Ini Dia Bisnis Untuk Mahasiswa yang Paling Pas Dijalankan

By on July 1, 2014
Ini Dia Bisnis Untuk Mahasiswa yang Paling Pas Dijalankan

Mau contoh bisnis untuk mahasiswa yang paling pas untuk dijalanin? Saya punya saudara yang bisa agan tiru bisnisnya. Namanya Fathoni, panggilan akrabnya Toni. Saudara saya ini punya hobi menggambar dan mengkoleksi baju dan assesoris bermerek seperti Quicksilver dan Spiderbylt.

Cuman karena harganya yang selangit membuat Toni tidak bisa leluasa untuk mengkoleksi kaos dan asesoris tersebut. Tiba-tiba munculah sebuah ide bisnis mahasiswa. Dia melihat bahwa orang-orang seperti dirinya sangat banyak. Anak-anak muda yamg dinamis, suka akan trend, tetapi modalnya nggak banyak.

Dengan berbekal keinginan yang kuat, ia mulai membangun usahanya. Awalnya, Toni membangun bisnisnya bersama 3 orang temannya. Mereka sepakat untuk membuat usaha produsen kaos dan asesoris bernama “Popstar Wanna Be”. Usahanya mulai membuahkan hasil. Mereka menjadi supplier tetap beberapa distro di Jogja.

Dikarenakan perbedaan visi, tahun 2005 Toni memutuskan untuk membuka usaha produsen kaos dengan nama “Brain”. Disinilah ide dan keseriusannya mulai terlihat. Ia merubah visinya dari sekedar bisnis untuk mahasiswa menjadi bisnis yang lebih profesional.

Sebenarnya produk “Brain” tidak jauh berbeda dengan produk yang pertama ia hasilkan bersama “Popstar Wanna Be”. Hanya saja ia membuat beberapa produk tambahan yang sesuai dengan visi misi bisnisnya yang baru. Apa saja yang diproduksi “Brain”? Ada t-shirt, jaket, topi, tas sekolah, ransel, sandal dan sebagainya.

Sesuai dengan apa yang ia rasakan saat membeli produk-produk kaos dan asesoris bermerk, ia tidak mematok harga yang mahal untuk produk-produknya. Untuk kaos (t-shirt), biasanya harga yang dikenakan berkisar antara 75 – 80 ribu rupiah.

Untuk jaket, Toni mematok harga produk nya antara 130 – 150 ribu rupiah. Tas sekolah dan ransel berkisar antara 150 – 160 ribu rupiah. Sedangkan sandal, ia mematok harga masing-masing adalah 55 ribu rupiah. Harganya cukup terjangkau untuk kalangan mahasiswa kan?

Untuk masalah produksi, bahan yang biasa Toni gunakan adalah combat 20s, kanvas / fleece dan l-jeans. Bahan tersebut diambil dari Tangerang, Solo dan Jogja. Ia juga mempunyai beberapa peralatan pendukung seperti komputer, mesin jahit, perlengkapan display, rak, hanger dan lain-lain.

Khusus komputer, ia menyediakan 2 unit dengan spesifikasi yang cukup tinggi untuk keperluan menggambar. Ia juga memasang internet di kantornya yang digunakan untuk mengamati trend fashion yang sedang digandrungi. Mungkin sedikit membutuhkan modal ya untuk kategori bisnis yang cocok untuk mahasiswa, he..he..he..

Lalu bagaimana struktur organisasi yang dibuat oleh Toni? Well, struktur organisasi bisnis untuk mahasiswa milik Fatoni disesuaikan dengan kebutuhannya. Toni menjabat sebgagai direktur utama, dibantu oleh beberapa karyawan tetap dan karyawan lepas yang terdiri dari keuangan, distribusi, produksi dan office boy.

Karena awalnya ia membangun bisnis untuk mahasiswa, maka kebanyakan karyawannya adalah adik tingkatnya semasa ia kuliah. Toni beralasan, hal ini dilakukan karena ia sudah mengetahui sepak terjangnya sehingga memudahkan ia untuk menilai kemampuan mereka.

Untuk karyawan khusus tenaga penjahit, Toni paling sering menggunakan tenaga dari Bandung. Menurutnya, rata-rata penjahit dari sana sudah mempunyai keahlian yang lebih dibandingkan penjahit-penjahit dari daerah lainnya.


Hal ini mungkin disebabkan karena Bandung merupakan kiblatnya industri fashion. Iklim inilah yang mungkin membentuk para tenaga penjahit di daerah Bandung mempunyai keahlian yang lebih dibandingkan daerah lain. Dan di sana, bisnis sampingan bagi mahasiswa kategori kaos menjamur !!

Ngomong-ngomong, berapa upah penjahit tersebut ya? Tenaga penjahit yang Toni gunakan dibayarkan berdasarkan borongan ditambah uang makan. Jam kerjanya mulai jam 8 pagi sampai jam 12 malam. Karena “skill” dan waktu yang dibebankan karyawan penjahit tersebut, Toni memberikan gaji yang lebih tinggi daripada karyawan yang lainnya. “Gaji penjahit bisa sampai 2 juta per bulan lho mas”, imbuhnya.

Sekarang mari kita bahas bagaimana cara pemasarannya. Sistem pemasaran atau penjualan yang Toni gunakan sebenarnya sudah tidak asing lagi. Ia menggunakan konsinyasi (titip jual) ke distro-distro untuk menjangkau para konsumen. Selain itu ia memasang iklan cetak ke katalog dan majalah anak muda seperti Suave, Dab atau Ripple.

“Intinya adalah komunitas mas. Mereka biasanya suka membeli katalog dan buku yang mewakili jatidiri atau identitas mereka”, katanya. Biasanya kontrak yang Toni lakukan untuk pemasangan iklan cetak adalah setengah tahun untuk enam edisi.

Selain itu, Toni juga rajin mengikuti pameran-pameran khusus “clothing distro”. Hingga kini, Toni selalu mengikuti pameran di 4 kota besar yaitu Jogja, Jakarta, Bandung dan Makasar. Semua pameran tersebut diselenggarakan oleh departemen perindustrian Jakarta.

Dan dengan menggunakan taktik pameran ini, ia bisa mengenalkan produk-produknya ke masayarakat luas. Taktik ini menurut Toni cukup efektif, mengingat pameran yang ia ikuti selalu mampu mengundang pengunjung dalam jumlah yang sangat banyak.

Toni juga menerapkan sistem potongan harga. Untuk pemesanan partai besar, ia bisa memberikan diskon hingga 35%. Apalagi jika pameran, ia bisa memberikan potongan harga hingga 50%. Dengan menggunakan cara pemasaran tersebut, produk milik Toni telah terdistribusikan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, Semarang hingga Makasar.

Berikut ini simulasi keuntungan peluang bisnis mahasiswa kaos dan asesoris yang bisa Toni dapatkan dalam 1 bulan :

Pemasukan

Penjualan t-shirt, jaket, sandal, tas & ransel : Rp. 50.000.000,00

Pengeluaran

  • Pembelian bahan baku : Rp. 25.000.000,00
  • Gaji karyawan : Rp. 7.000.000,00
  • Listrik, air, internet & administrasi : Rp. 1.500.000,00
  • Transportasi : Rp. 3.500.000,00
  • Pemasaran : Rp. 5.000.000,00
  • Total : Rp. 42.000.000,00

Keuntungan

Rp. 50.000.000,00 – Rp. 42.000.000,00 = Rp. 8.000.000,00


Keuntungan 8 juta rupiah cukup lumayan kan buat bisnis sampingan untuk mahasiswa? So, jika Anda tertarik untuk meniru bisnis buat mahasiswa milik Toni, segera lakukan. Tapi ingat, jangan buat yang aneh-aneh ya. Contohnya agan buat kaos gambar wanita seksi. Jangan bro… Apalagi sekarang bulan puasa. Nggak barokah. Begitu saja dari saya, semoga bisa menginspirasi agan yang lagi cari bisnis untuk mahasiswa. Baca juga tips bisnis kaos distro di sini.

(sumber gambar artikel bisnis sampingan mahasiswa : kaosonline86.wordpress.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *