Salah Kaprah Tentang Apa Itu Bisnis dan Apa Tujuan Bisnis | Wajib Baca !!


By on June 17, 2014
Salah Kaprah Tentang Apa Itu Bisnis dan Apa Tujuan Bisnis | Wajib Baca !!

Sengaja kali ini saya akan bahas tentang apa itu bisnis dan apa tujuan bisnis karena banyak orang yang salah kaprah dengan 2 hal tersebut. Terkesan sepele, tetapi jika Anda tidak paham “arti sebenarnya” apa itu bisnis dan apa tujuan bisnis, Anda akan terjebak di rutinitas yang melelahkan, bahkan bisa berujung kegagalan.

“Lho… kok bisa bos? Ini kan hanya perkara sepele. Cuman pengertian apa itu bisnis dan tujuan bisnis.” Bisa saja !! Tapi sebelum saya jelaskan lebih lanjut, coba Anda lihat sebentar di sekeliling Anda. Kalau Anda tanya, “Bisnis apa kamu sis?”, “Bisnis apa kamu mas bro?”, jawabnya macam-macam.

Ada yang bilang, “Saya bisnis proyekkan nih”. Kerjaanya cari proyek-proyek pemerintah. Ada yang bilang, “Saya buka tempat tongkrongan yang keren punya”. Kerjaanya mengawasi tempat tongkrongannya tiap malam. Ada juga yang jawab, “Saya jualan pulsa“. Setiap hari saya menangani langsung orang yang membeli pulsa.  

Ada lagi yang lain yang lebih asyik. Saya “main” bisnis drop shipping… saya “main” contextual advertising, google adsense. Saya “main” affiliate marketing seperti amazon, clickbank dan sebagainya. Pekerjaan saya tiap hari adalah riset keyword, posting, spam dan mencari backlink, (kayak saya… wkwkwkkwkwkwkwwk).

Jawabannya buanyaaakkkk dan intinya mereka sepakat bahwa apa yang mereka lakukan adalah “sebuah bisnis”. Tapi benarkah demikian? Well, ijinkan saya mengutip sebuah teori bisnis super dahsyat dari om Kiyosaki yang bernama “Cashflow Quadrant” :

 

cashflow-quadrant

Kiyosaki membagi penghasilan orang dalam 4 kuadran.

  • Kuadran E : Employee
    Anda adalah pekerja. Pendapatan terbesar Anda didapatkan dari gaji bulanan Anda.
  • Kuadran S : Self Employed
    Anda adalah pemilik pekerjaan. Penghasilan Anda didapat setelah Anda melakukan pekerjaan tertentu. Contohnya pengacara, artis, dokter atau pemilik toko kelontong.
  • Kuadran B : Business Owner
    Anda memiliki sebuah bisnis yang bersistem yang bisa terus menghasilkan uang. Contoh yang paling mudah adalah pemilik franchise.
  • Kuadran I : Investor
    Anda berinvestasi dengan menanamkan sejumlah uang dan uang tersebut berlipat ganda.

Nah, satu hal yang salah kaprah adalah “semua aktifitas yang dilakukan untuk mendapatkan uang selain bekerja kepada orang lain adalah sebuah bisnis“. Laa !! Tidak demikan mai men en mai gel… Anda harus tahu arti yang benar tentang apa itu bisnis dan apa sebenarnya tujuan bisnis.

Apa itu bisnis? Seperti yang om Kiyosaki katakan, bisnis adalah [sociallocker]”sebuah sebuah organisasi yang BERSISTEM yang bisa menghasilkan uang kepada Anda tanpa melibatkan keberadaan Anda”. Lalu apa tujuan bisnis? Tujuan bisnis adalah “membuat Anda bisa mendapatkan uang tanpa Anda harus bekerja”. Dengan kata lain, Anda mendapatkan PASIF INCOME.

Sudah jelas sekarang kan? Jadi bila saat ini Anda masih berkutat dengan pengiriman barang, menerima telepon, menulis konten, melakukan riset keyword, menjadi kasir di toko Anda, selalu mencari proyek pemerintah atau melakukan optimasi untuk web Anda, itu berarti Anda belum mempunyai sebuah bisnis.

Bahkan jika Anda sudah bisa mempekerjakan banyak pegawai pun, selama “bisnis” Anda masih melibatkan Anda… atau karyawan Anda baru bisa bekerja jika setelah mendapatkan arahan dari Anda, itu bukanlah bisnis. Anda hanyalah seorang SELF EMPLOYED… seorang pemilik pekerjaan.

Mengapa Anda disebut seorang self employed dan bukannya seorang business owner? Karena Anda berpindah dari karyawan perusahaan menjadi karyawan si pembeli. Anda berpindah dari bekerja kepada orang lain menjadi bekerja melayani orang lain. Dan efeknya, saat keberadaan Anda tidak ada, bisnis Anda tidak bisa berjalan dengan sempurna.

Saya percaya bahwa banyak orang yang sukses, berhasil dan kaya dari seorang self employed. Pengusaha yang bisnisnya adalah mencari proyek pemerintah, uangnya banyak dan ia sukses. Mastah-mastah dan suhu-suhu dari pakar bisnis online yang earningnya ratusan juta per bulan, mereka luar biasa. Pemilik toko online yang bisa menjual ratusan bahkan ribuan produk dalam sebulan, mereka patut ditiru dan dibanggakan.

Tetapi bagi Kiyosaki, Anda baru bisa disebut sebagai seorang business owner jika Anda mampu membuat semuanya “bekerja sendiri”. Anda mampu membuat sebuah sistem yang bisa bekerja untuk Anda. Jadi jika Anda sakit atau berhalangan untuk mengurus usaha Anda, bisnis Anda tetap berjalan.

Well, menurut Anda, apakah pemilik franchise McDonalds selalu ada di setiap malam guna mengawasi restoran mereka, ikut melayani customer mereka dan menerima pembayaran dari customer mereka? Tidak kan? Saya yakin mereka sedang tidur nyenyak.

Kalau begitu bagaimana caranya membedakan seseorang itu masuk dalam kuadran “S” atau kuadran “B”? Sederhana… Anda hanya perlu menjawab kuis yang diberikan oleh om Kiyosaki di bawah ini :

Bisakah Anda meninggalkan bisnis Anda selama satu tahun atau lebih dan kembali menemukannya lebih menguntungkan serta berjalan lebih baik ketika Anda pergi?

Jika ya, selamat !! Anda adalah seorang pemilik bisnis sejati. Jika tidak mohon maaf, dengan segala kerendahan hati, Anda belumlah seorang business owner. Anda hanyalah seorang self employed dan Anda harus sesegera mungkin membuat sebuah sistem bisnis yang kuat. 

Eniwei, saya belumlah seorang business owner. Saya sama seperti Anda, seorang self employed. Saya juga masih sering menghadiri seminar-seminar bisnis atau pelatihan-pelatihan pemasaran dan internet marketing. Bahkan penghasilan saya pun masih pas-pasan, jauh dari kata “sukses”.

Tetapi setiap saya datang ke sebuah pelatihan atau seminar, tujuan saya adalah mengetahui dan mempraktekkan ilmu tersebut, mengujinya dan jika berhasil, segera membuat sistemnya yang kemudian saya serahkan kepada orang yang lebih ahli untuk menjalankan cara tersebut. 

Saya tidak mau menjadi “yang paling pintar” di bisnis saya. Itu akan membuat semua orang bergantung kepada saya. Saya ingin memiliki “tim bisnis” yang semuanya lebih pintar dari saya. Saya ingin punya karyawan yang lebih pintar tentang masalah keuangan dari saya, punya partner bisnis yang lebih jago online marketing daripada saya dan punya konsultan yang lebih mengerti hukum bisnis daripada saya. 

Tugas saya adalah mengetahui semua komponen bisnis, men-sistem-kannya dan berusaha secepat mungkin “lepas” dari bisnis tersebut… walaupun hal itu beresiko, membutuhkan keberanian dan memerlukan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Dan bagi saya, penghasilan 10 juta rupiah per bulan dari pasif income lebih saya sukai daripada penghasilan 50 juta per bulan dari aktif income. Apalagi jika saya bisa mendapatkan 50 juta rupiah dari pasif income, walhamdulillah.

Mengapa saya lebih suka yang demikian? Karena saya bisa “pindah” dari satu ke bisnis ke bisnis yang lain tanpa perlu khawatir bisnis saya yang satunya akan berhenti berjalan karena saya tinggalkan.

Saya bisa menaruh telur di banyak keranjang sehingga kalau keranjang yang satunya pecah, masih ada keranjang-keranjang yang lain. Dan itu tidak bisa saya lakukan jika saya tidak membangun sebuah sistem yang kuat dalam bisnis saya. 

Dan lagi, saya ingin punya waktu luang yang banyak yang bisa saya gunakan untuk berbagi bersama keluarga. Atau untuk melakukan hal-hal yang lebih berguna di dalam hidup ini, seperti menulis blog pribadi saya tentang bisnis dan investasi ini. Saya ingin melakukannya karena “saya ingin”… bukan karena “saya butuh”.

So, sebagai penutup, semua yang saya jabarkan di atas adalah pilihan. Jadi bukan berarti seorang B lebih baik dari seorang S. Tidak !! Masing-masing punya konsekuensi sendiri-sendiri.

Tetapi jika saya ditanya, sekali lagi, saya lebih suka menjadi seorang “B” daripada seorang “S”, walaupun hal itu sangatlah berat. Kalau Anda, monggo… silahkan Anda pilih mana tujuan bisnis yang paling cocok untuk Anda. 

Begitu saja dari saya, ada kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat dan semoga saya dan Anda semua diberi kemudahan oleh Allah SWT untuk mewujudkan impian kita, terima kasih…

(sumber gambar artikel apa itu bisnis dan apa tujuan bisnis : www.motorauthority.com)[/sociallocker]

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

12 Comments

  1. erwin

    September 4, 2016 at 16:50

    Ni yg saya cari,makasih at as ilmunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *