Perkebunan Durian Montong : Bisnis Durian yang Nggak Ada Matinya

By on June 5, 2014
Perkebunan Durian Montong : Bisnis Durian yang Nggak Ada Matinya

Sapa yang nggak kenal buah durian. Dari baunya saja sudah kentara. Walaupun harganya selangit, buah durian tetap saja ludes. Apalagi jenis durian montong. Kalau pas lagi musimnya, perkebunan durian montong pasti habis diserbu para pedagang yang buka bisnis durian dadakan.

Durian montong ini memang primadona di kalangan buah durian jenis yang lainnya. Rasanya yang lebih legit, buahnya yang lebih besar serta dagingnya yang lebih tebal membuat “Montong Hunters”, para pemburu durian tetap menyerbunya montong meskipun harus merogoh kocek yang cukup dalam. 

Di supermarket saja, harga buah durian montong satu ruas bisa mencapai angka Rp 35 ribu. Sedangkan kalau Anda mau membeli satu buah yang beratnya bisa mencapai 6 kg, Anda perlu merogoh saku Anda hingga 210 ribu rupiah !! Angka yang cukup mahal untuk membeli 6 kilo buah. 

Menurut salah seorang manajer Hypermart di Jogja, perkebunan durian montong hanya panen 1 kali dalam setahun. Nah, pada saat panen raya ini, stok durian montong dari perkebunan durian montong sangat berlimpah. Dan pada saat itu juga, permintaan masyarakat Jogja sangat tinggi.

Dalam 1 bulan, Hypermart mampu menjual hingga 1,2 ton. Padahal durian montong yang di jual di Hypermart dibandrol dengan harga yang cukup tinggi, sekitar Rp 38 ribu perkilonya. Tentu saja, angka penjualan ini “se-persekian bagian” dari keseluruhan penjualan durian montong dari seluruh supplier durian montong dan distributor durian montong pada saat panen raya.

Salah satu pemilik perkebunan durian montong “Berkah Intisari Bogor”, pak Sukandar, mengaku dalam satu bulan bisa menjual durian montong mencapai 800 kg perbulan. Harga yang beliau patok adalah 25 ribu rupiah per kilo. Hasilnya cukup luar biasa, omsetnya mencapai 15 juta per bulan selama setidaknya 3 bulan berturut-turut.

Lain cerita dengan bapak Adjie Wien dari perkebunan Citra Karya Tani Bogor. Satu kali panen dari lahan 1 hektarnya, bapak Adjie Wien mampu mengantongi omset hingga 30 juta rupiah. Meskipun harga dasar yang bapak Adjie Wien tetapkan cukup rendah, hanya 23 ribu rupiah saja perkilonya, pak Wien tetap mampu meraup untung tinggi.

Menariknya meski pada saat panen raya dan jumlah ketersediaan durian montong cukup tinggi, ternyata daya serap pasar tetap mampu mengimbanginya. Baik bapak Sukandar dan bapak Adjie Wien mengaku sudah mendapat pesanan jauh-jauh hari sebelum panen raya. Mereka juga dengan terpaksa menolak permintaan lainnya karena sudah tidak mampu memenuhinya lagi.

Pak Sukandar sudah menggeluti bisnis durian montong selama 5 tahun terakhir. Dan menurutnya, pohon durian montong sudah bisa berproduksi setelah penanaman 4 tahun. Satu pohon bisa berproduksi sekitar 100 kg. Dalam satu hektar beliau bisa menanam setidaknya 150 pohon. Anda sudah bisa berhitung kan berapa proyeksi pendapatan yang bisa Anda kantongi jika Anda mengikuti jejak pak Sukandar, membangun perkebunan durian montong?


Dan berita bagusnya, tanaman durian montong termasuk tanaman budidaya yang cukup mudah Anda perlihara. Yang Anda perlukan hanyalah lahan yang subur dan gembur dengan kadar ph 6. Untuk pemupukannya, Anda cukup melakukan setahun satu kali. Setelah 4 tahun, Anda sudah bisa menikmati hasil panen pertama dari perkebunan durian montong milik Anda.

Eniwei, perlu Anda ketahui bahwa tanaman durian montong tergolong tanaman buah yang cepat berbuah. Selain itu, tanaman durian montong pada umumnya kurang bandel dan tidak tahan hama. Tapi kini beberapa varietas hasil perkawinan silang mampu menghasilkan jenis tanaman durian montong yang tahan hama.

Apabila nantinya Anda membeli varietas tanaman durian montong yang tidak tahan hama, Anda perlu terlalu khawatir. Anda bisa menggunakan pasta fungisida dan menanggulangi gulma untuk meminimalisir serangan hama seperti pada budidaya perkebunan yang lainnya. Menarik bukan?

Sebagai penutup, secara umum biaya yang perlu Anda keluarkan untuk perawatan satu buah pohon durian montong per tahun berkisar di angka 300 ribu hingga 500 ribu rupiah. Sedang pembelian bibit durian montong rata-rata sekitar 300 ribu rupiah untuk ukuran 1,5 meter.

Angka ini juga diamini oleh bapak Kusnandar dan bapak Adjie Wien sebagai praktisi dalam perkebunan durian montong. Artinya dengan kemampuan produksi hingga 100 kg per pohon, bila satu pohon Anda sudah bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 2,5 juta, Anda bisa mempunyai omset 25 juta rupiah.

Dan menurut bapak Kusnandar, satu pohon durian montong ini bisa produktif menghasilkan buah durian dalam tempo 10 -15 tahun. Ada pula yang tetap produktif hingga lebih dari 20 tahun. Inilah alasan utama bapak Kusnandari tertarik pada usaha budidaya durian montong. Pemeliharaannya tergolong mudah, harga jualnya tinggi dan minat pasar juga cukup prospektif.


Tidak disangka perkebunan durian montong cukup menggiurkan bukan? Bagaimana… Anda tertarik untuk menjalankan bisnis durian montong? Ayo, jangan ragu !! Cari informasi bagaimana cara berbisnis durian yang lengkap, pelajari cara menjualnya dan segera mulai usaha perkebunan durian montong. Atau Anda ingin mencari budidaya yang lainnya? Monggo silahkan. Yang penting jangan putus asa dan tetap semangat. See you…

(sumber gambar : ardinanur.wordpress.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *