Ini Dia Pengertian Marketing yang Sebenarnya – Recommended Article !!


By on June 21, 2014
Ini Dia Pengertian Marketing yang Sebenarnya - Recommended Article !!

Tahukah Anda bahwa dari produk yang dijual saja bisa menunjukkan apakah seseorang paham tentang pengertian marketing? Dan tahukah Anda bahwa kesalahan memahami pengertian marketing bisa membuat penjualan Anda tidak bertahan lama? 

Anda tidak tahu? Baiklah… saya akan jelaskan dengan singkat apa itu pengertian marketing dan apa efeknya jika orang tidak memahami arti dan pengertian marketing yang sebenarnya.

Beberapa waktu yang lalu saya datang ke sebuah pertemuan yang membahas tentang internet marketing. Di pertemuan tersebut, saya bertemu dengan seorang pakar jualan online yang dahsyat. Dan rata-rata, orang-orang yang jago internet marketing rata-rata emang jago berjualan.

Beliau sangat luar biasa. Mengajari saya banyak hal tentang jualan online. Dan setelah selesai pertemuan, kami sepakat untuk bertemu karena saya memesan salah satu produknya karena tertarik dengan iklan online-nya.

Pada saat saya melihat produknya, ternyata produk tersebut kurang bagus menurut saya. Bahannya terlalu tipis dan kurang nyaman dipakai. Harganya tidak mahal. Hanya saja, saya termasuk konsumen yang suka akan kualitas. So, saya memutuskan untuk tidak membeli. Mungkin saya bukan target market beliau barangkali…

Pelajaran apa yang bisa Anda petik? Bahwa marketing itu tidak hanya pintar berjualan. Marketing bukan spam. Marketing bukan tentang berada di halaman pertama mesin pencari. Marketing juga bukan pintar beriklan. Marketing bukan ini dan itu…

Lalu apa sih pengertian marketing? Well, saya pernah menyinggung apa itu pengertian marketing di artikel saya tentang cara kerja marketing mix. Tetapi kali ini, saya akan bahas lebih dalam lagi agar Anda tahu benar apa itu marketing supaya Anda tidak salah jalan.

Marketing itu dibagi menjadi 2 wilayah : wilayah strategis dan wilayah taktis. Sebagai pendahuluan, Anda bisa baca artikel saya tentang “Jawaban Mengapa Pemasaran Saat Ini Semakin Sulit“. Lalu bagian apa saja yang masuk ke dalam 2 wilayah tersebut?

  • Wilayah Strategis
    Yang termasuk dalam wilayah ini di antaranya adalah memahami customer, mengidentifikasi segmen, targeting segmen , merancang produk atau jasa, positioning produk atau jasa, membentuk brand, memahami kemampuan organisasi, memahami kompetitor, memahami lingkungan makro.
  • Wilayah Taktis
    Yang termasuk dalam wilayah ini di antaranya adalah iklan, pengemasan, promosi penjualan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, penentuan harga, distribusi, pelayanan customer.

[sociallocker]

Nah, apa yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula saat melakukan pemasaran adalah mereka berkonsentrasi kepada wilayah taktis. Apalagi akhir-akhir ini, bisnis online sangat digandrungi oleh banyak orang. Dan yang mereka pelajari dan mereka “unggul-unggulkan” adalah taktik marketing.

Anda tidak percaya? Baiklah… saya sebutkan satu persatu. Facebook marketing, google adword, sales letter, SEO, list building, bbm marketing dan masih banyak lagi.

“Lho dok… apa buktinya kalau mereka hanya berkutat di masalah taktik marketing?”. Mau tahu buktinya? Coba Anda telaah lebih lanjut. Yang saya sebutkan tadi semuanya masuk ke dalam ranah taktik marketing kategori IKLAN… menawarkan produk. Iya kan? Dan coba Anda lihat lagi penjelasan saya di atas. Iklan masuk dalam wilayah taktis, benar?

“Okay dok, saya setuju dengan Anda. Semuanya masuk dalam wilayah taktis. Terus kenapa? So what gitu loh? Kan intinya tetap jualan. Dan dengan cara itu, mereka bisa menjual dagangan mereka laris.”

Eits… bentar mas bro dan mba sis. Apa yang Anda ucapkan benar. Mereka berhasil menjual. Tetapi masalahnya ilmu marketing tidak hanya berhenti sampai di situ. Masih ingat ucapan saya di atas? Lupa? Baik, saya ingatkan lagi… Saat saya menerima produk yang dijual oleh pakar jualan online tersebut, apa reaksi saya?

Saya merasa kecewa dengan produk yang ditawarkan kepada saya kan? Padahal iklan online-nya “ganas”. Dalam kasus di atas, mungkin saya buka target market produk tersebut. Dan kasus di atas semakin parah jika ternyata barang tersebut sudah banyak dibeli orang dan endingnya, konsume kecewa karena produk yang mereka beli tidak sesuai dengan harapan mereka.

Anda harus tahu bahwa konsep marketing mengandalkan taktik marketing yang luar biasa jika tidak dibarengi dengan strategi marketing yang bagus akan menjadi bom waktu? Mengapa? Karena semakin efektif taktiknya, semakin cepat produk yang buruk tersebut akan menghilang.

Ada pepatah di dunia periklanan yang sangat terkenal :

Jika produknya buruk, iklan yang hebat akan mengakibatkankan produk itu mengalami kegagalan jauh lebih cepat karena semaikin banyak orang yang terbujuk untuk menggunakannya, semakin banyak orang akan menyimpulkan bahwa mereka tidak menyukainya.

Dan merancang produk dan jasa, seperti yang saya kemukakan di atas, termasuk dalam wilayah strategi kan? So, pengertian marketing yang benar dimulai dari memahami customer. Semua strategi pemasaran dimulai dengan memahami customer.

Contoh gampangnya, jika customer yang membutuhkan jasa cucian yang bersih, maka Anda harus memahami mereka dengan membuat laundry yang benar-benar mampu menyelesaikan masalah mereka… membuat baju mereka BERSIH. Tepatilah “janji” akan nilai lebih Anda kepada mereka. 

Jangan sampai Anda punya taktik marketing, misal harga yang murah serta iklan yang dahsyat, begitu mereka mencuci pakainnya kepada Anda, baju mereka tidak bersih. Walaupun baju mereka super wangi. Itu bukan yang mereka butuhkan.

Akan jadi bom waktu begitu semua konsumen di sekitar Anda berbondong-bondong datang karena taktik marketing Anda super dahsyat, mereka kecewa dengan jasa Anda karena pakaian mereka tidak bersih. Sampai kapan Anda selalu “memancing ikan yang baru”? Anda ingin punya produk yang long life kan?

Jadi kesimpulannya adalah bangunglah strategi marketing dengan tepat, setelah itu bungkuslah dengan taktik marketing yang dahsyat. Hindari pengertian marketing yang hanya terfokus kepada taktik marketing saja. Insya Allah produk Anda akan laris terjual dalam waktu yang cukup lama dan brand produk Anda akan selalu terjaga di mata konsumen. Semoga Anda tidak lagi salah dalam memahami definisi marketing. Salam sukses…

(sumber gambar artikel pengertian marketing : omisem.com)

[/sociallocker]

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

4 Comments

  1. peluang usaha

    July 12, 2014 at 21:21

    coba kalo kita punya kekuatan marketing

  2. usaha rumahan

    January 1, 2015 at 23:52

    marketing cukup rumit juga, tapi kalau faham akan sangat berguna. Karena merupakan ujung tombak suatu bisnis

  3. Showpedia

    January 2, 2015 at 14:14

    Pada dasarnya marketing memang kompleks, tapi disatu sisi.. Seluruh variabel marketing mix sangat membantu dan berjasa terhadap eksistensi usaha atau bisnis.

  4. omgendut

    June 27, 2015 at 22:04

    Cukup susah untuk memahami marketing, apalagi buat orang awam seperti saya. Baru beberapa bulan tekniknya sudah berubah – ubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *