jangan pernah remehkan masalah yang satu ini. Dan tahukah Anda mengapa saya selalu tegaskan berulang-ulang tentang pentingnyan mempelajari akuntansi?

Karena semakin kecil sebuah perusahaan, semakin malas mereka untuk menerapkan manajemen keuangan yang benar. Semakin pemula seorang pebisnis, semakin malas mereka mempelajari akuntansi. So, don’t do it !! Jangan lakukan itu. Ingat… Anda cukup mempelajari dasar-dasarnya saja, sisanya serahkan kepada orang yang lebih ahli. 

Sebenarnya masih ada satu pihak lagi yang membutuhkan laporan keuangan Anda. Siapa dia? Kreditur… Kreditur membutuhkan laporan keuangan Anda. Tetapi berhubung saya tidak menggunakan kreditur mengingat riba itu haram hukumnya, maka saya tidak sebutkan pihak ini di atas. Afwan ya bos, maaf…

So akhir kata, dengan mengetahui tujuan akuntansi, kegunaan akuntansi dan peran akuntansi di atas, saya harapkan selesai Anda membaca artikel saya ini, Anda sudah harus memulai mempelajarinya. Selamat sore dan tetap semangat… Ada yang mau menambahkan?

(sumber gambar : www.bls.gov)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *